Menteri Pertanian Minta MI Kembangkan Kedelai dan Jagung di Maluku

- Publisher

Saturday, 7 May 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

IM-Ambon.-Menteri Pertanian Dr. Syahrul Yasin Limpo (SYL), SH, MH meminta Gubernur Maluku, Irjen Pol (Purn) Drs. Murad Ismail (MI), menyiapkan lahan untuk pengembangan komoditas Kedelai dan Jagung di Kabupaten/Kota di Provinsi Maluku.

Untuk Itu Dinas Pertanian Provinsi Maluku, sudah menindakkanjuti dengan menyiapkan lahan melebihi permintaan SYL

Permintaan Menteri Pertanian, setelah silahturahmi Gubernur Maluku, dengan orang pertama di Kementerian Pertanian itu di salah satu restoran di Kota Makassar, Jumat (6/5/2022).

Pertemuan itu sekaligus membicarakan pengembangan Pertanian di Provinsi Maluku bersama Ketua Tim Gubernur Percepatan Pembangunan (TGPP) Hadi Basalamah dan Kabiro Umum Setda Maluku, Affandy Hasanussi, S.STP, M.Si.

Dalam pertemuan itu Menteri Pertanian menyampaikan, kepada Gubernur Maluku, agar Pemda Provinsi menyiapkan lahan masing-nasing kabupaten/kota 1.000 Hektar untuk pengembangan Kedelai dan Jagung tersebar di kabupaten/kota di Provinsi Maluku.

Kepala Dinas Pertanian Provinsi Maluku, Dr Ilham Tauda (IT) mengatakan, pertemuan Menteri Pertanian dengan Gubernur Maluku, di Kota Makassar, bukan pertama kali.

Kata dia, menindaklanjuti arahan Gubernur Maluku, sebelumnya kepada dirinya sebagai pelaksana tugas Kadis Pertanian Provinsi Maluku, beberapa waktu lalu agar segera bertemu Menteri Pertanian.

“Jadi arahan Pak Gubernur kepada saya dan Pak Ketua TGPP Hadi Basalamah, agar segera bertemu dengan Pak Menteri Pertanian, 29 Maret 2022 lalu di Jakarta,” tutur Tauda, ketika dihubungi, Sabtu (7/5/2022).

Dia mengaku, dalam pertemuan itu Menteri Pertanian, menyampaikan bahwa ada rencana pengembangan Jagung dan Kedelai di Provinsi Maluku.

Dikatakan, setelah pertemuan itu Dinas Pertanian Provinsi Maluku, menindaklanjuti arahan Menteri Pertanian.

“Jadi kita sudah tindaklanjuti awal April 2022 lalu, kita sudah bertemu dengan beberapa Dinas Pertanian kabupaten/kota dan kita telah melakukan kesepakatan dengan kabupaten/kota yang ingin mengembangkan Jagung dan Kedelai,”Ujarnya.

Dinas Pertanian Provinsi Maluku, terang dia, kemudian melakukan rencana pengembangan Jagung dan Kedelai di sejumlah kabupaten/kota. Dia mencontohkan, di Kabupaten Maluku Tengah rencana pengembangan Jagung 1.500 hektar dan Kedelai 3.000 hektar.

Kabupaten Buru, rencana pengembangan Jagung 500 hektar. Kabupaten Seram Bagian Barat, rencana pengembangan Jagung 1.000 hektar. Kabupaten Seram Bagian Timur, rencana pengembangan Jagung 1.500 hektar dan Kedelai 500 hektar.

Kabupaten Kepulauan Tanimbar, rencana pengembangan Jagung 1.500 hektar. Kabupaten Maluku Tenggara, rencana pengembangan Jagung 2.000 hektar dan Kedelai 500 hektar. Kabupaten Kepulauan Aru, rencana pengembangan Jagung 1.000 hektar. Kabupaten Maluku Barat Daya, rencana pengembangan Jagung 2.000 hektar. Kota Tual, rencana pengembangan Jagung 500 hektar.

