Laut Cina Selatan Tegang !

- Publisher

Thursday, 23 April 2020 - 00:49 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

IM, JAKARTA-Saat 2,4 juta penduduk bumi sedang bertaruh nyawa melawan pandemi Virus Corona atau COVID-19, ketegangan terjadi di Laut China Selatan.

Dikutip dari harianhaluan.com, dua kapal perang milik Angkatan Laut Amerika terdeteksi memasuki wilayah perairan itu. Reuters memberitakan, Selasa 21 April 2020, AS mengerahkan kapal penjelajah berpeluru kendali USS Bunker Hill (CG 52) dan kapal perusak berpeluru kendali USS Barry – DDG 52.

Kedua kapal itu kini sudah gentayangan di zona sengketa wilayah antara China dan Malaysia di Laut China Selatan.

Amerika mengklaim mengerahkan kapal-kapal perang untuk melakukan patroli agar tidak terjadi konfrontasi. sebab belum lama ini Kapal Haiyang Dizhi 8 milik China terpantau berlayar di sekitar perairan tersebut.

Kapal penelitan China itu melakukan survei di dekat kapal eksplorasi minyak milik Petronas. Amerika menilai hal itu sebagai intimidasi China terhadap Malaysia di zona konflik perairan.

Departemen Luar Negeri AS mengatakan Cina mengambil keuntungan dari fokus kawasan itu pada pandemi virus corona untuk memaksa tetangganya.

“Melalui kehadiran operasional kami yang berkelanjutan di Laut Cina Selatan, kami bekerja untuk mempromosikan kebebasan navigasi dan penerbangan berlebih, dan prinsip-prinsip internasional yang mendukung keamanan dan kemakmuran bagi Indo-Pasifik. AS mendukung upaya sekutu dan mitra kami untuk menentukan kepentingan ekonomi mereka sendiri,”kata juru bicara Komando Indo-Pasifik AS, Nicole Schwegman.

Laksamana Muda Fred Kacher, komandan Kelompok Serangan Ekspedisi USS Amerika, mengatakan pasukannya telah berinteraksi dengan pasukan angkatan laut Tiongkok di Laut Cina Selatan minggu ini.

“Semua interaksi kami tetap aman dan profesional dengan mereka,” kata Kacher dalam wawancara telepon dari USS Amerika.

Schwegman tidak menyebutkan lokasi pasti dari kapal perang itu, tetapi sumber-sumber keamanan mengatakan mereka dekat dengan Haiyang Dizhi 8 dan kapal bor Capella Barat yang dioperasikan Petronas. Sumber menolak untuk diidentifikasi karena mereka tidak berwenang untuk berbicara kepada media. (pom/net)

Berita Terkait

BWS Targetkan Bendungan Way Apu Selesai Tahun 2022
Progres Pembangunan Way Apu 26 Persen
Wakil Menteri Agraria Dan Tata Ruang Badan Pertanahan Nasional Kunjungan Kerja Di Maluku.
Kapendam XVI/Pattimura Gelar Coffee Morning Bersama Insan Pers
Lima Tersangka Narkoba Ambon Akan Disidang
Di Kabauw Pelaku Narkoba “Dirajam” Pakai Lemparan Batu Oleh Warga
Hari Lahir Pancasila Kodim 1502/Masohi Santuni Veteran Pejuang 45
Pensiun, Doni Monardo Diganti Dari Jabatan Kepala BPNPB
Berita ini 183 kali dibaca

Berita Terkait

Monday, 17 June 2024 - 22:05 WIT

Sholat Idul Adha dengan masyarakat di Masjid At Taqwa. Kapolda: Berkah kurban untuk sesama.

Monday, 17 June 2024 - 21:09 WIT

Jalin Silaturahmi JAR Serahkan Hewan Kurban Di SBB.

Monday, 17 June 2024 - 20:54 WIT

Ratusan Warga Tanah Goyang Ramaikan Antar Qur’ban Dengan Hadrat keliling Kampung.

Monday, 17 June 2024 - 20:28 WIT

Warga Muhammadiyah Ambon Membagikan Daging Kurban

Monday, 17 June 2024 - 15:10 WIT

Pastikan Keamanan, Kapolsek Kawal Malam Takbiran Hingga Sembelih Hewan Kurban

Monday, 17 June 2024 - 14:50 WIT

Kapolres Buru Sumbang 5 ekor sapi dan 1 ekor kambing di hari raya Idul Adha 1445 H

Monday, 17 June 2024 - 14:42 WIT

Rayakan Idul Adha 1445 H, Polres Buru dan Polsek Jajaran Berbagi Berkah.

Sunday, 16 June 2024 - 22:08 WIT

Jelang Idul Adha 1445 Hijriah/2024, Yayasan Indah Kembali Berbagi Qurban di Indonesia Timur, Maluku Prioritas

Berita Terbaru

Headline

Jalin Silaturahmi JAR Serahkan Hewan Kurban Di SBB.

Monday, 17 Jun 2024 - 21:09 WIT

Headline

Warga Muhammadiyah Ambon Membagikan Daging Kurban

Monday, 17 Jun 2024 - 20:28 WIT