Penulis : Abdul Kadir Tiakoly (Ketua PB PPM
Kabupaten Seram Bagian Barat atau SBB merupakan kabupaten dengan penduduk berjumlah 210.607 jiwa pada tahun 2019, dari 92 Desa, 112 Dusun. Masyarakatnya sangat beragam latar belakang, baik suku maupun agama. Meskipun disana terdapat dua agama yang memiliki jumlah mayoritas, yaitu Islam dan Kristen Protestan.
Dari jumlah jiwa, desa, dusun maupun suku dan agama tersebut pasti memiliki SDM yang berkualitas dan memiliki kelebihan dalam masyarakat. Orang-orang tersebut kebanyakan mumcul ketika ada momen pemilu terutama pilkada dalam mencari pemimpin daerah atau bupati.
Kabupaten berjuluk Saka Mese Nusa ini hingga kini sudah memiliki tiga orang bupati. Dua diantaranya dipilih langsung oleh rakyat dan satu pejabat kepala daerah. Sementara pemilihan kepala daerah (Pilkada) sudah berlangsung selama tiga kali. Dan akan dilaksanakan lagi pada tahun 2022, apabila tidak berubah UU.
Karna makin dekat dengan tahun 2022 mulai muncul anak-anak daerah yang memiliki potensi dan kemampuan untuk merebut perhatian rakyat SBB yang begitu banyak. Namun ada satu nama yang muncul dari desa Rumakahy, meskipun nama tersebut tidak asing lagi di telinga masyarakat Seram Bagian Barat, yaitu Timotius Akerina atau biasa disapa dengan nama Yus Akerina.
Yus Akerina kini membuktikan ketokohannya dimana ia merupakan anak daerah yang berpotensi dan berkemampuan untuk memimpin kabupaten SBB. Ketokohan sendiri memiliki arti adalah orang yang memiliki kredibilitas, daya tarik, dan kekuasaan, yang oleh Rakhmat (dalam Arifin, 2011: 236) Aristoteles, menyebutnya sebagai ethos. Orang yang memiliki ketokohan menurut Nimmo (dalam Arifin, 2011: 236) dapat disebut juga sebagai pahlawan politik.
Olehnya itu Timotius Akerina mulai membuktikan bahwa dirinya merupakan tokoh yang dikatakan Nimmo sebagai pahlawan politik dimana Akerina mulai bergerak menyelamatkan rakyat yang bisa dikatakan senasib dengan dirinya yakni dizolimi dan di bohongi oleh Bupati Yasin Payapo.
Yus Akerina yang awalnya berpasangan atau menjadi wakil dari Bupati Yasin Payapo kini membuktikan diri bahwa kemenangan Yasin Payapo merupakan kemenangan dirinya. Itu dibuktikan dengan Yasin Payapo yang pernah kalah dalam pilkada melawan Yus Akerina saat menjadi ketua TIM Pemenang Bupati Yakobus Putileihalat. Kini Yus Akerina mulai bergerilya kemana-mana, dan diterima dimana-mana disemua kalangan, orang tua hingga anak muda disemua agama dan suku yang ada di kabupaten SBB.
Akerina yang memiliki jiwa muda, perhatian, pergaulan, cerdas, hingga membawanya ke kemenangan demi kemenangan yang dihadiahi rakyat SBB kepadanya. Ketokohan Akerina semakin kuat, ditengah ketidak pastian kepemimpinan Bupati Yasin Payapo. Dimana Yasin Payapo yang dililit permasalahan demi permasalahan korupsi, Nepotisme, Pelit dan Arogan dalam memimpin Kabupaten.







