Perubahan Warna Air Sungai Anahoni Di Gunung Botak, Fatsey, Minta Pemda Buru Lebih Serius Penanganan Gunung Botak.

- Publisher

Sunday, 7 August 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

IM — Perubahan warna air Sungai Anahoni Gunung botak menjadi viral di kalagan Masyarakat Kabupaten buru dan Maluku.

Sungai tersebut viral lewat media sosial rekam video yang di posting di media sosial, masyarakat buruSe, kata Kordinator Majelis Amanat Rakyat KMAR) Maluku, dan juga Sekertaris Bidang Ekonomi Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Maluku, Fahmi Fatsey, kepada Infomaluku.news, melalui rilisnya, Minggu (7/8/2022).

Fatsey meminta kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Buru/Namlea untuk bagaimana merespon cepat masalah yang terjadi digunung botak tersebut.

Pemerintah Daerah Buru itu harus lebih cepat dan serius untuk mengambil langkah penanganan. Sebab yang di Takutkan lewat perubahan warna air tersebut dapat mencemari lingkungan sekitar di bumi Buru.

saya minta kepada Kepolisian Republik Indonesia dalam Hal ini Kapolda Maluku, Irjen Pol. Drs. Lotharia Latif, S.H.M.Hum, agar memerintahkan Kapolres Pulau Buru untuk memberitakan anggotan Kepolisian untuk lebih fokus dalam pengamanan di gunung botak, tegas Fatsey.

Menurut Fatsey, keberadaan tambang Gunung botak Itu Pemerintah Daerah Kabupaten Buru dan Kepolisian harus punya akselerasi kerja – kerja yang serius dalam melihat persoalan yang ada di Kabupaten buru. Pasalnya, melihat perubahan warna air yang ada di Gunung botak dapat mencemari linkungan dan Kehidupan masyarakat yang ada di Kabupaten Buru tersebut.

Lebih lanjut Fatsey, dari perubahan warna air Gunung botak maka di butuhkan adalah kebijakan Pemeritah Daerah Kabupaten Buru untuk bergerak lebih serius, sebab soal hajat hidup masyarakat Kabupaten Buru, Jelas Fatsey.

Selain itu juga, kata Fatsey, aktivitas pertambangan ilegal di Gunung botak kian memuncak maka yang dibutuhkan adalah perang pihak Kepolisian Polres Pulau Buru agar harus lebih memantau para perkerja pertambangan Ilegal di Gunung botak Tersebut, Jelasnya,pungksnya.(IM03)

Berita Terkait

Polri Tegaskan Rekrutmen Taruna-Taruni Akpol 2026 Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis
OJK Lantik Pejabat Strategis, Perkuat Pengawasan Sektor Keuangan
Kapolres SBB: Tak Ada Ampun! Pelaku dan Provokator Konflik Ani–Pawae Tetap Diproses Hukum
Golkar Maluku Soroti Fiskal Daerah hingga Hak Masyarakat dalam Proyek Blok Masela
Tambang Sinabar di Luhu Disorot, Hasil Peninjauan KLHK Belum Dipublikasikan
Gubernur Maluku Pimpin Apel, Pastikan Idul Fitri 1447 H Aman dan Nyaman
Respon Cepat Kapolres MBD Redam Konflik Warga Toinaman dan Kaiwatu
La Hamidi: Ramadhan Momentum Pererat Silaturahmi Antar Sesama 
Berita ini 195 kali dibaca

Berita Terkait

Tuesday, 7 April 2026 - 10:17 WIT

Polri Tegaskan Rekrutmen Taruna-Taruni Akpol 2026 Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis

Friday, 3 April 2026 - 00:16 WIT

OJK Lantik Pejabat Strategis, Perkuat Pengawasan Sektor Keuangan

Tuesday, 24 March 2026 - 10:17 WIT

Kapolres SBB: Tak Ada Ampun! Pelaku dan Provokator Konflik Ani–Pawae Tetap Diproses Hukum

Monday, 16 March 2026 - 19:07 WIT

Golkar Maluku Soroti Fiskal Daerah hingga Hak Masyarakat dalam Proyek Blok Masela

Friday, 13 March 2026 - 09:49 WIT

Tambang Sinabar di Luhu Disorot, Hasil Peninjauan KLHK Belum Dipublikasikan

Berita Terbaru

Daerah

Data Sudah Siap, Penataan Pasar Tinggal Jalan

Monday, 13 Apr 2026 - 22:05 WIT