IM-Ambon-Festival seni bertutur dan rengking satu, dengan mengusung tema “Melalui Festival Seni Dan Lomba Kita Tingkatkan Literasi Dan Ekspresi Kreatif Yang Mencerminkan Kearifan Budaya” dibuat oleh 30 sekolah dalam kecamatan Teluk Ambon, Sabtu (30/09/23).
Pada kesempatan itu Kepala dinas pendidikan Ferdiandus Tasso saat diwawancarai mengatakan bahwa.
“Pentas seni tersebut Tadi sudah menampilkan karya-karya anak-anak dalam pagelaran tarian-tarian, ukulele dan segala macam, dalam rangka bagaimana disediakan media pada kesempatan bagi anak-anak supaya bisa berekspresi sehingga pengembangan keterampilan minat bakat talenta mereka itu di wadahi oleh kantor pendidikan ke depan.” ucapnya.
Dirinya berharap, Kedepan tidak hanya peningkatan kemampuan intelegensi semata dari aspek communitive semata tapi juga aspek mampu communitive terkait dengan pengembangan karakter mereka.
“Nanti sekolah yang mengembangkan bentuk-bentuk pengembangan karakter yang lain misalnya terkait dengan bagaimana anak-anak terlatih untuk menjadi seorang reporter, menjadi seorang MC, menjadi seorang pemimpin itu semua bisa dilatih dan di kembangkan” jelas Tasso
Jadi nanti satuan pendidikan tambahnya, bisa mengidentifikasi apa yang diharapkan anak-anak atau menjadi cita-cita mereka ke depan akan menjadi apa yang dicita-citakan.
Selanjutnya dipersiapkan untuk menjadi pemimpin misalnya,
“Saya ingin menjadi walikota berarti untuk persiapan itu maka skil apa yang dibutuhkan anak untuk menjadi walikota tersebut kita harus mendukung dia untuk cita-citanya menjadi walikota.” ungkapnya
Jadi harus dipersiapkan public speaking yang baik dan benar, dipersiapkan dilatih kemampuan untuk mengambil keputusan dilatih di sekolah bagaimana teknik memilih pengurus sekolah itu dan dilatih bisa berdemokrasi.
Kadis pendidikan juga menegaskan bahwa, Mereka juga diajarkan dalam 6 dimensi belajar Pancasila nanti dalam bentuk kegiatan dijabarkan terkait dengan bagaimana bertakwa beriman kepada Tuhan, berpendidikan global gotong royong kemudian kemandirian bahwa sudah pernah lalui krisis ini dimensi dipersiapkan nanti dijabarkan nilai-nilai ini dalam bentuk kegiatan nusa pendidikan.
“Pada kesempatan ini juga orang tua dihadirkan untuk membantu memberikan dukungan kepada anak, jadi tidak hanya sekolah saja yang bertanggung jawab atas itu tapi kalau kita lihat dari jam anak waktu anak itu lebih banyak berada di rumah atau dia berada di sekolah sehingga tanggung jawab orang tua untuk juga bagaimana melatih anak untuk mengembangkan kemampuan punya bakat yang legit, bertalenta sesuai karakter anak itu sendiri.” tandas Kadis pendidikan kota Ambon Ferdinandus Tasso usai wawancara yang bertempat di SD Negeri 3 hative basar. (IM-RJ)






