GAWAT! Titipan Istri Bupati, Kadis Perdagangan SBB Abidin Papalia, Kepergok Tidur Santai Saat Jam Kerja, Kaki Naik di Atas Meja

- Publisher

Thursday, 16 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Infomalukunews.com, Seram Bagian Barat Kepemimpinan Bupati Seram Bagian Barat (SBB), Ir. Asri Arman, kembali menjadi sorotan publik. Kali ini, sorotan tajam datang dari kinerja Kepala Dinas Perdagangan SBB, Abidin Papalia, yang diduga tidak menjalankan tugasnya secara profesional. Rabu (15/4/2026)

Sejumlah masyarakat mengaku kecewa setelah mendapati langsung Kepala Dinas Perdagangan sedang tidur di ruang kerjanya pada saat jam kerja. Peristiwa tersebut terjadi ketika warga hendak menemui yang bersangkutan untuk menanyakan proposal program yang telah diajukan.

Alih-alih mendapatkan pelayanan, warga justru dibuat bingung karena melihat pejabat tersebut tertidur pulas dengan posisi yang dinilai tidak etis, yakni kaki di atas meja kerja.

“Katong datang mau tanya proposal, tapi yang katong dapat malah lihat Kadis tidur. Ini sangat tidak pantas sebagai pejabat publik,” ungkap salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.

Masyarakat menilai, tindakan tersebut mencerminkan buruknya etika pelayanan publik dan rendahnya profesionalitas seorang pejabat daerah. Padahal, sebagai Kepala Dinas, yang bersangkutan memiliki tanggung jawab besar dalam melayani kebutuhan masyarakat.

Isu lain yang turut mencuat adalah dugaan bahwa Abidin Papalia merupakan “titipan” dari istri Bupati, Ny. Yeni Robayani Asri. Hal ini semakin memperkuat kekecewaan publik terhadap kondisi pemerintahan daerah saat ini.

Akibat kejadian tersebut, masyarakat mendesak Bupati SBB  Ir Asri Arman untuk segera mengambil tindakan tegas. Mereka meminta agar Abidin Papalia dicopot dari jabatannya apabila terbukti melakukan pelanggaran disiplin.

“Kalau Bupati Ir Asri Arman masih mempertahankan Kadis seperti ini, masyarakat bisa menilai bahwa perilaku seperti tidur saat jam kerja itu dibiarkan dan didukung,” tegasnya

Secara aturan, tindakan tidur saat jam kerja merupakan pelanggaran disiplin bagi Aparatur Sipil Negara (ASN). Hal ini diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 94 Tahun 2021 tentang Disiplin PNS, yang mewajibkan ASN untuk menaati jam kerja dan menjaga profesionalisme.

Sanksi terhadap pelanggaran tersebut memang tidak langsung berupa pemecatan, melainkan melalui tahapan mulai dari teguran, hukuman disiplin sedang, hingga hukuman berat berupa pencopotan jabatan atau pemberhentian, tergantung tingkat pelanggaran dan hasil pemeriksaan.

Biasanya, laporan terkait pelanggaran disiplin ASN akan ditindaklanjuti oleh Inspektorat Daerah untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut sebelum kepala daerah mengambil keputusan.

Namun demikian, masyarakat menilai bahwa sebagai pejabat tinggi pratama, tindakan tersebut sudah cukup menjadi dasar bagi Bupati untuk mengevaluasi bahkan mencopot jabatan yang bersangkutan demi menjaga kualitas pelayanan publik di Kabupaten Seram Bagian Barat.(IM-03)

Berita Terkait

Pam Pelni Kodaeral IX Gagalkan Penyelundupan Kepiting Kenari dan Sopi Ilegal di KM Nggapulu
IMM Maluku: Groundbreaking LNG ABADI MASELA BUKTI KOMITMEN GUBERNUR MENGAWAL MASA DEPAN MALUKU 
Wawali Ajak Tokoh Agama Perkuat Persaudaraan dan Deteksi Dini Potensi Konflik  
Pemkot Ambon Apresiasi ‘QRIS Jelajah Kuliner Indonesia 2026’, Dorong Transformasi Digital dan Potensi Lokal
Bupati Tegaskan Rakor Reforma Agraria Jadi Komitmen Penangan Konflik Pertanahan
Hari Pertama Masuk Sekolah, Bupati Kepulauan Aru Timotius Kaidel Tinjau Sejumlah Sekolah dan Dukung Gerakan Ayah Mengantar Anak
Integritas Unpatti Dipertaruhkan: Mengapa Mantan Tersangka PETI Dijadikan Mitra? ESDM Maluku Harus Segera Bertindak Tegas!
Sambut Hari Bhayangkara, Polsek Wetar Bagikan Sembako Hingga Bersihkan Rumah Ibadah
Berita ini 493 kali dibaca

Berita Terkait

Monday, 20 July 2026 - 17:59 WIT

Pam Pelni Kodaeral IX Gagalkan Penyelundupan Kepiting Kenari dan Sopi Ilegal di KM Nggapulu

Thursday, 16 July 2026 - 09:53 WIT

Wawali Ajak Tokoh Agama Perkuat Persaudaraan dan Deteksi Dini Potensi Konflik  

Thursday, 16 July 2026 - 09:00 WIT

Pemkot Ambon Apresiasi ‘QRIS Jelajah Kuliner Indonesia 2026’, Dorong Transformasi Digital dan Potensi Lokal

Wednesday, 15 July 2026 - 06:35 WIT

Bupati Tegaskan Rakor Reforma Agraria Jadi Komitmen Penangan Konflik Pertanahan

Tuesday, 14 July 2026 - 11:08 WIT

Hari Pertama Masuk Sekolah, Bupati Kepulauan Aru Timotius Kaidel Tinjau Sejumlah Sekolah dan Dukung Gerakan Ayah Mengantar Anak

Berita Terbaru