“Jadi untuk realisasinya tergantung kesiapan dan komitmen Kabupaten/Kota,”Lanjutnya

Kendati begitu, dia mengakui, alasan para petani didaerah ini tidak mengembangkan tanaman Kedelai, karena berkaitan dengan persoalan pasar.

“Jadi hasil petani tidak terserap oleh pasar. Akibatnya para petani enggan untuk menanam Kedelai. Tapi hasil pembicaraan kita dengan Pak Menteri Pertanian, beliau menyampaikan akan menyiapkan pasar. Jadi rencana pengembangan Kedelai, Kementerian Pertanian siapkan pasar dan sarana produksinya, termasuk pupuk bibit dan peralatan,”Lanjutnya

Untuk itu, lanjut dia, Dinas Pertanian Provinsi Maluku, akan melakukan desk dengan Kementerian Pertanian untuk rencana pengembangan Kedelai. Prinsipnya, tambah dia, pertemuan dengan Menteri Pertanian 29 Maret dan 6 Mei 2022, pihaknya sudah siapkan segala sesuatu sesuai arahan gubernur Maluku.

Soal penerima bantuan, dia mengaku, dalam mekanismenya, jika sudah disetujui pemerintah pusat, pihaknya akan mendata calon penerima bantuan untuk memastikan petani penerima.

“Tentunya kita akan mengarahkan pada kabupaten/kota yang berkomitmen dan telah melakukan kesepakatan dengan Dinas Pertanian Provinsi Maluku. Jadi penentuan penerima bantuan ada di Kabupaten/Kota.”Ujarnya

Soal pemasaran hasil produksi Kedelai, dia mengaku, pihaknya fokus pada pengembangan kawasan karena sangat memudahkan.

“Terutama suplai logistik. Khusus transportasi di kabupaten/kota itu ada kesepakatan dengan pembeli. Jadi akan dibeli langsung ditingkat produksi dan langsung dipasarkan. Nanti kita tidak siapkan sarana transportasi karena sudah terpusat langsung dengan kabupaten/kota,” Tutupnya(IM03)

Berita Terkait

Kejutan Hangat untuk Kapolda Maluku, Pangdam Pattimura : Sinergitas TNI-Polri Harga Mati!
POLDA MALUT DIMINTA USUT PERAN CLARISSA DAN SUSILAWATTY, ATAS DUGAAN KASUS PENIPUAN APLIKASI FOLGERS 
Buka Mubes IV Majelis Latupati Maluku, Hendrik Lewerissa Tekankan Pentingnya Menjaga Warisan Adat dan Budaya
Deny indrawan lubis jabat kasatreskrim polresta ambon
Siaga Karhutla, Pemprov Maluku Catat 82 Titik Panas hingga 14 Oktober 2026
Menanti Putusan, Korban Dugaan Malpraktik Klinik eR’eL Percayakan Keadilan kepada Hakim, Minta Seluruh Bukti Diperiksa Cermat
Polres Kepulauan Aru Tetapkan 17 Tersangka Kasus Penganiayaan Empat ABK KM Maulana 23
Dorong Pemerataan Pembangunan, TMMD Ke-130 Kodim 1504/Ambon Resmi Dibuka
Berita ini 334 kali dibaca

Berita Terkait

Sunday, 18 October 2026 - 08:18 WIT

Kejutan Hangat untuk Kapolda Maluku, Pangdam Pattimura : Sinergitas TNI-Polri Harga Mati!

Saturday, 17 October 2026 - 12:19 WIT

POLDA MALUT DIMINTA USUT PERAN CLARISSA DAN SUSILAWATTY, ATAS DUGAAN KASUS PENIPUAN APLIKASI FOLGERS 

Friday, 16 October 2026 - 23:57 WIT

Buka Mubes IV Majelis Latupati Maluku, Hendrik Lewerissa Tekankan Pentingnya Menjaga Warisan Adat dan Budaya

Friday, 16 October 2026 - 21:23 WIT

Deny indrawan lubis jabat kasatreskrim polresta ambon

Thursday, 15 October 2026 - 19:44 WIT

Siaga Karhutla, Pemprov Maluku Catat 82 Titik Panas hingga 14 Oktober 2026

Berita Terbaru