Bina Marga Bongkar Jalan Mako-Kaiyeli, Tuanaya “Kita Serius”

- Publisher

Wednesday, 17 March 2021 - 16:49 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

IM, AMBON-Proyek jalan lapen poros Mako-Kayeli Kecamatan Waelata Kabupaten Buru ternyata akibat kondisi waktu, lalu personil di lapangan menggunakan batuan agregat yang tidak standar.

“Kita sudah ganti, bongkar. Malah kontraktornya ganti dengan material mahal,” ungkap Kepala Bidang Bina Marga Dinas PU Provinsi Maluku Aty Tuanaya kepada infomalukunews.com, Rabu (17/3/2021).

Dijelaskan kondisi lapangan ditambah pelaksanaan pekerjaan masuk akhir tahun yakni Desember 2020, sejumlah pihak di lapangan lalai lakukan pengawasan sebelum liburan.

Belum lagi banyak laporan dan hal-hal administrasi yang harus diselesaikan di Dinas PU Maluku.

Bidang Bina Marga sendiri akuinya, ketika itu menangani 66 paket proyek di seluruh Maluku Sedangkan Bidang Cipta Karya dan Sumber Daya Air masing-masing hanya 22 paket.

Namun begitu baik pihaknya maupun Dinas PU Maluku secara umum, kata dia, tidak akan mentolerir pekerjaan yang tidak sesuai dengan standar yang ditetapkan.

Terkait proyek jalan lapen Mako-Kayeli, sebagai instansi pemerintah kepentingan masyarakat di atas segalanya. Termasuk perputaran ekonomi daerah.

Belum lagi, proses audit yang siap menanti di belakang hari, sehingga tidak ada kata main-main.

“Kita serius, makanya kita kirim orang turun, pastikan masalah itu. Dan semua sepakat harus bongkar, ganti material,” akuinya.

Penjelasan Aty Tuanaya sinkron dengan klaim
Ketua Umum (Ketum) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) cabang Namlea Kabupaten Buru Indirwan M Souwakil.

“Sudah dua kali mengalami pembongkaran. Pertama hari Jumat 15 Januari 2021 dan pembongkaran ke dua Sabtu 6 Maret 2021,” jelas Souwakil.

Pembongkaran itu, menurut Souwakil, karena material agregat yang digunakan tidak sesuai spek yang ditentukan kontrak.

Proyek pembangunan lapisan penetrasi makadam (Lapen) Jalan Mako–Kaiely menelan anggaran Rp 9.757.332.209 bersumber dari Dana APBD perubahan tahun 2020

Dilaksanakan oleh PT Vidi Citra Kencana sejak 10 Desember 2020 dengan waktu pelaksanaan 72 hari Kalender.(pom)

Berita Terkait

Utus 5 Siswa Non Muslim Wakili Madrasah di Maluku Ikut Pentas Seni HAN 2022, MI di Buru Jadi Agen Moderasi Beragama
Kementan Dan TNI AD Pangdam XVI Pattimura Kerja Sama Peningkatan Padi B.1000
Pembangunan Bendungan Way Apu Suda Mencapai 40 Persen.
Pemda dan DPRD Berkolaborasi Membangun Kabupaten Bursel
Paripurna DPRD Kabupaten Bursel Ke 14 Bertepatan dengan 1 Tahun kerja Bupati Dan Wakil Bupati
Bupati Bursel Hj Safitri malik Soulisa Ikut Audiens Bersama Kementrian Kelautan RI
Dua Bocah Digarap Ayah Kandung, Kapolres Pulau Buru Menyapa Keluarga Korban
Dihantam Gelombang, Longboat Berpenumpang 15 Orang Tenggelam
Berita ini 286 kali dibaca

Berita Terkait

Friday, 1 March 2024 - 21:39 WIT

Ditemui Tim Ops NCS Polri, KH Nasaruddin Umar: Masjid Istiqlal Jadi Jembatan Pemersatu Bangsa

Friday, 1 March 2024 - 15:41 WIT

Kasatker BPJN Maluku: Proyek Lintas Buru Dipastikan Tuntas Juni 2024 

Friday, 1 March 2024 - 09:11 WIT

WUJUD KEPEDULIAN TERHADAP MASYARAKAT, KORAMIL 1513-O1/PIRU GELAR JUMAT BERSIH DI DESA WAISALA

Friday, 1 March 2024 - 00:45 WIT

Panwascam Salahutu Diduga Ulur Waktu Proses Laporan Pelanggaran Pemilu, Pelapor Desak Tuntaskan

Thursday, 29 February 2024 - 22:52 WIT

Sekda Buka Raker Regional Ekoregion Se-Sulawesi Dan Maluku Tahun 2024.

Thursday, 29 February 2024 - 22:29 WIT

Danlantamal IX Ikuti Rapim TNI-POLRI Tahun 2024

Thursday, 29 February 2024 - 22:06 WIT

Nur Akbar dan Ali Wael Di Periksa Krimsus Tipikor Polda Maluku.

Thursday, 29 February 2024 - 17:28 WIT

Kapolsek Manipa di periksa dan diganti, Kapolda: Polri wajib layani masyarakat

Berita Terbaru