Sekelompok Pemuda Aru Mempertanyakan Kehadiran Danlantamal IX Di Aru. Aksi Pembakaran 1000 Lilin Di Lakukan Demi Keadilan Yang Sudah Mati.

- Publisher

Wednesday, 15 December 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

IM, Dobo : Sebagai bentuk ketidak adilan Negeri ini terhadap perampasan tanah adat seluas 689 Hektar milik masyarakat Desa Marafenfen, Kecamatan Aru Selatan, Kepulauan Aru. Maluku.

Sengketa Lahan dengan TNI AL ini kemudian di menangkan oleh TNI AL lewat persidangan Pengadilan Negeri Dobo pada November lalu.

Namun,keadilan terus di cari dengan Upaya hukum lanjutan dengan melaksanakan banding di Pengadilan Tinggi Ambon oleh Tim pengacara Masyarakat Marafenfen.

Rentetan pengawalan terus di lakukan lewat aksi aksi demonstrasi oleh kelompok kelompok pemuda Aru terhadap persoalan lahan adat tersebut. Pada hari Selasa 14 Desember 2021. Terlihat kelompok Pemuda Aru sedang laksanakan Demonstrasi baik di depan Kantor DPRD Aru, maupun di Kantor Bupati Aru, para pendemo itu menentang dengan keras kedatangan Danlantamal IX di Deda Marafenfen. para Pendemo yang di pimpin oleh beberapa Aktivis GMKI dan GMNI ini meminta Pemerintah daerah menjelaskan kenapa Danlantamal IX tiba di Aru tetapi masyarakat tidak tahu, mereka juga meminta pencabutan Ijin operasional Dewan Adat Aru (DAA) karena menurut mereka DAA bukan lagi membela kepentingan masyarakat Adat tetapi lebih pada membela kepentingan Penguasa atau yang berduit.

para pendemo kemudian membakar bakar banan didepan kantor Bupati. Tidak berepa lama kemudian bapa Wakil Bupati Muin Sogalrey bertemu para pendemo. Wakil Bupati berjanji akan melanjutkan tuntutan para pendemo ke Bupati Aru dr Joham Gonga.

Para pendemo kemudian melanjukan aksi mereka ke Kantor Pertanahan kabupaten Aru, malam harinya aksi pembakaran 1000 lilin di lapangam Yos Sudarso Dobo. Kepada Media Ini Robert Tildjuir mengaku pembakaran lilin adalah bentuk protes matinya keadilan di Indonesia.

Pemerintah terkesan menutup mata melihat perjuangan masyarakat Adat. Tildjuir berharap, ada perhatian serius dari Pemerintah Pusat dan Daerah untuk tuntaskan kasus Marafenfen dengan kembalikan lahan 689 hektar ke tangan masyarakat Adat.
adapunpun tuntutan para pendemo adalah, Meminta mempertemukan masyarakat adat dan organisasi organisasi dengan Danlantamal IX, dan meminta kepada Kesbangpol untuk mencabut Ijin Operasional DAA.
(Dedi W)

Berita Terkait

Hari Ini Pelaksanaan Lomba Gerak Jalan Untuk Memeriahkan HUT RI ke 77 Di Dobo.
Melihat Peluang Sekda Terpilih Kabupaten Kepulauan Aru Pengganti Djumpa.
Peresmian Rumah Pastori Jemaat GPM Sinar Kasih Dobo Dihadiri Bupati Aru.
Target Pendapatan Sektor Perikanan Kepulauan Aru Anjlok. DPRD RDP Dengan Dinas Perikanan.
RAPBD Kepulauan Aru Tahun 2023 Alami Penurunan. Ini Rinciannya Dalam Sidang Paripurna DPRD Penyampaian KUA dan PPAS.
Bupati Johan Gonga Copot Kepsek Usai Tak Pilih Kades Terpilih
Sabtu Esok, Pengurus DPD Partai Golkar Kepulauan Aru Dilantik Duganata: Kesiapan Panitia Telah Final
DLH Kepulauan Aru Peringati HPSN, Dengan Berkomitmen 2024 Kota Dobo Terbersih Nomor Dua Di Maluku.
Berita ini 153 kali dibaca

Berita Terkait

Saturday, 13 August 2022 - 13:36 WIT

Hari Ini Pelaksanaan Lomba Gerak Jalan Untuk Memeriahkan HUT RI ke 77 Di Dobo.

Monday, 8 August 2022 - 06:03 WIT

Melihat Peluang Sekda Terpilih Kabupaten Kepulauan Aru Pengganti Djumpa.

Sunday, 24 July 2022 - 20:48 WIT

Peresmian Rumah Pastori Jemaat GPM Sinar Kasih Dobo Dihadiri Bupati Aru.

Thursday, 21 July 2022 - 08:48 WIT

Target Pendapatan Sektor Perikanan Kepulauan Aru Anjlok. DPRD RDP Dengan Dinas Perikanan.

Thursday, 21 July 2022 - 00:01 WIT

RAPBD Kepulauan Aru Tahun 2023 Alami Penurunan. Ini Rinciannya Dalam Sidang Paripurna DPRD Penyampaian KUA dan PPAS.

Berita Terbaru