Polisi KPYS Ambon Mengamankan 7 Ekor Satwa Kanguru Dari Jayapura Tujuan Surabaya.

- Publisher

Tuesday, 16 May 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

IM — AMBON.’ — Kepolisian Sektor (Polsek) Pelabuhan Yos Sodarso (KPYS) Polres Pulau Ambon dan Pulau – Pulau Lease, mengamankan 7 ekor satwa Kanguru. Satwa ini diamankan dari Kapal KM Dobonsolo rute Jayapura tujuan Jawa Timur (Surabaya).

“Kami lagi mengamankannya 7 ekor Kanguru di KM Dobonsolo dimana informasi ini kita mendapat awal dari teman – teman Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Maluku yang mana informasi itu di dapat juga dari BKSDA Provinsi Jayapura”, terang Kepala Polsek KPYS, Inspektor Polisi Satu (Iptu) Julkisno Kaisupy kepada media ini, Senin (15/5/2023).

Menurutnya sesuai informasi dari pihak BKSDA Maluku ada masyarakat membawa hewan Kanguru di KM Dobonsolo diduga ada masyarakat membawa hewan satwa yang dilindungi dengan tujuannya akan di bawah ke Surabaya, namun masih transit di Pelabuhan Yos sudarso Ambon.

BKSDA berkordinasi dengan kami di Polsek Pelabuhan Yos sudarso dan kami sama – sama naik ke kapal cek ternyata itu benar. Di temukan 7 ekor Kanguru di kamar 6018 dan lansung kita amankan ke Polsek KPYS. Namun ada yang kami amankan orang tersebut adalah TKBM dari Jayapura yang berinisial MY.

“Jadi MY ini kita introgasi dia hanya di tugaskan untuk mengangkut hewan tersebut ke atas kapal, sementara pemiliknya menurut keterangan yang bersangkutan, pemilik ada di kapal juga, cumaan orangnya kita sudah carikan tapi tidak di temukan dan masih dalam pencarian”, ujarnya

“Nanti kita akan koordinasi dengan PT Pelni, BKSDA Surabaya untuk bagaimana melakukan pengecekan di sana juga, karena direncanakan hewan tersebut di bawakan dari Jayapura tujuan Surabaya.

Karena informasi yang di sampaikan BKSDA Jayapura bahwa hewan tersebut di bawahi kurang lebih 20 ekor dan juga ada burung kakatua maupun burung Nuri, sementara yang kita temukan itu baru 7 ekor Kanguru, yang sisanya itu masih dalam pencarian”.

“Tadi kita sama-sama dari pihak kapal KM Dobonsolo sudah mengecek dan membuka seluruh gudang-gudang yang ada di kapal, namun tidak menemukan hewan-hewan yang diduga masih di sembunyikan. Nanti kita akan berkordinasi lanjut dengan BKSDA maupun dari pelabuhan di Surabaya. Dan itu mau dijual ke Surabaya kurang lebih 32-40 juta per ekor”.

“Jadi hewan tersebut itu diisi di dalam tas jinjing terus nanti dia punya kandang itu bisa dibongkar pasang baru diisi dalam karton setelah sampai di kapal baru di pasang kandangnya baru hewan tersebut di taru di dalamnya. Modusnya seperti itu.

Nanti kita melakukan pendalaman karena ini baru pertama kita temukan dan apakah ini baru yang pertama atau sering kali terulang, nanti kita pendalaman lagi, pungkas Kaisupy.

Sementara, Kasubag TU Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Provinsi Maluku, Rosna mengatakan bahwa, kita masih sama – sama mencari apa benar satwa lindungi ini ada atau tidak, ternyata kita temukan hanya mendapatkan 7 ekor Kanguru, dengan demikian kami melakukan kerjasama kembali untuk memeriksa semua gudang dan kamar yang di curigai.

“Kami di bantu oleh pihak Polsek Pelabuhan, PELNI dan Kapal. Hewn ini masih dalam tangan Polisi dan kami tetap akan memantau agar satwa ini tidak akan mati”.

Setelah selesai proses kita akan membawa hewan tersebut di bawah ke pusat konservasi kami yang ada di kebun cengke. Kami juga temukan burung tapi sudah keadaan mati.

“Olehanya itu dengan tenaga yang kurang dari BKSDA maka kami bekerja sama dengan pihak Kepolisian dan Pelabuhan maupun PELNI untuk bisa sama – sama kita tangani agar penyelundupan itu lebih paling tidak kami tidak bisa bilang sama sekali tidak ada kesadaran dari masyarakat bahwa satwa-sehat itu harus dilindungi jangan diperjualbelikan atau diperdagangkan”, pungkasnya.(**)

Berita Terkait

Fatlolon Dituntut 8 Tahun, Isu Diskriminasi Bayangi Kasus PT Tanimbar Energi
Wali Kota Apresiasi Perumdam Tirta Yapono yang Raih Top BUMD Bintang 4  
Polri Tegaskan Rekrutmen Taruna-Taruni Akpol 2026 Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis
OJK Lantik Pejabat Strategis, Perkuat Pengawasan Sektor Keuangan
Kapolres SBB: Tak Ada Ampun! Pelaku dan Provokator Konflik Ani–Pawae Tetap Diproses Hukum
Golkar Maluku Soroti Fiskal Daerah hingga Hak Masyarakat dalam Proyek Blok Masela
Tambang Sinabar di Luhu Disorot, Hasil Peninjauan KLHK Belum Dipublikasikan
Gubernur Maluku Pimpin Apel, Pastikan Idul Fitri 1447 H Aman dan Nyaman
Berita ini 172 kali dibaca

Berita Terkait

Friday, 17 April 2026 - 00:12 WIT

Fatlolon Dituntut 8 Tahun, Isu Diskriminasi Bayangi Kasus PT Tanimbar Energi

Wednesday, 15 April 2026 - 12:27 WIT

Wali Kota Apresiasi Perumdam Tirta Yapono yang Raih Top BUMD Bintang 4  

Tuesday, 7 April 2026 - 10:17 WIT

Polri Tegaskan Rekrutmen Taruna-Taruni Akpol 2026 Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis

Friday, 3 April 2026 - 00:16 WIT

OJK Lantik Pejabat Strategis, Perkuat Pengawasan Sektor Keuangan

Tuesday, 24 March 2026 - 10:17 WIT

Kapolres SBB: Tak Ada Ampun! Pelaku dan Provokator Konflik Ani–Pawae Tetap Diproses Hukum

Berita Terbaru

Daerah

Bupati Bursel Hadiri Kegiatan Implementasi PPID di Batam

Thursday, 16 Apr 2026 - 21:42 WIT

Promosi

Kalah Praperadilan, Bos Toko Nesta Terancam Masuk Penjara

Thursday, 16 Apr 2026 - 18:51 WIT

Promosi

GOLKAR PERLU TURUNKAN PLT DI MALUKU TENGAH

Thursday, 16 Apr 2026 - 18:15 WIT