IM- Piru,— Kasus Korupsi Bukanlah Hal Baru Bagi Indonesia, Khususnya Kab. Seram Bagian Barat.02/03/2023.
Seolah hal yang biasa dan lumbrah jika kita mendengar pembahasan terkait kasus – kasus dugaan korupsi yang melibatkan pejabat rendaha sampai Pejabat tinggi di Kab. SBB. Bagi para terduga dan calon tersangka masih sibuk menjilat dan mencari muka di depan Pimpinan.
Hal inilah yang menjadi Preseden buruk dan prestasi yang memalukan bagi Kabupaten Seram Bagian Barat apa bila Pj Bupati SBB Brigjen.TNI. Andi Chandra As’aduddin. SE,MH. tidak segera mengabil langkah. Bahkan beberapa bulan terakhir ini Pemerintah Daerah Sudah Berulang kali berhadapan dengan Masyarakatnya di Meja Hijau sebagai akibat dari bobroknya kinerja dari aparatur Silipil Negara (ASN) yang bekerja seenak gudelnya dalam mengabil setiap Keputusan atau kebijakan tanpa melihat dampak hukum bagi pemerintah daerah.
Menurut Marsel Maspaitella.SH sudah tiga kali Masyarakat yang di dampinginya berhadapan dengan Pemerintah Daerah di Persidangan TUN dan dua kali menang yaitu Masalah Pilkades Tala dan Pemecatan tujuh Anggota BPD Latu dan Satunya lagi masih berlanjut ke Pengadilan TTUN.” Dalam Persidangan Masalah Latu Kami menemukan adanya Bukti Pemalsuan Dokumen Seperti pengunduran diri Ke tujuh Anggota BPD Desa Latu dan bukti – bukti lain di dalam persidangan dan Klien saya akan menuntut balik ke pengadilan terkait masalah ini”. Jelas Maspaitella.
Saat di klrifikasi saat konferensi Pers oleh Media infomalukunews.com apakah kliennya akan memproses Hukum masalah ini terkait adanya dugaan tindak Pidana pemalsuan, Maspaitella mengamenkan hal tersebut.”ia kami akan memproses hukum masalah tersebut, agar tidak ada lagi fitnah – fitnah keji terhadap klien Saya”. tegas Maspaitella.
Menurur Maspaitella Bahkan saat ini Pemerintah daerah juga di gugat di Pengadilan Negeri ( PN ) Dataran Hunipopu terkait masalah Pilkades Tala, Pemerintah Daerah di Tuntut 6 Miliard ganti rugi dan proses persidangan sedang berjalan.
Bukan itu saja, dalam pantauan media infomalukunews.com selama Pj.Bupati SBB di jabat oleh Brigjen TNI.Andi Chandra As’aduddin SE.MH. tidak ada perubahan yang berarti, mulai dari sering bolak balik KPK RI untuk melakukan koordinasi untuk melakukan pendampingan terkait Aset Daerah senilai Miliaran Rupiah yang bermasalah maupun Persoalan lainnya, Sepertinya disiplin ilmu Serjana Ekonomi dan Master Hukum yang di sandang oleh As’aduddin sepertinya tidak bermanfaat dengan baik di Kabupaten yang bertajuk Saka mese Nusa yang kita cintai ini.
Apabila hal ini terus terjadi maka kepanjangan dari KAB.SBB bukan lagi Seram Bagian Barat tetapi KABUPATEN SENG BERES BERES.(IM-05)







