ADD 2023, Kades Lisabata Programkan Singkong Sebagai Produk Ketahanan Pangan Desa.

- Publisher

Saturday, 20 January 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

IM- Lisabata, SBB.- Untuk mengatasi kesulitan pangan dan menggenjot pertumbuhan ekonomi masyarakat Desa Lisabata Kec Taniwel, Kab. SBB.melalui program Desa yang di anggarkan dari Dana Desa Tahun Anggaran 2023.(19/01/2024).

Program yang di lakukan oleh Pemerintah Desa Lisabata ini, dilakukan dengan melibatkan masyarakat selain untuk memenuhi kebutuhan sehari – hari sebagai pangan alternatif dapat juga di jual untuk memenuhi kebutuhan sehari – hari.

Kepada Media ini saat di temui, Kepala Desa Lisabata menyampaikan bahwa singkong merupakan salah satu produk Perkebunan yang memiliki nilai komersil tinggi selain dapat di jadikan sebagai makanan pokok alternatif dapat juga di jadikan sebagai produk cemilan seperti kerupuk yang banyak di minati baik oleh anak – anak maupun orang dewasa”.Ujar Kades.

Lanjutnya Selain Beras yang saat ini menjadi makanan pokok masyarakat, namun hampir setiap bulan mengalami kenaikan harga yang lumayan tinggi, maka saya mengajak masyarakat untuk lebih memilih singkong sebagai pangan lokal yang tidak kalah dengan beras, yang memiliki karbohidrat tinggi untuk kebutuhan nutrisi tubuh kita, sekarang ini banyak dari masyarakat kita yang memilih beras sebagai makanan pokok padahal dulu Beras atau nasi sering di jadikan makanan sampilan sebagai pendamping Sagu dan singkong, untuk itu saya mendorong masyarakat desa lisabata untuk menjadikan singkong sebagai menu makanan pendamping atau bahkan dapat di jadikan sebagai makanan utama, karena singkong dapat di olah menjadi berbagai menu baik itu singkong rebus, singkong goreng bahkan dapat di olah menjadi Suami/sangkola (nama menu makan jaman dulu yang di parut dan di kukus).

Ada Kurang lebih 80.000. Pohon singkong yang kita tanam di atas Lahan tidur seluas 2 Hektare Lahan yaitu setiap meter persegi kita buat empat Kuming (gundukan bedeng), di mana ada berbagai jenis singkong yang kita tanam seberti singkong yang usianya 3 bulan maupun 6 bulan masa panen dan saya yakin jika singkong yang kita tanam ini di panen maka dari jumlah 80.000 anakan ini, satu pohon saja dapat menghasilkan 3 – 4 kg singkong maka kalau 80.000 anakan di panen dalam waktu 3 – 6 bulan akan menghasilkan 240.000 kg atau sebanyak 240 ton sekali panen dan jika di rupiahkan maka per kg di jual dengan harga Rp.3.000 saja maka kita akan menghasilkan Rp.720.000.000,- Sekali panen. Hitung media ini.

Artinya Kalau program ketahanan pangan yang di fokuskan maka dalam 1 tahun akan menghasilkan Rp.1.440.000.000 per tahun untuk 2 kali panen, kalau tidak meleset dari hitungan.(IM.KR).

Berita Terkait

Pemkot Ambon Perkuat Fasilitasi Haji 2026, Manasik Jadi Bekal Kemandirian Jamaah
Bupati SBB Ir. Asri Arman Diduga ‘Tipu Negara’, Lantik Pejabat yang Belum Penuhi Syarat
Fatlolon Dituntut 8 Tahun, Isu Diskriminasi Bayangi Kasus PT Tanimbar Energi
Wali Kota Apresiasi Perumdam Tirta Yapono yang Raih Top BUMD Bintang 4  
Polri Tegaskan Rekrutmen Taruna-Taruni Akpol 2026 Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis
OJK Lantik Pejabat Strategis, Perkuat Pengawasan Sektor Keuangan
Kapolres SBB: Tak Ada Ampun! Pelaku dan Provokator Konflik Ani–Pawae Tetap Diproses Hukum
Golkar Maluku Soroti Fiskal Daerah hingga Hak Masyarakat dalam Proyek Blok Masela
Berita ini 223 kali dibaca

Berita Terkait

Friday, 17 April 2026 - 23:12 WIT

Pemkot Ambon Perkuat Fasilitasi Haji 2026, Manasik Jadi Bekal Kemandirian Jamaah

Friday, 17 April 2026 - 08:12 WIT

Bupati SBB Ir. Asri Arman Diduga ‘Tipu Negara’, Lantik Pejabat yang Belum Penuhi Syarat

Friday, 17 April 2026 - 00:12 WIT

Fatlolon Dituntut 8 Tahun, Isu Diskriminasi Bayangi Kasus PT Tanimbar Energi

Wednesday, 15 April 2026 - 12:27 WIT

Wali Kota Apresiasi Perumdam Tirta Yapono yang Raih Top BUMD Bintang 4  

Tuesday, 7 April 2026 - 10:17 WIT

Polri Tegaskan Rekrutmen Taruna-Taruni Akpol 2026 Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis

Berita Terbaru