SMAN 16 SBB Gelar Woskhop IKM Tahun 2023 Di Manipa
.-SBB.’ — Dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan di Kepulauan Manipa, maka SMA Negeri 16 Seram Bagian Barat (SBB) menggelar workshop implementasi kurikulum merdeka tingkat SMA/SMK di Kecamatan Kepulauan Manipa, Kabupaten Seram Bagian Barat. Tujuan kegiatan mensosialisasikan kurikulum merdeka bagi sekolah di kecamatan ini diikuti puluhan tenaga pendidik dan kependidikan masing-masing di SMA Negeri 13 SBB, dan SMK Negeri 6 SBB.
Kepala SMA Negeri 16 SBB, Ne’ma Patty, S.Pd.I, M.Pd, mentakan Kurikulum Merdeka adalah sebuah inovasi yang menggambarkan semangat kemandirian dan kreativitas dalam proses pembelajaran.Ini adalah langkah besar dari pemerintah untuk mewujdukan pendidikan yang lebih inklusif, adaptif, dan relevan. Kami memiliki keyakinan bahwa Kurikulum Merdeka akan memberikan peluang yang luar biasa bagi guru-guru kami untuk menjadi agen perubahan yang mengin spirasi dan membantu siswa kita tumbuh dan berkembang.
” Kami memiliki harapan besar untuk masa depan pendidikan di seluruh lembaga pendidikan
yang ada di wilayah ini. Pendidikan saat ini tidak hanya tentang mencetak prestasi akade-
mik yang baik, tetapi juga tentang menciptaan individu atau anak-anak didik yang memiliki
kemampuan berpikir kritis, kreatif, dan memiliki nilai-nilai sosial yang baik.” ujar Ne’ma Patty, S.Pd.I, M.Pd, Jumat (20/10/2023).
Patty menjelaskan ada beberapa hal peting yang diharapkan akan terwujud melalui kegiatan Workshop Implementasi Kurikulum Merdeka Bagi Satuan Pelaksanaan IKM Tingkat SMA/SMK Kec. Kepulauan Manipa Tahun Pelajaran 2023-2024 yang dilaksanakan masing-masing melalui agenda ini akan meningkatkan pengetahuan kita terkusus tenaga pendidik.
Kedua hadirnya worksop ini akan membantu peserta dalam mengembangkan keterampilan praktis mencakup keterampilan teknis, yang mengarah pada upaya memahami dan mengimplementasikan kurikulum merdaka di masing masing lembaga,
Dan yang ketiga menciptakan kolaborasi antara lembaga pendidikan melalui kerjasama, melalui kolaborasi inilah diharapkan seluruh lembaga pendidikan menegah atas baik itu, SMA Negeri 13 SBB, SMK Waisala dan SMA Negeri 16 SBB, akan menjadi lembaga pendidikan yang memiliki kemampuan secara kolektif melahirkan sumber daya Manusia yang berkualitas di Kecamatan Kepualuan Manipa.
Dalam agenda tersebut sejumla guru di SMA Negeri 16 SBB diterjunkan untuk memberikan penjelasan tentang Kurikulum Merdeka, Pola Penerapan kurikulum merdaka, kerjasama dengan komunitas, pembuatan materi pembelajaran.
SMA Negeri 16 SBB selaku lembaga pendidikan yang dipercayakan pemerintah untuk menerapkan program merdeka belajar pada tahun 2022 lalu, Patty mengatakan akan mendukung penuh penerapan dan pemerataan implementasi kurikulum merdaka di wilayah itu, dirinya berharap kerja sama antara lembaga pendidikan di wilayah ini. ” Kami memiliki komitmen mengembangkan kurikulum merdaka memperkaya pendidikan dan memberikan siswa pemahaman yang lebih mendalam tentang dunia di sekitar mereka. ” harap Patty.(IM-03)







