INFOMALUUNEWS.COM. AMBON,–500 mahasiswa dari penjuru nusantara hadir menyemarakkan pembukaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kebangsaan ke-XII di gedung Islamic Center kota Ambon.
Kegiatan tersebut dengan menggusung tema “Memperkokoh Nilai-nilai Kebangsaan Dalam Mewujudkan Desa Mandiri Yang Merupakan Target Pemerintah,” Jumat 26/07/24.
Olehnya itu, mahasiswa-mahasiswa ini merupakan peserta KKN Kebangsaan ke-XII yang akan diterjukan ke desa-desa yang menjadi sasaran kegiatan di Kabupaten Maluku Tengah (Malteng), Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) dan Kabupaten Buru.
Pembukaan KKN Kebangsaan ini, juga dirangkaikan dengan Pencanganan Zona Integritas Universitas Pattimura yang dilakukan oleh Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset dan Teknologi (Ditjen Dikti Ristek) Kemdikbud RI Prof. Dr. Ret. Nat Abdul Haris. Msc.
Pada kesempatan itu, Ditjen Dikti Ristek megucapkan selamat dan sukses atas pelaksanaan KKN yang akan dimulai hari ini, serta pencanagnan zona integritas di Unpatti.
“Pelaksaan KKN Kebangsaan selama ini, lebih dari empat dasarwasa berkontribusi secara positif dalam membentuk karakter mahasiswanya untuk mempertahankan nilai luhur, lokalitas, indentitasnya serta tetap berpikiran terbuka dalam berinteraksi dengan budaya lain sehingga menumbuhkan rasa saling menghargai, dan saling asih,” jelas Abdul Haris.
Dirinya menambahkan bahwa, hal ini sangat penting dalam merajut kebhinekaan dalam bingkai kebangsaan yang harus dipertahankan sebagai karakter bangsa Indonesia.
“KKN Kebangsaan hadir untuk membangun persahabatan dan persaudaraan nusantara. Selain itu, KKN Kebangsaan merupakan salah satu wahana bagi perguruan tinggi untuk bersama-sama mewujudkan tridarma perguruan tinggi melalui tindakan nyata bersama-sama membangun masyarakat,” ucapnya.
Lebih lanjut, Haris berpesan bahwa mahasiswa perlu membekali diri dengan ilmu-ilmu kehidupan. Ilmu ini diperoleh dengan interaksi langsung dengan berbagai kalangan masyarakat.
“Ilmu kehidupan didapatkan justru dari kampus kehidupan, dari petani, masyarakat di desa, buruh, kuli dan para pekerja lapangan. Di sanalah hadir kearifan. Di sanalah belajar tentang keuletan, disiplin, tanggung jawab itulah salah satu tujuan penting dari KKN Kebangsaan,” pesan Haris
Haris juga mengingatkan kepada peserta KKN Kebangsaan untuk senantiasa membangun persahabatan, baik antar peserta KKN maupun antara peserta KKN dengan Masyarakat.
Selain itu, kata dia mengingatkan agar supaya peserta KKN menghindari hal-hal negatif antara lain segala bentuk kekerasan baik fisik maupun seksual, intoleransi, dan penyalahgunaan narkoba.
“Jaga persahabatan dan hubungan baik dengan masyarakat. Hindari tiga dosa besar yang tidak boleh ada di lingkungan pendidikan tinggi. Hindari kekerasan fisik/seksual, intoleransi, dan narkoba,” ingatnya
Ditempat yang sama, Rektor Unpatti. Prof. Dr. Fredy Leiwakabessy, M.Pd. dalam sambutannya menegaskan bahwa pihaknya, siap menerima dan melaksankan KKN Kebangsaan ke-XII Tahun 2024 ini di Provinsi Maluku.
“Semua ini berkat dukungan dari berbagai pihak sehingga dapat melaksanaan kegiatan ini dengan lancar,” ucap Rektor.
Dirinya berpesan agar mahasiswa yang melaksanakan KKN Kebangsaan tahun ini agar dapat menjaga marwah Almamater Kampus.
“Saya berharap agar mahasiswa-mahasiswa yang melaksanakan KKN di desa-desa yang sudah di tentukan ini dapat menjaga nama baik almamater kampus, meninggalkan jejak yang baik di desa yang mana telah kalian melaksanakan KKN Kebangsaan ini,” tutup Rektor.
Diketahui, hadir juga pada kesempatan itu Penjabat Gubernur Maluku, Forkopimda Provinsi Maluku, Kepala LLDIKTI Wilayah XII, Rektor Universitas Pattimura beserta jajaran, Rektor Unibersitas Negeri maupun Swasta se-Indonesia, stakeholder terkait, dan 500 Mahasiswa KKN. (IM-06).






