Dua Proyek, Satu Volume, Beda Anggaran: Dugaan Mafia Jalan Haria Mencuat

- Publisher

Friday, 17 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Infomalukunews.com. Ambon–Proyek peningkatan Jalan Haria–Haria Gunung I dan Haria Gunung II oleh Kementerian Pekerjaan Umum melalui Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah II Provinsi Maluku menuai sorotan.

Pasalnya, dua proyek dengan volume pekerjaan yang sama, masing-masing sepanjang 3 kilometer, justru memiliki nilai anggaran yang berbeda signifikan.

Ketua Lembaga Bantuan Hukum Pemuda Timur Ambonesia (LBH PETA), Muhamad Ali Arfa, mengungkapkan proyek Jalan Haria Gunung I bernilai Rp12,33 miliar, sementara Jalan Haria Gunung II mencapai Rp20,96 miliar.

“Dengan volume yang sama, selisih anggaran ini patut dipertanyakan. Kami menduga ada praktik tidak sehat dalam proyek ini,” kata Arfa, dalam rilis yang diterima media ini, Jumat (17/04/2026).

Ia bahkan menyebut adanya dugaan “mafia proyek” yang bermain, baik dalam proses perencanaan maupun penentuan pemenang tender.

Diketahui, proyek Haria Gunung I dimenangkan PT Patrick Pratama dari 29 peserta lelang. Sementara proyek Haria Gunung II dimenangkan PT Gemilang Karisma Konstruksi dari 26 peserta.

Arfa juga menyoroti dugaan keterkaitan antara kedua perusahaan tersebut, serta indikasi bahwa proyek telah “dikondisikan” sejak awal.

“APH harus turun tangan. Jangan sampai ada permufakatan jahat yang merugikan negara,” tegasnya.

LBH PETA mendesak aparat penegak hukum segera melakukan penyelidikan untuk memastikan tidak adanya praktik korupsi dalam proyek tersebut.(Tim)

Berita Terkait

HEBOH! KEPALA SMAN 9 SBB NGAKU POTONG DANA PIP RP200 RIBU PER SISWA! LSM: COPOT DAN PENJARA SEKARANG!  
Wawali Ambon Sidak Distributor dan Bulog, Pastikan Stok Sembako Aman hingga Tiga Bulan
Tandai Satu Dekade IBM, Voluntara Hadir di Lombok dan Bandung 
Terungkap di Sidang, Rp3,5 Miliar untuk Akbar Diduga dari Kontrak Fiktif DJKA
Dugaan Sianida Ilegal Gunung Botak, DPRD Siap Panggil Kapolda
“Rampok Dana Hibah Gereja! Dua Terdakwa Dituntut 5 Tahun Penjara di Tipikor Ambon”
Kejati Maluku Maraton Kumpulkan Keterangan Para Saksi Terkait Dugaan Pelanggaran Tambang PT GMI, Bupati SBB Ir Asri Arman Tunggu Giliran Soal DBH.
DPRD SBB ‘Dikerahkan’ Jemput Istri Bupati, Ibarat “Kerbau Cuci Hidung”; Konflik Etika Legislatif–Eksekutif Menguat
Berita ini 67 kali dibaca

Berita Terkait

Friday, 8 May 2026 - 18:43 WIT

HEBOH! KEPALA SMAN 9 SBB NGAKU POTONG DANA PIP RP200 RIBU PER SISWA! LSM: COPOT DAN PENJARA SEKARANG!  

Tuesday, 5 May 2026 - 10:00 WIT

Wawali Ambon Sidak Distributor dan Bulog, Pastikan Stok Sembako Aman hingga Tiga Bulan

Thursday, 30 April 2026 - 16:23 WIT

Tandai Satu Dekade IBM, Voluntara Hadir di Lombok dan Bandung 

Wednesday, 29 April 2026 - 15:27 WIT

Terungkap di Sidang, Rp3,5 Miliar untuk Akbar Diduga dari Kontrak Fiktif DJKA

Thursday, 23 April 2026 - 02:42 WIT

Dugaan Sianida Ilegal Gunung Botak, DPRD Siap Panggil Kapolda

Berita Terbaru

Daerah

7 Jema’ah haji Asal Aru Dilepas Wakil Bupati Djumpa 

Monday, 11 May 2026 - 14:23 WIT