Halimun Minta Sengketa Tanjung Sial Segera Diakhiri, Jangan Biarkan Hak Masyarakat Terabaikan

- Publisher

Sunday, 2 August 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

InfoMalukuNews.com,Ambon – Anggota DPRD Provinsi Maluku, Halimun Saulatu, meminta pemerintah segera menuntaskan sengketa batas wilayah di kawasan Tanjung Sial yang telah berlangsung selama bertahun-tahun.

Menurut Halimun, lambannya penyelesaian konflik tersebut menyebabkan masyarakat terus menghadapi ketidakpastian hukum dan administrasi, sehingga berdampak pada pelayanan publik serta pelaksanaan pembangunan.

“Kami tidak ingin sengketa ini terus berlarut-larut dan pada akhirnya masyarakat yang menjadi korban. Hak-hak dasar mereka harus menjadi prioritas dalam setiap proses penyelesaian,” ujar Halimun saat dihubungi dari Ambon, Jumat (31/7/2026).

Ia menjelaskan, persoalan batas wilayah yang belum terselesaikan telah memunculkan berbagai persoalan di tengah masyarakat, mulai dari administrasi kependudukan, pelayanan pemerintahan, hingga terhambatnya program pembangunan.

“Ketidakpastian ini membuat masyarakat berada dalam posisi yang dirugikan. Karena itu, penyelesaiannya harus mengedepankan kepentingan warga, bukan kepentingan lain,” tegasnya.

Halimun juga mengapresiasi langkah Gubernur Maluku yang dinilai aktif mendorong penyelesaian sengketa tersebut melalui koordinasi dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

“Sebagai anggota DPRD, kami memberikan apresiasi kepada Gubernur Maluku atas langkah-langkah yang telah diambil. Upaya ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah untuk mencari solusi yang memberikan kepastian bagi masyarakat,” katanya.

Selain itu, Halimun mengajak seluruh elemen masyarakat agar tidak mudah terpancing isu-isu yang berpotensi memicu konflik. Ia meminta semua pihak menjaga situasi keamanan dan ketertiban sambil menunggu keputusan pemerintah terkait penetapan batas wilayah.

“Saya mengajak semua pihak untuk tetap menjaga keamanan, menahan diri, dan mengutamakan dialog agar persoalan ini tidak berkembang menjadi konflik sosial yang merugikan semua pihak,” ujarnya.

Ia juga meminta Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah dan Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Barat tetap menjamin pelayanan dasar kepada masyarakat di kawasan sengketa tanpa membedakan status wilayah yang masih dalam proses penyelesaian.

“Pelayanan kepada masyarakat tidak boleh terhenti. Apa pun kondisinya, kebutuhan dasar warga harus tetap dipenuhi secara adil dan tanpa diskriminasi,” tegas Halimun.

Lebih lanjut, Halimun mengimbau seluruh pihak menghormati keputusan Pemerintah Pusat terkait penyelesaian batas wilayah tersebut. Menurutnya, keputusan akhir harus diterima sebagai dasar terciptanya kepastian hukum, kelancaran penyelenggaraan pemerintahan, serta percepatan pembangunan.

“Pada akhirnya kita semua harus menghormati keputusan Pemerintah Pusat. Yang terpenting adalah masyarakat memperoleh kepastian hukum, pelayanan publik berjalan baik, dan pembangunan tidak lagi terhambat akibat sengketa wilayah,” tandasnya.(IM-03)

Berita Terkait

Bupati SBB Ir. Asri Arman Diduga Alihkan Perusahaan Miliknya PT Rosari Konsultan ke Karyawan, Untuk Kuasai Proyek APBN dan APBD, APH Diminta Usut.
BMKG Gelar Sekolah Lapang Cuaca Nelayan di Ambon, Tingkatkan Keselamatan Melaut
BPK Bongkar Dugaan Kejanggalan BBM Setda SBB! Mobil Dinas Bupati dan Ketua TP-PKK Masuk Daftar Temuan
Asri Arman Dituding Bangun ‘Kerajaan Keluarga’ di Pemkab SBB, Putra Daerah Makin Tersisih Dari Jabatan Strategis
Peringati HAN, Pemkot Dorong Pendidikan Karakter dan Literasi Global Berbasis Budaya Pela 
Ketua DPRD Maluku Dorong Percepatan Perda Masyarakat Hukum Adat sebagai Payung Hukum Daerah
Gubernur Maluku Jajaki Kerja Sama Strategis dengan ASDP untuk Perkuat Konektivitas Antarpulau
Pam Pelni Kodaeral IX Gagalkan Penyelundupan Kepiting Kenari dan Sopi Ilegal di KM Nggapulu
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Sunday, 2 August 2026 - 12:59 WIT

Bupati SBB Ir. Asri Arman Diduga Alihkan Perusahaan Miliknya PT Rosari Konsultan ke Karyawan, Untuk Kuasai Proyek APBN dan APBD, APH Diminta Usut.

Sunday, 2 August 2026 - 09:08 WIT

Halimun Minta Sengketa Tanjung Sial Segera Diakhiri, Jangan Biarkan Hak Masyarakat Terabaikan

Sunday, 2 August 2026 - 08:01 WIT

BMKG Gelar Sekolah Lapang Cuaca Nelayan di Ambon, Tingkatkan Keselamatan Melaut

Friday, 31 July 2026 - 14:19 WIT

BPK Bongkar Dugaan Kejanggalan BBM Setda SBB! Mobil Dinas Bupati dan Ketua TP-PKK Masuk Daftar Temuan

Friday, 31 July 2026 - 09:53 WIT

Asri Arman Dituding Bangun ‘Kerajaan Keluarga’ di Pemkab SBB, Putra Daerah Makin Tersisih Dari Jabatan Strategis

Berita Terbaru