IM-Ambon-Warga Masyarakat Negeri Leinitu, Kecamatam Nusalaut, Kabupatan Maluku Tengah (Malteng), keluh terhadap pemerintahan yang di pimpin oleh Pj Negeri Leinitu inisial DT.
Minggu 12/03/23.
Pasalnya, Pj Negeri Leinitu hingga saat ini tidak perna merubah struktur Saniri Negeri sewaktu masih menjabat Raja Negeri Leinitu, Kec Nusalaut, Kab Malteng pada periode pertama tahun 2010 s/d 2016.
Lebih ironisnya lagi, bukan hanya dari tahun 2010 s/d 2016 saja akan tetapi, hal tersebut berlanjut dari tahun 2016 s/d 2022 februari.
Hal tak terduga pun terjadi pada warga Leinitu, Kec Nusalaut, Kab Malteng, mereka menganggap kalau DT sudah tidak lagi menjadi pemimpin di Negeri Leinitu
Namun anggapan mereka pun pupus lantaran DT di bulan Mei tahun 2022 s/d 2023 dia dilantik pula menjadi Pj Negeri.
Timbul pertanyaan besar dihadapan warga masyarakat Leinitu, saat DT dilantik menjadi Pj Negeri Leinitu pada februari 2023, oleh Pj Bupati Maluku Tengah yang berlangsung di Baileo Soekarno Kota Masohi.
Warga menduga ada sesuatu dibalik pelantikan DT menjadi Pj negeri Leinitu, dan menurut warga ini merupakan sesuatu yang buruk bagi Negeri Leinitu disaat DT menjadi Pj kembali.
Menurut warga DT selama menjadi Raja hingga Pj Negeri saat ini tidak perna DT membahas anggaran terkait pembelanjaan Negeri.
Warga pun juga meraha resa atas kepemimpinan DT karena dinilai arogan, DT dinilai tidak mengindahkan masukan atau tidak menerima kritikan dari setiap warga yang ingin mempertanyakan hal-hal didalam Negeri Leinitu.
Warga Negeri Leinitu berharap ada langka baik dari Pemerintah Daerah Kabupaten Maluku Tengah maupun Pemerintah Provinsi Maluku untuk mengevaluasi Pj Negeri Leinitu.
Ada pun warga yang berharap, Kejati Maluku untuk memanggil Pj Negeri Leinitu agar diperiksa dan dimintai klarifikasi terkait anggaran ADD dan DD selama menjabat sebagai Raja Negeri Leinitu hingga pula menjadi Pj Negeri Leinitu.(IM-07)






