Infomalukunews.com, Suli, Dalam pertemuan silaturahmi dan penguatan wawasan kebangsaan yang digelar di Aula Pesantren Al Anshor. Dusunn. Tanah Merah Desa Liang Kec. Salahutu, Kab. Maluku Tengah. ( Rabu, 06/05/2026
Komandan Rindam XV/Pattimura Brigjen TNI Irfan Amir S.E., M.Si, menyampaikan sambutan khusus yang menempatkan peran para Dai atau pendakwah sebagai elemen strategis dan garda terdepan dalam menjaga keutuhan dan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia, khususnya di wilayah kepulauan dan perbatasan Maluku yang memiliki keragaman budaya, agama dan suku bangsa.
Dalam sambutannya, Danrindam menyatakan bahwa menjaga kedaulatan bukan hanya tugas TNI dan aparat keamanan semata, melainkan tanggung jawab seluruh komponen bangsa, termasuk para Dai yang memiliki akses langsung dan pengaruh kuat di tengah masyarakat.
”Bapak/Ibu para Dai sekalian, saudara adalah penjaga hati, penjaga akhlak dan sekaligus penjaga ideologi bangsa. Di tangan saudaralah tersebar pemahaman bahwa agama dan cinta tanah air itu tidak bertentangan, melainkan berjalan beriringan. Ajaran agama mengajarkan kita taat kepada pemimpin, menjaga kedamaian, menyebarkan kebaikan dan melindungi sesama, itulah inti dari semangat bela negara,” tegas Jenderal Bintang Satu.
Danrindam mengingatkan, di tengah gempuran informasi, isu hoaks, paham radikal dan upaya pemecah belah yang kerap memanfaatkan jalur keagamaan, para Dai memiliki peran krusial sebagai filter dan penyeimbang.
“Wilayah Kodam Pattimura adalah gerbang timur NKRI, terdiri dari ribuan pulau, beragam suku dan agama. Di sini, satu kata, satu nasihat dari Bapak/Ibu sekalian mampu menyatukan atau justru memecah belah. Oleh karena itu, jadikan dakwah sebagai sarana memperkuat persatuan, menanamkan nilai Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika dan kesetiaan kepada NKRI. Jadikan masjid, majelis taklim dan tempat ibadah sebagai benteng pertahanan ideologi bangsa,” tambahnya.
Danrindam juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas kontribusi nyata para Dai di daerah, yang selama ini telah berperan aktif meredakan potensi konflik, menumbuhkan rasa saling menghargai antarumat beragama, serta mengajak masyarakat untuk mendukung program pembangunan dan keamanan daerah.
“Komitmen kebangsaan yang saudarn tunjukkan adalah modal terbesar kita. Kalau hati masyarakat sudah bersatu dan cinta kepada negara, maka kedaulatan wilayah pun akan terjaga dengan sendirinya. TNI khususnya Rindam Pattimura siap bermitra, bersinergi dan mendukung setiap kegiatan positif yang Bapak/Ibu laksanakan demi kemajuan masyarakat dan keutuhan NKRI,” pungkasnya.
Mewakili peserta, salah seorang Dai menyampaikan terima kasih dan menyatakan siap meneruskan amanah tersebut, serta menjadikan dakwah sebagai media memperkuat ketahanan nasional dan menjaga kedaulatan negara di tengah masyarakat.
Kegiatan berlangsung dengan tertib dan khidmat, dan di akhiri dengan foto bersama, Shalat Dzuhur berjamaah dengan para Dai dan santri-santri di Masjid Ali Bin Abu Thalib. Hadir dalam kegiatan tersebut pimpinan Al Anshor KH. Abu Imam Abd. Rohim Rumbara, MH, Perwakilan Dai Kabupaten/Kota Provinsi Maluku dan Para Santri Al Anshor. (IM-03)






