Tiga Pembunuh Wartawan Dapat Remisi

- Publisher

Sunday, 18 August 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

IM, Namlea

Belum genap enam bulan menjalani masa hukuman di Rutan Namlea, tiga napi pelaku pembunuhan wartawan Husen Seknun di Kabupaten Buru Selatan ini sudah diberi remisi oleh kantor Kanwil Hukum dan HAM Maluku.

Pemberian remisi 22dilakukan usai upacara peringatan Detik- Detik Proklamasi Kemerdekaan RI berlangsung di Lapangan Pattimura Namlea Sabtu Pagi tanggal 17 Agustus 2019.

Mereka adalah Abdul Buton, Amin Letetuni dan Fitra Galampa yang memperoleh remisi satu bulan dipotong masa tahanan. Tak ayal ini jadi sorotan para pekerja pers kabupaten berjuluk Bumi Bupolo itu

Tentu remisi atas pelaku pembunuhan di Desa Lena Kecamatan Waesama tahun 2018 lalu ini disesalkan wartawan yang bertugas di Kabupaten Buru dan Kabupaten Bursel.

58 Napi yang memperoleh remisi umum tercacat 12 Napi mendapat keringanan hukuman empat bulan, 10 Napi tiga bulan, 12 Napi dua bulan dan 24 napi mendapat  satu bulan, termasuk tiga pelaku tersebut.

Nama penerima remisi tertuang dalam SK Kenkumham RI yang salinan putusannya diteken Kakanwil Kemenkumham Maluku, Andi Nurka melalui surat yang bernomor W.28.636.PK.01.01.02 tahun 2019 tertanggal 9 Agustus 2019 .

Yang mana nama-nama mereka tercatat  pada nomor urut 45,46 dan 47 atas nama Abdul Buton, Amin Letetuni dan Fitra Galampa.

“Ketiga Napi itu menjadi napi kurang dari enam bulan masa tahanan,” ujar Ketua PWI Buru Lily Ohorella.

Kepala Cabang Rutan Namlea Hamdani Bantam mengaku pemberian remisi atas tiga napi tersebut tak menyalahi aturan. “Sudah sesuai perhitungan kami sehingga ketiganya sudah layak diusulkan dapat remisi,” kata Bantam.

Menurutnya, pengusulan remisi  menggunakan sistim online sehingga kalau tidak sesuai akan ditolak. Dia juga beralasan hari pertama mereka sebagai tahanan di polisi dihitung dari situ terkait masa tahanan yang sudah dijalani.(ADK)

Berita Terkait

Kejutan Hangat untuk Kapolda Maluku, Pangdam Pattimura : Sinergitas TNI-Polri Harga Mati!
POLDA MALUT DIMINTA USUT PERAN CLARISSA DAN SUSILAWATTY, ATAS DUGAAN KASUS PENIPUAN APLIKASI FOLGERS 
Buka Mubes IV Majelis Latupati Maluku, Hendrik Lewerissa Tekankan Pentingnya Menjaga Warisan Adat dan Budaya
Deny indrawan lubis jabat kasatreskrim polresta ambon
Siaga Karhutla, Pemprov Maluku Catat 82 Titik Panas hingga 14 Oktober 2026
Menanti Putusan, Korban Dugaan Malpraktik Klinik eR’eL Percayakan Keadilan kepada Hakim, Minta Seluruh Bukti Diperiksa Cermat
Polres Kepulauan Aru Tetapkan 17 Tersangka Kasus Penganiayaan Empat ABK KM Maulana 23
Dorong Pemerataan Pembangunan, TMMD Ke-130 Kodim 1504/Ambon Resmi Dibuka
Berita ini 125 kali dibaca

Berita Terkait

Sunday, 18 October 2026 - 08:18 WIT

Kejutan Hangat untuk Kapolda Maluku, Pangdam Pattimura : Sinergitas TNI-Polri Harga Mati!

Saturday, 17 October 2026 - 12:19 WIT

POLDA MALUT DIMINTA USUT PERAN CLARISSA DAN SUSILAWATTY, ATAS DUGAAN KASUS PENIPUAN APLIKASI FOLGERS 

Friday, 16 October 2026 - 23:57 WIT

Buka Mubes IV Majelis Latupati Maluku, Hendrik Lewerissa Tekankan Pentingnya Menjaga Warisan Adat dan Budaya

Friday, 16 October 2026 - 21:23 WIT

Deny indrawan lubis jabat kasatreskrim polresta ambon

Thursday, 15 October 2026 - 19:44 WIT

Siaga Karhutla, Pemprov Maluku Catat 82 Titik Panas hingga 14 Oktober 2026

Berita Terbaru