lantik 48 Kepala Sekolah SD -SMP, Bupati Aru Tegaskan Tak Ada Toleransi Penyalahgunaan Dana bos

- Publisher

Saturday, 24 October 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

InfoMalukuNews.com,Dobo — Bupati Kepulauan Aru, Timotius Kaidel, menegaskan tidak boleh ada toleransi terhadap penyalahgunaan anggaran pendidikan maupun pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.

Penegasan tersebut disampaikan Kaidel saat pelantikan 48 kepala sekolah tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) se-Kabupaten Kepulauan Aru.

Dalam arahannya, Kaidel mengingatkan para kepala sekolah bahwa Dana BOS bukan untuk kepentingan pribadi, apalagi memperkaya diri sendiri. Dana tersebut harus digunakan untuk mendukung pelayanan pendidikan dan memenuhi kebutuhan operasional masing-masing sekolah.

“Dana BOS bukan untuk kepentingan pribadi, bukan untuk memperkaya diri sendiri, melainkan untuk mendukung pelayanan pendidikan dan kebutuhan operasional sekolah masing-masing. Pengelolaan harus dilakukan secara transparan, tertib, dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujarnya.

Kaidel bahkan menyoroti temuan serius berdasarkan hasil pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) tahun 2025 yang disampaikan kepada pemerintah daerah.

“Berdasarkan data temuan pemeriksaan tahun 2025 yang disampaikan kepada kita, terdapat persoalan serius terkait pertanggungjawaban Dana BOS, yang disebut mencapai 98 persen. Ini harus menjadi perhatian bersama dan tidak boleh terulang kembali,” tegasnya.

Menurut Kaidel, apabila pada tahun 2025 masih terdapat kesempatan untuk melakukan perbaikan, maka pada tahun 2026 pengelolaan anggaran pendidikan harus lebih tertib dan sesuai ketentuan yang berlaku.

“Pada tahun 2025 mungkin masih ada kesempatan perbaikan. Namun, pada tahun 2026 ini, tidak boleh ada toleransi terhadap penyalahgunaan anggaran maupun pengelolaan dana yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. Kepala sekolah harus menjadi orang pertama yang memastikan setiap rupiah anggaran pendidikan digunakan sesuai aturan,” tandasnya.

Selain persoalan pertanggungjawaban Dana BOS, Kaidel juga menyoroti kedisiplinan dan kehadiran guru di sekolah. Ia menegaskan bahwa disiplin merupakan fondasi utama dalam meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan.

“Kita berbicara tentang kinerja, tetapi jika kehadiran saja tidak dapat dipenuhi, bagaimana kita bisa berbicara tentang kualitas kinerja? Hadir di sekolah pun belum tentu menjamin seseorang telah bekerja dengan baik, apalagi jika tidak hadir sama sekali,” katanya.

Ia juga mengingatkan kepala sekolah agar menjadi teladan bagi para guru, terutama dalam hal kedisiplinan dan tanggung jawab menjalankan tugas.

“Jangan sampai seorang kepala sekolah menuntut guru untuk disiplin, tetapi dirinya sendiri tidak menunjukkan contoh yang baik,” lanjutnya.

Guru Dituntut Terus Tingkatkan Kompetensi

Dalam arahannya, Kaidel turut menekankan pentingnya peningkatan kualitas dan kompetensi guru secara berkelanjutan. Menurutnya, perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi menuntut tenaga pendidik untuk terus belajar serta menyesuaikan diri dengan perubahan zaman.

Kaidel menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Kepulauan Aru bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan telah sepakat untuk mengisi peringatan Hari Pendidikan dengan berbagai perlombaan dan kegiatan peningkatan mutu pendidikan.

Kegiatan tersebut tidak hanya diperuntukkan bagi peserta didik, tetapi juga melibatkan para guru sebagai bagian dari upaya meningkatkan kompetensi tenaga pendidik.

