Infomalukunews.com,Dobo – Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Aru menggelar Pencanangan Cek Kesehatan Gratis (CKG) Serentak dan Edukasi Layanan Kesehatan bagi Penderita Hipertensi Tahun 2026, sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pemeriksaan kesehatan sejak dini.
Kegiatan yang dilaksanakan dalam rangka menyongsong Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-62 tersebut menyasar 112 peserta. Program ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai deteksi dini, pencegahan, dan pengendalian penyakit tidak menular, khususnya hipertensi.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Aru, Hubertina Jamco, S.Kep., dalam laporannya menyampaikan bahwa pemeriksaan kesehatan secara berkala sangat penting, meskipun seseorang merasa sehat.
Menurutnya, program Cek Kesehatan Gratis merupakan salah satu langkah nyata pemerintah untuk memperluas akses pelayanan kesehatan sekaligus mendeteksi faktor risiko penyakit sejak dini.
“Pemeriksaan kesehatan secara berkala sangat penting untuk mendeteksi penyakit dan faktor risiko sebelum berkembang menjadi komplikasi yang lebih serius, seperti stroke, serangan jantung, dan gagal ginjal,” demikian inti penjelasan dalam laporan kegiatan tersebut.
Ia menjelaskan, hipertensi dan diabetes termasuk penyakit tidak menular yang kerap tidak menunjukkan gejala pada tahap awal. Karena itu, masyarakat diimbau tidak menunggu munculnya keluhan untuk memeriksakan kondisi kesehatannya.
Dinas Kesehatan bersama seluruh Puskesmas di Kabupaten Kepulauan Aru terus mendorong masyarakat agar memanfaatkan layanan CKG secara rutin setiap tahun.
Libatkan Tenaga Kesehatan dan BPJS Kesehatan
Dalam pelaksanaan kegiatan tersebut, sejumlah materi edukasi disiapkan dengan melibatkan dokter spesialis penyakit dalam, pihak BPJS Kesehatan Kabupaten Kepulauan Aru, dokter dengan materi tata laksana stroke, penanggung jawab program Penyakit Tidak Menular (PTM), serta tim kesehatan CKG dari Puskesmas.
Materi yang diberikan meliputi skrining hipertensi melalui CKG, edukasi hipertensi dan Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) yang terintegrasi dengan BPJS Kesehatan, serta sosialisasi panduan penggunaan kertas bantu pemantauan hipertensi terkendali.
Melalui edukasi tersebut, pasien hipertensi diharapkan semakin memahami pentingnya pengendalian tekanan darah, menjalani pemeriksaan secara teratur, serta mengikuti anjuran tenaga kesehatan untuk mencegah komplikasi.
Dorong Pencegahan Penyakit Sejak Dini
Hubertina menegaskan bahwa pelaksanaan CKG dan edukasi hipertensi membutuhkan dukungan seluruh sektor, termasuk pemerintah daerah, fasilitas pelayanan kesehatan, dan partisipasi aktif masyarakat.
Kegiatan ini dilaksanakan berdasarkan sejumlah regulasi di bidang kesehatan serta Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Aru Tahun Anggaran 2026. Pembiayaannya bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU) yang diperuntukkan bagi Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Aru.
Melalui pencanangan CKG serentak tersebut, pemerintah daerah diharapkan semakin memperkuat upaya promotif dan preventif, sehingga masyarakat dapat mengetahui kondisi kesehatannya lebih awal dan memperoleh penanganan yang tepat.
Pemeriksaan kesehatan secara berkala menjadi salah satu langkah penting untuk menekan risiko komplikasi penyakit tidak menular serta meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di Kabupaten Kepulauan Aru.(IM-DW)







