DPRD Maluku Minta Dalang Aktivitas Tambang Ilegal Gunung Botak Diusut

- Publisher

Friday, 8 May 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Infomalukunews.com. Ambon–Anggota Komisi II DPRD Provinsi Maluku, Ary Sahertian meminta pemerintah dan aparat penegak hukum menangani serius temuan 24 warga negara asing (WNA) asal Tiongkok di kawasan Pertambangan Tanpa Izin (PETI) Gunung Botak.

Menurut Sahertian, keberadaan WNA di area tambang ilegal tidak bisa dianggap persoalan biasa karena berpotensi menimbulkan masalah hukum, kerusakan lingkungan, hingga keresahan masyarakat.

“Kehadiran WNA di kawasan tambang ilegal harus menjadi perhatian serius pemerintah. Jangan sampai ada praktik-praktik ilegal yang dibiarkan dan akhirnya merugikan daerah maupun masyarakat,” kata Sahertian, Jumat (08/05/2026).

Ia menilai pemerintah pusat dan daerah perlu melakukan evaluasi menyeluruh terhadap aktivitas pertambangan di Gunung Botak, termasuk menelusuri pihak-pihak yang diduga memfasilitasi masuknya WNA ke kawasan tersebut.

Menurutnya, penanganan kasus tidak boleh hanya berhenti pada pemeriksaan dokumen keimigrasian atau deportasi, tetapi juga harus menyasar aktor utama di balik aktivitas tambang ilegal tersebut.

“Pemerintah harus mengusut siapa yang membawa mereka masuk, siapa yang mempekerjakan, dan siapa yang mengambil keuntungan dari aktivitas ilegal itu. Kalau hanya WNA yang ditindak sementara aktor di belakangnya tidak disentuh, persoalan ini tidak akan selesai,” tegasnya.

Sahertian juga meminta pengawasan di kawasan Gunung Botak diperketat melalui kerja sama lintas instansi, mulai dari aparat keamanan, imigrasi, hingga kementerian teknis terkait.

Selain penegakan hukum, ia menilai pemerintah perlu segera menata kembali tata kelola pertambangan di Gunung Botak agar aktivitas ilegal tidak terus berulang dan menimbulkan kerusakan lingkungan maupun konflik sosial di masyarakat.(IM-06).

Berita Terkait

HEBOH! KEPALA SMAN 9 SBB NGAKU POTONG DANA PIP RP200 RIBU PER SISWA! LSM: COPOT DAN PENJARA SEKARANG!  
Pemkot Ambon Perkuat Literasi Digital dan Edukasi Bijak Bermedia Sosial bagi Pelajar
Danrindam Tekankan Komitmen Kebangsaan Demi Keutuhan NKRI ‎
KETUA PEMUDA MUHAMMADIYAH KAB. SERAM BAGIAN TIMUR, MENGUTUK KERAS ISU HOAX DAN FITNAH TERHADAP KEPALA DINAS KESEHATAN SBT
Maxim Ambon Fasilitasi Ratusan Pelajar SMA Unjuk Kecerdasan Lewat Kompetisi English Brain Games
Komisi III DPRD Ambon Respons Keluhan Petugas Kebersihan Soal Gaji
Dugaan Penyimpangan Proyek Jalan di Namlea, Penyidik Dalami Peran ASKRIND
Kejati Maluku dan ESDM Sepakat Awasi Aktivitas Tambang Ilegal di Maluku
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Friday, 8 May 2026 - 18:43 WIT

HEBOH! KEPALA SMAN 9 SBB NGAKU POTONG DANA PIP RP200 RIBU PER SISWA! LSM: COPOT DAN PENJARA SEKARANG!  

Friday, 8 May 2026 - 16:28 WIT

DPRD Maluku Minta Dalang Aktivitas Tambang Ilegal Gunung Botak Diusut

Friday, 8 May 2026 - 16:25 WIT

Pemkot Ambon Perkuat Literasi Digital dan Edukasi Bijak Bermedia Sosial bagi Pelajar

Friday, 8 May 2026 - 11:15 WIT

Danrindam Tekankan Komitmen Kebangsaan Demi Keutuhan NKRI ‎

Friday, 8 May 2026 - 11:07 WIT

KETUA PEMUDA MUHAMMADIYAH KAB. SERAM BAGIAN TIMUR, MENGUTUK KERAS ISU HOAX DAN FITNAH TERHADAP KEPALA DINAS KESEHATAN SBT

Berita Terbaru