“Guru juga harus terus belajar. Jangan sampai kita berpikir bahwa karena sudah menjadi guru, kita tidak perlu lagi belajar. Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi sangat cepat. Kita harus selalu berusaha berada selangkah di depan peserta didik,” ungkapnya.

Ia menegaskan, budaya belajar tidak boleh berhenti setelah seseorang diangkat menjadi guru ataupun kepala sekolah. Sebaliknya, peningkatan kapasitas dan kompetensi harus menjadi bagian dari tanggung jawab profesional tenaga pendidik.

Pelantikan 48 kepala sekolah SD dan SMP tersebut diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat tata kelola pendidikan, meningkatkan kedisiplinan tenaga pendidik, serta memastikan penggunaan anggaran pendidikan berjalan transparan dan akuntabel.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Pelaksana Harian (Plh.) Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Aru, Adolof Pokar; Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Aru, Kadhafi Rumra; Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Aris F.A. Gainau; Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Aru, Yosep Lakesjanan; Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Aru, Hans Djerol.

Hadir pula Kepala Bagian Forkopimda, Johan Karams; Kepala Bagian Kerja Sama Setda Aru, Marvin Salakay; Kepala Bagian Perekonomian, Gusti Kaidel; para rohaniawan, serta tamu undangan lainnya.

Melalui pelantikan tersebut, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Aru menegaskan pentingnya tanggung jawab kepala sekolah dalam menjaga integritas, meningkatkan mutu pendidikan, serta memastikan setiap kebijakan dan anggaran pendidikan benar-benar memberikan manfaat bagi peserta didik.(IM-03)

Berita Terkait

JEMBATAN WAITOMU DAN MAKNA SEBUAH PENGABDIAN UNTUK NEGERI
Ketua DPRD Maluku Tolak Rencana Penyaluran Gaji ASN Lewat Kopdes Merah Putih
Wisata Kur Mendunia! Setelah Australia, Kini Turis Jerman Berlabuh di Hirit
JUMAT KELILING KAPOLDA MALUKU: SERAP ASPIRASI WARGA, PERKUAT PELAYANAN POLRI YANG HUMANIS
Komut Gas dan Energi Syaiful Chaniago Desak Kapolda Usut Kebakaran, Narasumber Sentil Keras: Jangan Sibuk Cari Pencitraan, LPG dan BBM Langka di Maluku! Presiden Diminta Evaluasi Jabatannya
Kodam XV/Pattimura: Penataan Kawasan Sungai Waitomu Berorientasi pada Manfaat Masyarakat
Gubernur Maluku Apresiasi Kolaborasi Pemda dan OJK, Maluku dan Ambon Raih Penghargaan TPAKD Regional
Pemkot Ambon Dukung Transformasi Kesehatan Digital Berbasis AI melalui Aiko Health
Berita ini 40 kali dibaca

Berita Terkait

Sunday, 25 October 2026 - 15:20 WIT

JEMBATAN WAITOMU DAN MAKNA SEBUAH PENGABDIAN UNTUK NEGERI

Sunday, 25 October 2026 - 12:39 WIT

Ketua DPRD Maluku Tolak Rencana Penyaluran Gaji ASN Lewat Kopdes Merah Putih

Sunday, 25 October 2026 - 12:33 WIT

Wisata Kur Mendunia! Setelah Australia, Kini Turis Jerman Berlabuh di Hirit

Saturday, 24 October 2026 - 20:04 WIT

JUMAT KELILING KAPOLDA MALUKU: SERAP ASPIRASI WARGA, PERKUAT PELAYANAN POLRI YANG HUMANIS

Saturday, 24 October 2026 - 13:58 WIT

Komut Gas dan Energi Syaiful Chaniago Desak Kapolda Usut Kebakaran, Narasumber Sentil Keras: Jangan Sibuk Cari Pencitraan, LPG dan BBM Langka di Maluku! Presiden Diminta Evaluasi Jabatannya

Berita Terbaru

Daerah

JEMBATAN WAITOMU DAN MAKNA SEBUAH PENGABDIAN UNTUK NEGERI

Sunday, 25 Oct 2026 - 15:20 WIT