Gunakan Air Raksa Penambang Emas Ditangkap di Tehoru

- Publisher

Sunday, 9 May 2021 - 19:42 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

IM, MASOHI-H alias La Ane (40) ditetapkan tersangka oleh Polres Maluku Tengah (Malteng) dalam perkara ilegal mining atau penambangan ilegal di dusun Supulesi, Desa Tehoru, Kecamatan Tehoru Kabupaten Malteng.

“Sudah kami tahan, tersangka kita jerat dengan pasal 161 Undang-undang RI nomor 3 Tahun 2020 tentang perubahan atas UU RI nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batu Bara, dengan ancaman hukuman 5 Tahun,” kata Kapolres Malteng AKBP Rositah Umasugi kepada wartawan, Minggu (9/5/2021).

Tim penyidik Satuan Satreskrim Polres Malteng menangkap H karena kedapatan menggunakan merkuri dalam pengolahan emas, sejumlah barang bukti juga disita termasuk tromol dan peralatan lain.

Rositah Umasugi menjelaskan, penangkapan H setelah pihaknya mendapat informasi masyarakat terkait aktivitas pendulangan emas menggunakan tromol.

“Kita mendapatkan informasi adanya aktivitas tambang menggunakan tromol  di dusun Supelesi, yang pastinya juga menggunakan air raksa (merkuri),” katanya.

Mendapat informasi tersebut, maka tim Polres Malteng pada pukul 02.30 WIT Sabtu kemarin dipimpin KBO Reskrim bergerak ke lokasi dan hasilnya ditemukan tromol tersebut.

Tiba di TKP petugas langsung bergerak menuju rumah pelaku. Petugas menemukan sejumlah barang bukti di belakang rumah pelaku.

“Kami mengamankan pelaku H alias La Ane, serta barang bukti mercuri dengan berat kurang lebih 6 kg, yang disimpan dalam botol aqua 600 ml,” ungkap Rositah.

Selain merkuri, petugas mengamankan material emas hasil olahan volume 212 gram. Kemudian  4 buah tromol, 3 buah vambel tromol dan 1 unit mesin merek yanmar, 1 unit gearbox, serta 10 karung material yang belum diolah dengan berat keseluruhan kurang lebih 208 kg.

Pelaku mengaku mendapatkan bahan-bahan kimia itu dari Desa Iha, Kecamatan Huamual, Kabupaten Seram Bagian Barat.

Mercuri sebanyak kurang lebih 6 kg itu pelaku beli langsung di Negeri Iha, Kecamatan Huamual Kabupaten SBB, dengan harga beli Rp. 400.000, per kg.

Rosita menjelaskan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku dengan barang bukti digelandang ke Mapolres Malteng.

“Untuk dilakukan pemeriksaan secara intensif terhadap pelaku,” kata Kapolres Malteng itu. (w55).

Berita Terkait

Polres SBB Bergerak Cepat Menangkap Tersangka Pembunuhan Terhadap Istri Sendiri di desa Nuruwe.
Kapolres Bursel Didesak Bentuk Mapolsek Fena Fafan.
Peringati Hari Bhakti Adhyaksa. Kejari Kepulauan Aru Gelar Seminar Hukum.
Pekejaan proyek Fikitif dana Desa di Seriholo DPC GMNI SBB Minta Bendahara di Periksa.
Antisipasi Kriminalisasi Bupati Bursel Kunjungi Kapolres Buru.
Jaksa Tetapkan Tiga Tersangka Korupsi Timbunan RSUD Namrole.
Polres SBB Telah Terima Hasil Audit Kasus Korupsi ADD-DD Tomalehu Barat
“Penyalagunaan Dana Covid -19, 17 Anggota DPRD Malra Temui Kapolda Maluku
Berita ini 561 kali dibaca

Berita Terkait

Friday, 1 March 2024 - 21:39 WIT

Ditemui Tim Ops NCS Polri, KH Nasaruddin Umar: Masjid Istiqlal Jadi Jembatan Pemersatu Bangsa

Friday, 1 March 2024 - 15:41 WIT

Kasatker BPJN Maluku: Proyek Lintas Buru Dipastikan Tuntas Juni 2024 

Friday, 1 March 2024 - 09:11 WIT

WUJUD KEPEDULIAN TERHADAP MASYARAKAT, KORAMIL 1513-O1/PIRU GELAR JUMAT BERSIH DI DESA WAISALA

Friday, 1 March 2024 - 00:45 WIT

Panwascam Salahutu Diduga Ulur Waktu Proses Laporan Pelanggaran Pemilu, Pelapor Desak Tuntaskan

Thursday, 29 February 2024 - 22:52 WIT

Sekda Buka Raker Regional Ekoregion Se-Sulawesi Dan Maluku Tahun 2024.

Thursday, 29 February 2024 - 22:29 WIT

Danlantamal IX Ikuti Rapim TNI-POLRI Tahun 2024

Thursday, 29 February 2024 - 22:06 WIT

Nur Akbar dan Ali Wael Di Periksa Krimsus Tipikor Polda Maluku.

Thursday, 29 February 2024 - 17:28 WIT

Kapolsek Manipa di periksa dan diganti, Kapolda: Polri wajib layani masyarakat

Berita Terbaru