Kisah Bripka Elly Bangun Rompong Rp132 Juta Bantu Nelayan di Maluku Tengah.

- Publisher

Saturday, 30 July 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ambon, — Bripka Faisal Elly seorang personel Bhabinkamtibmas dikenal sebagai sosok yang memiliki jiwa sosial yang tinggi dengan membangun rompong untuk nelayan di Desa Assilulu, Kecamatan Leihitu, Kabupaten Maluku Tengah, Maluku senilai Rp132 juta. 

“Jadi rompong yang dibuat untuk membantu masyarakat agar pendapatan ekonomi nelayan bisa meningkat,”ujar Elly saat, Jumat (29/7).

Anggota Polres Kota Ambon dan Pulau-pulau Lease itu bercerita awal kemunculan ide untuk membangun rompong nelayan setelah Bripka Elly melihat  warga Desa Assilulu sebagian besar bergantung hidup sebagai nelayan. 

“Rata-rata masarakat Assilulu tidak berkebun, mereka banyak berharap penghasilan laut sehingga bisa membuat negeri tangguh bukan dengan berkebun namun tangguh karna banyak hasil ikan di laut Assilulu,”tuturnya.

Atas dasar itu, Ia lantas mengumpulkan warga Desa Assilulu dan warga Dusun Batulubung yang kehidupan sehari-hari berprofesi sebagai nelayan dan membaginya dalam tiga kelompok binaan dengan diberinama negeri tangguh. 

“Ada dua kelompok, satu kelompok diisi sekitar 15 orang. Kelompok pertama dari warga  Assilulu dan kelompok kedua dari warga Dusun Batulubang,”ucapnya. 

Ia bilang motivasi yang membuat tertarik untuk membangun rompong kepada nelayan. Pertama, untuk menambah mata pencarian masyarakat di desa binaannya  karena rata-rata masyarakat Desa Assilulu tidak berkebun, namun mereka hanya bergantung terhadap laut sebagai satu-satunya  penghasilan. 

Kedua, kata dia tingginya harga bahan bakar minyak (BBM) yang menjadi pemicu bagi nelayan yang tak bisa melaut karena keterbatasan biaya untuk membeli minyak.  

Untuk itu, dengan kehadiran rompong tersebut masyarakat Assilulu sudah terbantu dari sektor pembiayaan. Masyarakat tak perlu khawatir lagi mencari ikan sendiri di tengah laut namun mereka bisa menikmati rompong dan mengurangi pembiayaan BBM menjadi berkurang. 

“Jadi mudah mencari ikan dan biaya BBM pun berkurang, tidak seperti biasanya, mereka tak  pergi mencari ikan karena BBM mahal. Keberadaan rompong ini membantu nelayan agar tak bingung mencari ikan yang  belum pasti posisinya,”katanya.  

Tak hanya itu, kata dia pembangunan rompong juga mengurangi angka pengangguran di Desa Assilulu.  Pasalnya dengan kehadiran rompong masyarakat mulai  berbondong-bondong pergi  melaut karena tak lagi susah mencari ikan namun mereka hanya parkir di rompong dan pulang membawa hasil tangkapan.

Kedepan bisa meningkatkan pendapatan ekonomi masyarakat sehingga anak-anak mereka bisa bersekolah,”harapnya.

Ia bilang, ia akan menjadikan Desa Assilulu desa binaannya menjadi sebuah desa percontohan dengan penerapan ekonomi yang kuat dan tangguh untuk memperbaiki pemulihan ekonomi nasional setelah pandemi Covid-19. 

“Saya sangat menginginkan desa binaan saya, ekonomi yang kuat dan tangguh di saat pemulihan ekonomi nasional setalah covid 19 serta menciptakan masyarakat yang berkarakter cintai damai,”ungkapnya. 

Dikatakan ada dua rompong  untuk nelayan pesisir Desa Assilulu, Kecamatan Leihitu, Maluku Tengah, Maluku.

Rompong yang pertama dibangun menggunakan bambu dan gabus ditaksir mencapai Rp27 juta. 

Namun ia mengklaim rompong tersebut sudah membawa penghasilan yang baik kepada nelayan sehingga ia memutuskan untuk menggantikan rompong tersebut dengan perahu piber biar bertahan lama di air dan tak mudah rusak dengan anggaran mencapai Rp132 juta.(IM03)

Berita Terkait

Pemkot Ambon Perkuat Fasilitasi Haji 2026, Manasik Jadi Bekal Kemandirian Jamaah
Bupati SBB Ir. Asri Arman Diduga ‘Tipu Negara’, Lantik Pejabat yang Belum Penuhi Syarat
Fatlolon Dituntut 8 Tahun, Isu Diskriminasi Bayangi Kasus PT Tanimbar Energi
Wali Kota Apresiasi Perumdam Tirta Yapono yang Raih Top BUMD Bintang 4  
Polri Tegaskan Rekrutmen Taruna-Taruni Akpol 2026 Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis
OJK Lantik Pejabat Strategis, Perkuat Pengawasan Sektor Keuangan
Kapolres SBB: Tak Ada Ampun! Pelaku dan Provokator Konflik Ani–Pawae Tetap Diproses Hukum
Golkar Maluku Soroti Fiskal Daerah hingga Hak Masyarakat dalam Proyek Blok Masela
Berita ini 103 kali dibaca

Berita Terkait

Friday, 17 April 2026 - 23:12 WIT

Pemkot Ambon Perkuat Fasilitasi Haji 2026, Manasik Jadi Bekal Kemandirian Jamaah

Friday, 17 April 2026 - 08:12 WIT

Bupati SBB Ir. Asri Arman Diduga ‘Tipu Negara’, Lantik Pejabat yang Belum Penuhi Syarat

Friday, 17 April 2026 - 00:12 WIT

Fatlolon Dituntut 8 Tahun, Isu Diskriminasi Bayangi Kasus PT Tanimbar Energi

Wednesday, 15 April 2026 - 12:27 WIT

Wali Kota Apresiasi Perumdam Tirta Yapono yang Raih Top BUMD Bintang 4  

Tuesday, 7 April 2026 - 10:17 WIT

Polri Tegaskan Rekrutmen Taruna-Taruni Akpol 2026 Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis

Berita Terbaru