Proyek Bendungan Way Apo Dipercepat, 2 Paket Pekerjaan Dikejar

- Publisher

Thursday, 10 June 2021 - 23:55 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

IM, AMBON-Proyek strategis nasional Bendungan Way Apo terus diupayakan untuk dipercepat pembangunannya.

Pihak Balai Wilayah Sungai (BWS) Provinsi Maluku mengaku pembangunan bendungan di pulau Buru itu mulai masuk tahap paling vital.

Yakni pembangunan main dam atau bendungan utama. Termasuk pekerjaan penguatan di lereng terowongan yang mulai dilaksanakan.

“Jadi ada dua paket pekerjaan utama. Pertama paket 1 yaitu galian main dam, pekerjaan shotcrete proteksi lereng terowongan pengelak  inlet dan outlet. Kemudian pekerjaan portal terowongan dan persiapan pekerjaan timbunan zona 4 random batu,” papar PPK Bendungan Way Apo, Albi, melalui pesan WhatsApp, Kamis (10/6/2021).

Berikutnya lanjut Albi, untuk Paket 2 yakni pekerjaan jalan masuk, galian spillway dan fasilitas pendukung untuk umum

Bendungan Way Apo di Kabupaten Buru kini memasuki tahapan paling strategis. Yaitu galian untuk membangun pondasi bendungan  terowongan pengelak aliran sungai (spillway).

Pekerjaan galian tersebut untuk mencari pondasi yang kuat untuk dasar bendungan. Juga galian menuju terowongoan pengelak sungai.

Harapan agar Bendungan Way Apo tidak terhambat telah disampaikan banyak pihak.

Termasuk Danrem Danrem151/ Binaiya Brigjen TNI Arnold Rittiyauw ketika mengunjungi bendungan tersebut beberapa waktu lalu.

“Saya harap semua tokoh adat sama- sama mendukung dan membantu jalannya proyek waduk ini, bila waduk ini rampung dapat meningkatkan perekonomian di Pulau Buru dan dapat mengantisipasi genangan banjir yang selama ini dihadapi masyarakat di dataran Waeapo,” ujar perwira TNI-AD satu bintang itu.

Bendung Way Apo di Kabupaten Buru Provinsi Maluku dibangun dengan multifungsi. Selain mengairi lahan pertanian di dataran Way Apo, bendung tersebut juga untuk mencegah dataran penghasil beras dari Maluku itu dari banjir yang tiap tahun selalu terjadi.

Bendungan ini juga diharapkan menambah pasokan energi listrik masyarakat yang terus meningkat. Dan berikut tentu saja dapat menjadi salah satu objek pariwisata di daerah itu.

Dilansir dari Kompas.com dua konsorsium terlibat dalam pembangunan bendungan tersebut yakni PT Hutama Karya (Persero) bersama PT Jaya Konstruksi Manggala Pratama Tbk.

Mega proyek tersebut dibagi dalam 2 paket pekerjaan yakni paket 1 atau bendungan utama (main dam) dan paket 2 saluran pelimpah (spillway) dan fasilitas lainnya.

Paket 2 sendiri total nilai kontraknya mencapai Rp 1,013 trilun bersumber dari APBN Tahun 2017-2022.

Sebagaimana desainnya saluran pelimpah (spillway) menggunakan tipe kombinasi, yaitu pelimpah samping-pelimpah berpintu.

Saluran pelimpah adalah struktur bangunan mengendalikan aliran air dari bendungan ke daerah hilir. Saluran ini berfungsi melepas banjir sehingga air tidak melebihi kapasitas bendungan.(pom)

Berita Terkait

Utus 5 Siswa Non Muslim Wakili Madrasah di Maluku Ikut Pentas Seni HAN 2022, MI di Buru Jadi Agen Moderasi Beragama
Kementan Dan TNI AD Pangdam XVI Pattimura Kerja Sama Peningkatan Padi B.1000
Pembangunan Bendungan Way Apu Suda Mencapai 40 Persen.
Pemda dan DPRD Berkolaborasi Membangun Kabupaten Bursel
Paripurna DPRD Kabupaten Bursel Ke 14 Bertepatan dengan 1 Tahun kerja Bupati Dan Wakil Bupati
Bupati Bursel Hj Safitri malik Soulisa Ikut Audiens Bersama Kementrian Kelautan RI
Dua Bocah Digarap Ayah Kandung, Kapolres Pulau Buru Menyapa Keluarga Korban
Dihantam Gelombang, Longboat Berpenumpang 15 Orang Tenggelam
Berita ini 593 kali dibaca

Berita Terkait

Friday, 1 March 2024 - 21:39 WIT

Ditemui Tim Ops NCS Polri, KH Nasaruddin Umar: Masjid Istiqlal Jadi Jembatan Pemersatu Bangsa

Friday, 1 March 2024 - 15:41 WIT

Kasatker BPJN Maluku: Proyek Lintas Buru Dipastikan Tuntas Juni 2024 

Friday, 1 March 2024 - 09:11 WIT

WUJUD KEPEDULIAN TERHADAP MASYARAKAT, KORAMIL 1513-O1/PIRU GELAR JUMAT BERSIH DI DESA WAISALA

Friday, 1 March 2024 - 00:45 WIT

Panwascam Salahutu Diduga Ulur Waktu Proses Laporan Pelanggaran Pemilu, Pelapor Desak Tuntaskan

Thursday, 29 February 2024 - 22:52 WIT

Sekda Buka Raker Regional Ekoregion Se-Sulawesi Dan Maluku Tahun 2024.

Thursday, 29 February 2024 - 22:29 WIT

Danlantamal IX Ikuti Rapim TNI-POLRI Tahun 2024

Thursday, 29 February 2024 - 22:06 WIT

Nur Akbar dan Ali Wael Di Periksa Krimsus Tipikor Polda Maluku.

Thursday, 29 February 2024 - 17:28 WIT

Kapolsek Manipa di periksa dan diganti, Kapolda: Polri wajib layani masyarakat

Berita Terbaru