Terkait Terlambatnya Proses Pekerjaan Di Dinas PUPR Kab.SBB ;Ini Pernyataan Nasir Surialy.

- Publisher

Wednesday, 16 August 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

IM-DPRD SBB,– Terlambatnya Proses Realisasi Program Pekerjaan jasa dan Konstruksi di Dinas Pekerjaan Umum (PUPR) Kab.Seram Bagian Barat, menjadi atensi Masyarakat.(16/08/2023).

Untuk menepis isu miring dan dugaan yang tidak berdasar yang bisa saja melahirkan opini sesat yang bisa saja di salah pahami, Kepala Dinas PUPR menjelaskan bahwa yang mempengaruhi terealisasinya program kerja adalah DAU
Nasir Surialy, Tgl 15 Kemaren memuanya Sudah selesai dengan semua proses, “terkait dengan proses pekerjaan yg belum berjalan karena proses DAU Peruntukan baru saja selesai terkait Dengan PMK 212 yang mempengaruhi anggaran dan teknis pekerjaan”. Ucap Nasir Surialy.

Untuk realisasi perkerjaan jalan Kepualauan Manipa kita sesuaikan dengan anggaran yang tersedia yaitu pekerjaan pembongkaran dan pemadatan yang insya Allah akan di kerjakan setelah 17 agustus, kita sedang melihat cuaca, apalagi sekarang ini musim ombak sehingga dapat mempengaruhi proses mobilisasi alat berat.
“Saya pastikan sebelum Pelaksanaan MTQ di manipa, infastruktur jalan sudah di pastikan selesai di kerjakan”.Tegas Surialy

“Hari ini saya ada Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan mitra Komisi ll, terkait hal – hal teknis, yang seharusnya saya konsultasikan dengan pihak komisi ll sebagai mitra kerja”.ucap surialy saat di wawancarai di Ruang Makan DPRD.(IM.KR).

Berita Terkait

Tandai Satu Dekade IBM, Voluntara Hadir di Lombok dan Bandung 
Terungkap di Sidang, Rp3,5 Miliar untuk Akbar Diduga dari Kontrak Fiktif DJKA
Dugaan Sianida Ilegal Gunung Botak, DPRD Siap Panggil Kapolda
“Rampok Dana Hibah Gereja! Dua Terdakwa Dituntut 5 Tahun Penjara di Tipikor Ambon”
Kejati Maluku Maraton Kumpulkan Keterangan Para Saksi Terkait Dugaan Pelanggaran Tambang PT GMI, Bupati SBB Ir Asri Arman Tunggu Giliran Soal DBH.
DPRD SBB ‘Dikerahkan’ Jemput Istri Bupati, Ibarat “Kerbau Cuci Hidung”; Konflik Etika Legislatif–Eksekutif Menguat
Bupati SBB Ir Asri Arman Pimpin Kabupaten, Layaknya Perusahaan Pribadi, DPRD Ikut Terseret
Dua Proyek, Satu Volume, Beda Anggaran: Dugaan Mafia Jalan Haria Mencuat
Berita ini 1,539 kali dibaca

Berita Terkait

Thursday, 30 April 2026 - 16:23 WIT

Tandai Satu Dekade IBM, Voluntara Hadir di Lombok dan Bandung 

Wednesday, 29 April 2026 - 15:27 WIT

Terungkap di Sidang, Rp3,5 Miliar untuk Akbar Diduga dari Kontrak Fiktif DJKA

Thursday, 23 April 2026 - 02:42 WIT

Dugaan Sianida Ilegal Gunung Botak, DPRD Siap Panggil Kapolda

Wednesday, 22 April 2026 - 14:23 WIT

“Rampok Dana Hibah Gereja! Dua Terdakwa Dituntut 5 Tahun Penjara di Tipikor Ambon”

Monday, 20 April 2026 - 18:30 WIT

Kejati Maluku Maraton Kumpulkan Keterangan Para Saksi Terkait Dugaan Pelanggaran Tambang PT GMI, Bupati SBB Ir Asri Arman Tunggu Giliran Soal DBH.

Berita Terbaru