Rusdy Ambon Ungkap “Kelemahan” PD Pancakarya

- Publisher

Saturday, 16 May 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

IM, AMBON,- Setelah menyelesaikan hutang perusahaan akhirnya Rusdy Ambon buka mulut persoalan yang sempat melilit menajemen Perusahaan Daerah (PD) Pancakarya.

Rusdi mengungkapkan penyebab performa PD Pancakarya yang menurun drastis, karena terlilit hutang di periode manajemen sebelumnya.

Saat dia diangkat Gubernur Maluku, Murad Ismail, untuk menjabat sebagai Dirut PD Pancakarya pada 22 Mei 2019 lalu saldo perusahaan di rekening hanya tersisa Rp18 juta.

“Saat itu tunggakan hutang Pancakarya mencapai Rp12 miliar, sertifikat aset kantor bahkan digadai di bank. Posisi perusahaan saat itu sangat memprihatinkan,” ungkap Rusdy, (14/5).

Menurutnya ,pihak yang paling bertanggung jawab pada persoalan Pancakarya adalah dua mantan Dirut Pancakarya masing-masing yang berinisial AP dan AS, mantan Direktur Keuangan LA, dan mantan Bendahara VS.

“tentu pasti saya akan tindaklanjuti ke jalur hukum, dokumen-dokumen sudah saya siapkan,” tegasnya.

Selain itu, Ia mengungkapkan baru akan memproses masalah tersebut, karena satu tahun berjalan ini dirinya fokus membenahi manajemen perusahaan yang terpuruk. Dengan segala kemampuannya selama setahun ini.

“Saya berhasil melunasi hutang senilai Rp8,1 miliar, dan kini hanya sisa Rp4,1 miliar”, tuturnya.

Pembayaran hutang yang diantaranya, pembayaran hutang BBM ke PT Sumber Rejeki dan biaya doking kapal Dok Wayame sebesar Rp2,3 miliar.

Sehingga pelinasan hutang ke BNI membuakan hasil mengambil kembali sertifikat kantor yang digadai sebesar Rp3 miliar. Pada Januari 2020 lalu, serta menyetor PAD ke daerah 1 miliar, dan Setiap bulan dirinya juga menggaji 243 karyawan perusahaan sekitar Rp900 juta.

“keadaan Covid-19 saat ini, mines tidak ada pemasukan buat perusahaan, Pelayaran kapal very hanya untuk memuat logistik, dan ini dampaknya terasa buat perusahaan. Tapi saya akan terus berusaha menjaga performa perusahaan tetap baik,” ujarnya.

Mantan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Provinsi Maluku ini bertekad, untuk menerapkan manajemen perusahaan yang transparan dan akuntabel.

menyikapi pernyataan salah satu anggota DPRD Provinsi Maluku, Anos Yeremias, yang mengancam bahwa Fraksi Partai Golkar akan menolak penyertaan modal bagi PD Pancakarya, Rusdy mengaku, itu sikap pribadi Anos karena adiknya James Yeremias, baru saja mengundurkan diri sebagai karyawan PD Pancakarya, setelah tidak menjalankan tugas dan kewajibannya.

“Saya kira, persoalan Pak Anos ini adalah masalah pribadi yang dia bawa-bawa menjadi urusan partai. Sebab, adik kandungnya baru saja mengundurkan diri dari perusahaan, setelah tidak patuh dan menjalankan tugas dari pimpinan. Dia sendiri yang mengajukan pengunduran diri. Awalnya juga, saya tidak tahu kalau James itu adiknya,” ungkap Rusdy.

pernyataan modal PD Pancakarya, Rusdy menjelaskan, nilainya sebesar Rp12 miliar. Namun karena adanya kebijakan penanganan wabah Covid-19, anggaran ini mendapat rasionalisasi dan pemotongan sebesar 50 persen. Anggaran ini diperuntukan buat pembangunan Kantor PD Pancakarya

“Kalau kami dapat, alhamdulillah. Kalau tidak juga tidak apa-apa, ini juga buat kepentingan daerah Maluku yang kita cintai bersama. Kita ingin menaikkan perfoma perusahaan, salah satunya membenahi fasilitas kantor. Ketika performa perusahaan dalam kondisi prima, dampaknya juga positif buat daerah berupa kontribusi PAD,” menurutnya.

Bagi Rusdy, saat ini dirinya akan fokus dan konsisten pada empat kerja prioritas yakni membenahi manajemen perusahaan, memperbaiki fasilitas perusahaan, meningkatkan mutu SDM, serta melakukan inovasi dan ekspansi bisnis sehingga membuka kran pendapatan bagi perusahaan daerah ini. (w55).

Berita Terkait

Pembangunan Fondasi dan Saluran Pembuangan Bendung Way Apo Dipercepat
Gubernur Sambut Menhub, Menteri KKP dan Kepala BKPM RI
Republik Seychelles Siap Mitra Bangun Pariwisata Maluku
BPJS luncurkan program Relaksasi Bagi Peserta Tunggakan
Diprediksi, Pendapatan Maluku Dari Blok Masela Rp 60 Triliun
Perda Tentang Maluku Energi Disetujui, DPRD Ketok Palu
Situasi Covid-19, PT Taspen Siapkan Layanan E-Klim
Pertemuan Kepala SKK Migas dan Gubernur Maluku, Terobosan Besar
Berita ini 415 kali dibaca

Berita Terkait

Saturday, 29 May 2021 - 13:21 WIT

Pembangunan Fondasi dan Saluran Pembuangan Bendung Way Apo Dipercepat

Friday, 5 February 2021 - 17:12 WIT

Gubernur Sambut Menhub, Menteri KKP dan Kepala BKPM RI

Monday, 28 December 2020 - 12:06 WIT

Republik Seychelles Siap Mitra Bangun Pariwisata Maluku

Thursday, 17 December 2020 - 11:23 WIT

BPJS luncurkan program Relaksasi Bagi Peserta Tunggakan

Friday, 6 November 2020 - 13:48 WIT

Diprediksi, Pendapatan Maluku Dari Blok Masela Rp 60 Triliun

Berita Terbaru