Insiden Tindak Kekerasan Di Setai Pengeroyokan terhadap Sekdes Kelang Asaude ;Ketua PABPBSI Prov. Maluku Minta Kapolres SBB Segera Tangkap Pelaku

- Publisher

Friday, 7 April 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

IM-Ambon;— Insiden pemukulan dan pengeroyokan sekertaris Desa kelang asaude A makatita yang di lakukan oleh ketiga Oknum AM,JK dan ABM menjadi tanggapan serius dari berbagai kalangan, salah satunya datang dari Ketua Persatuan Anggota Badan Permusyawaratan Desa Seluruh Indonesia (PABPDSI) Prov.Maluku.(07/04/2023).

Bakri Ely, Ketua PABPDSI Prov.Maluku, geram dan mengutuk keras perbuatan yang telah dengan berani dan sewenang – wenang dengan main hakim sendiri, ini sebuah penghinaan kepada hukum, dimana hukum sudah di anggap tidak ada, tumpul dan hilang wibawahnya.

Pejabat Kepala Desa merupakan Presiden Terkecil dalam pemerintahan kalau secara adat dia itu seorang raja yang harus di hormati, tidak dapat di sentuh, secara administrasi dia Seorang Sekertaris Desa yang sekaligus merangkap sebagai Penjabat Kepala Desa, bisa – bisanya Seorang Aparatur Negara di Pukuli dan di keroyok di depan rumahnya, itu perbuatan yang sangat biadab dan tidak beradat, “berani sekali mereka mengambil tindakan ini, saya minta Kapolres Seram Bagian Barat Sesegerah mungkin memerintahkan Kapolsek Kep.Manipa untuk melimpahkan kasus ini ke Polres Seram Bagian Barat dan segera menangkap para pelaku untuk di mintai pertanggung jawabannya di depan hukum”. Tegas Ely Geram.

Saya juga akan menghubungi Kapolda Maluku terkai masalah ini, ini bukan masalah biasa, sampai para pelaku berani melakukan hal ini,saya menduga Pasti ada hasutan atau aktor intelektual yang mendesain insiden pemukulan ini, untuk itu saya meminta kepada pihak kepolisian jeli dalam melihat kasus ini, jangan lengah dan menganggap ini persoalan biasa, insiden ini harus di tangani dengan serius dan profesional agar menjadi efek jerah dan pembelajaran bagi semua orang, “Adat sudah di injak – injak Hukum sudah tidak di Hargai lalu mau jadi apa daerah kita ini, kalau sudah tidak ada lagi budaya hidup orang basudara yang berAdat dan Bermartabat”. Tutup Ely Geram.(IM.KR).

Berita Terkait

Kejutan Hangat untuk Kapolda Maluku, Pangdam Pattimura : Sinergitas TNI-Polri Harga Mati!
POLDA MALUT DIMINTA USUT PERAN CLARISSA DAN SUSILAWATTY, ATAS DUGAAN KASUS PENIPUAN APLIKASI FOLGERS 
Buka Mubes IV Majelis Latupati Maluku, Hendrik Lewerissa Tekankan Pentingnya Menjaga Warisan Adat dan Budaya
Deny indrawan lubis jabat kasatreskrim polresta ambon
Siaga Karhutla, Pemprov Maluku Catat 82 Titik Panas hingga 14 Oktober 2026
Menanti Putusan, Korban Dugaan Malpraktik Klinik eR’eL Percayakan Keadilan kepada Hakim, Minta Seluruh Bukti Diperiksa Cermat
Polres Kepulauan Aru Tetapkan 17 Tersangka Kasus Penganiayaan Empat ABK KM Maulana 23
Dorong Pemerataan Pembangunan, TMMD Ke-130 Kodim 1504/Ambon Resmi Dibuka
Berita ini 390 kali dibaca

Berita Terkait

Sunday, 18 October 2026 - 08:18 WIT

Kejutan Hangat untuk Kapolda Maluku, Pangdam Pattimura : Sinergitas TNI-Polri Harga Mati!

Saturday, 17 October 2026 - 12:19 WIT

POLDA MALUT DIMINTA USUT PERAN CLARISSA DAN SUSILAWATTY, ATAS DUGAAN KASUS PENIPUAN APLIKASI FOLGERS 

Friday, 16 October 2026 - 23:57 WIT

Buka Mubes IV Majelis Latupati Maluku, Hendrik Lewerissa Tekankan Pentingnya Menjaga Warisan Adat dan Budaya

Friday, 16 October 2026 - 21:23 WIT

Deny indrawan lubis jabat kasatreskrim polresta ambon

Thursday, 15 October 2026 - 19:44 WIT

Siaga Karhutla, Pemprov Maluku Catat 82 Titik Panas hingga 14 Oktober 2026

Berita Terbaru