Diduga Dana Gempa Kabupaten SBB Rp 4 Miliar ‘Digelapkan’

- Publisher

Tuesday, 26 January 2021 - 18:05 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

IM, AMBON-Selisih anggaran sekitar Rp 4 miliar diduga sisa dana gempa bumi disinyalir hendak digelapkan oleh oknum pejabat Pemkab SBB. Warga yang rumahnya rusak namun tak mendapat bantuan diminta mewaspadai modus oknum pejabat tersebut.

Dikonfirmasi, Bendahara BPBD Kabupaten SBB La Ucu menjelaskan usulan anggaran untuk 1500 KK warga korban gempa bumi tahun 2019 lalu ke BPBN Pusat terakomodir sebanyak 1338 KK.

Terdiri dari korban gempa rumah rusak berat 266 unit dengan besaran bantuan Rp 50 juta, rusak sedang 405 unit dengan bantuan Rp 25 juta, sementara rusak ringan 667 unit Rp 10 juta.

“Jadi total dana yang diakomodir BNPB Pusat hanya Rp 30,95 miliar,” jelas La Ucu melalui telepon seluler diterima Selasa (26/1/2021).

Dikejar soal total dana yang sebetulnya Rp 35 miliar La Ucu mengaku. Namun dia memastikan kalau dari dana tersebut ada sisa maka akan kembalikan ke pemerintah pusat.

Ketua Gerakan Reformasi Indonesia (Gerindo) Maluku Yusri M Jusuf mensinyalir, pengembalian sisa anggaran ke pusat hanya akal-akalan.

Menurut dia, usulan 1500 KK ke BNPB Pusat telah sinkron dengan nilai Rp 35 miliar sesuai hasil konfirmasi mantan kepala BPBD SBB Nasir Surualy, menyebutkan nilai Rp 35 miliar.

“Jadi kalau 1500 KK kurang 1338 KK sama dengan 126 KK kalau ambil rata-rata dengan nilai bantuan rumah rusak sedang Rp 25 juta, ya hasilnya sekitar Rp 4 miliar,” sebut Yusri kepada sejumlah wartawan melalui telepon seluler.

Menurut Yusri patut dipertanyakan, kenapa dikembalikan sementara dana bantuan harus terpakai habis. Dan kenapa sisa 126 KK ini tidak terakomodir.

“Bisa jadi uang sisa ini mau digelapkan, yang namanya bantuan bencana alam itu tidak harus ada sisa, tidak bisa begitu, namanya bantuan harus dipakai habis,” kata Yusri.(pom)

Berita Terkait

Kodam Pattimura Dukung Patroli Bersama Bakamla RI 
Polres SBB Bergerak Cepat Menangkap Tersangka Pembunuhan Terhadap Istri Sendiri di desa Nuruwe.
Kapolres Bursel Didesak Bentuk Mapolsek Fena Fafan.
Peringati Hari Bhakti Adhyaksa. Kejari Kepulauan Aru Gelar Seminar Hukum.
Pekejaan proyek Fikitif dana Desa di Seriholo DPC GMNI SBB Minta Bendahara di Periksa.
Antisipasi Kriminalisasi Bupati Bursel Kunjungi Kapolres Buru.
Jaksa Tetapkan Tiga Tersangka Korupsi Timbunan RSUD Namrole.
Polres SBB Telah Terima Hasil Audit Kasus Korupsi ADD-DD Tomalehu Barat
Berita ini 612 kali dibaca

Berita Terkait

Friday, 21 June 2024 - 21:02 WIT

Kick Off Gernas BBI BBWI 2024 “Maluku Mendunia”, Sadali : Tingkatkan Kemampuan Produksi UMKM

Friday, 21 June 2024 - 19:57 WIT

Dua Tahun Polda Maluku berhasil ungkap kasus 39 kasus korupsi kerugian capai RP 33 M.

Friday, 21 June 2024 - 19:08 WIT

DPW IKAPPI Provinsi Maluku Berbagi Hewan Kurban Kepada Pedagang Pasar Gambus Kota.

Friday, 21 June 2024 - 17:55 WIT

Pelayanan SKCK Online, Sistem Pelayanan Terintegrasi, Hindari Pungli dan Hemat Waktu 

Friday, 21 June 2024 - 17:03 WIT

Menilik Heroisme Gerakan Kaum Perempuan Indonesia Dulu dan Sekarang

Friday, 21 June 2024 - 15:47 WIT

Proyek Preservasi Jalan Namlea, Samalagi, Air Buaya dan Teluk Bara Bermasalah

Friday, 21 June 2024 - 06:44 WIT

Pimpin Sertijab Kapolsek Kairatu Timur, Ini Pesan Kapolres

Friday, 21 June 2024 - 01:04 WIT

Mewujudkan Rasa Rindu Kepada Purnawirawan Polri Dan Warakauri, AKBP Sulastri Sukidjang Menggelar Kunjungan Silaturahmi 

Berita Terbaru