IM, Namrole-Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Salim Alkatiri, Kecamatan Namrole Kabupaten Buru Selatan (Bursel) kini telah miliki sebanyak 21 Dokter.
Dari jumlah 21 Dokter itu, 7 diantaranya adalah Dokter spesialis yang kini tengah bertugas di rumah sakit milik Pemerintah Daerah Bursel tersebut.
Direktur utama (Dirut) RSUD Salim Alkatiri, Ibrahim Banda menjelaskan, jumlah dokter umum sebanyak 14 orang. 5 diantaranya merupakan dokter bantuan dari Kementrian yang dipekerjakan di seluruh rumah sakit di Indonesia, termasuk Kabupaten Bursel.
Dokter PPT kontrak daerah 2 orang, PNS 5 orang dan P3K 2 orang. Jadi jumlah dokter umum di RSUD Salim Alkatiri ada 14 orang. Ditambah dokter spesialis 7 orang, sehingga total dokter yang kini tengah bertugas di RSUD Namrole 21 orang.
“Jadi secara keseluruhan jumlah pegawai di RSUD Salim Alkatiri adalah 285 orang. Ada PNS, P3K dan pegawai suka rela, termasuk 21 dokter yang kini bertugas di RSUD Salim Alkatiri Namrole,” jelas Banda kepada media, Kamis 5 Oktober 2023.
Diakui Banda, kendala yang dialami RSUD Salim Alkatiri saat ini, adalah sarana pendukung. Seperti kelistrikan, Kalau listrik di daerah cukup, hanya instalasinya di RSUD ini saja yang salah.
“Sementara Kalau sarana medis hampir tercukupi. Dan saat ini, sementara persiapan untuk akreditasi,” akuinya.
Banda berharap, dengan keberadaan dokter baik umum maupun spesialis ini, dapat membuat masyarakat senang datang berobat ke RSUD Salim Alkatiri, tentunya dengan membawa BPJS kesehatan.
Sebab jika masyarakat datang berobat ke RSUD Salim Alkatiri tidak membawa BPJS kesehatan, maka sudah pasti biayanya pasti mahal.
“Sesuai data dari RSUD sendiri, masyarakat Bursel yang telah menggunakan BPJS kesehatan mencapai 98 persen. Makanya, jika ada masyarakat yang berobat harus membawa BPJS kesehatan,” terangnya. (RAM)






