IM_ Piru,- Lomba nyanyi Pesta Paduan Suara Gerejawi (PESPARAWI) merupakan agenda tahunan yang di lombakan mulai dari tingkat Kecamatan sampai dengan tingkat nasional.(05/12/2023).
Menurut Ketua LPPD Kab.SBB bahwa proses seleksi atau audisi di lakukan di setiap Kecamatan yang selanjutnya di lakukan finalisasi di tingkat Kabupaten, berdasarkan laporan Ketua LPPD Kab.SBB yang juga Kepala Dinas Pariwisata, Jems Kapuate saat pembukaan lomba di Gedung Hatutelu di sampaikan bahwa anggaran yang di sediakan oleh pemerintah daerah adalah sebanyak Rp.350.000.000.
Namun kegiatan akbar ini dapat berjalan dengan baik oleh karena dukungan dan kerja sama panitia dan team.
saat di wawancarai oleh media infomalukunews.com, Kapuate menyampaikan bahwa proses ini dapat terlaksana dengan baik oleh karena adanya dukungan baik secara moril maupun materil.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada pemerintah daerah, para camat, pimpinan gereja maupun masyarakat yang telah mendukung proses kegiatan lomba pesparawi ini sehingga dapat terlaksana dengan baik, terkait dengan ketersediaan Anggaran yang di sediakan oleh Pemerintah daerah, cukup karena Proses Audisi kita lakukan di masing – masing kecamatan di Kab.Seram Bagian Barat dan finalnya di lakukan di gedung hatutelu selama dua hari ini.
Harapan saya kedepannya lewat hasil audisi tingkat kabupaten ini, kita dapat mencetak kader – kader atau penyanyi terbaik yang dapat mengharumkan kabupaten di tingkat provinsi maupun nasional” ucap kapuate.
Saat membuka kegiatan PESPARAWI. IV Pj.Bupati, Brigjen TNI Andi Chandra As’aduddin SE,.MH memberikan apresiasi kepada peserta lomba yang sebelumnya telah mengharumkan Kab.SBB baik di tingkat Provinsi maupun di tingkat Nasional, dirinya juga menyemangati para peserta lomba agar berlatih dengan sungguh – sungguh.
“Saya berharap para peserta lomba apabila ada peserta yang tidak lolos, jangan kecewa dan putus asa, apalagi mencari kambing hitam dan saling pempersalahkan, karena Kerja keras dan proses tidak akan mengecewakan hasil, saya juga berharap prestasi para peserta lomba dapat mempertahankan prestasi dalam lomba di tahun sebelumnya, dan dapat mengharumkan kabupaten saka mese nusa yang kita cintai ini”.Tutup As’aduddin.(IM.KR)






