IM — AMBON.’–Pembangunan Bendungan Way Apu yang terletak di Desa Wapsalit Kecamatan Lolong kuba dan Desa Weaflan Kecamatan Wae Lata Kabupaten Buru, Maluku, yang di kerjakan oleh PT Pembangunan Perumahan, dan PT Adhi Karya (KSO).
Proyek tersebut bersumber dari anggaran pendapatan belanja negara ( APBN) tahun 2017 – 2022 senilai Rp 2,1 Terliun.
Proyek Pembangunan Bendungan Way Apu ini masih terus di kerjakan meskipun kondisi cuaca eksterm di Kabupaten Buru namun pekerjaan tetap berjalan.
Saat ini lagi progress pekerjaan dan sudah sekitar 40% untuk MYC sebulan sebelum kontrak berakhir sehingga pekerjaan di percepat, ucap Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS) Maluku, Marva Rania Ibnu, kepada Infomaluku.news melalui Whatssap, Kamis (21/7/2022).
Dengan bekerja 24 jam proyek pembangunan Bendungan Way Apo di targetkan selesai tahun 2024. Karena Proyek Bendungan Way Apo ini adalah proyek strategis Nasional sehingga proyek ini dalam pengawasan Kejaksaan Tinggi ( Kejati) Maluku, ujar Ibnu.
Kata Ibnu, “beberapa aitime pekerjaan yang saat ini di kerjakan seperti pekerjaan timbunan zona 4 maindam, galian maindam, pekerjaan grouting maindam dan pekerjaan – pekerjaan lainnya di percepat”.
Menurut Ibnu, “Pembangunan Bendungan Way Apu Setelah rampung akan menjadi bendungan multi fungsi bagi masyarakat Maluku, dengan ketersediaan jaringan irigasinya, Dengan demikian bendungan yang di bangun dapat dimanfaatkan karena airnya mengalir sampai ke sawah – sawah milik petani di Buru”, terang Ibnu.
“Ia berharap semoga tidak ada kendala dalam proses pekerjaan, sehingga proyek ini secepatnya di selesaikan”, ujarnya.
Untuk di ketahui, pembangunan bendungan Way Apu di bangun di atas lahan seluas kurang lebih 422, 08 hektar, dan tipe zonal urugan ini tegak dengan tinggi mencapai 72 meter, lebar puncak 12 meter, panjang puncak 490 meter, dan luas daerah genangan mencapai 235,10 hektar, tuturnya.(IM03)






