PC IMM SBB Desak Kapolda Maluku Tindak Tegas Aksi Premanisme dan Pengeroyokan Abdullah Mahu

- Publisher

Tuesday, 12 May 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Infomalukunews.com, Seram Bagian Barat–12-5-2026- Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PC IMM) Seram Bagian Barat (SBB) mengecam keras dugaan tindakan penganiayaan dan pengeroyokan terhadap seorang pemuda bernama Abdullah Mahu (18) yang terjadi pada Senin dini hari, 12 Mei 2026 sekitar pukul 03.00 WIT.

Ketua PC IMM SBB menilai aksi brutal yang dilakukan oleh sekelompok orang tersebut merupakan bentuk premanisme yang tidak dapat ditoleransi karena telah mengancam rasa aman masyarakat serta mencederai nilai-nilai kemanusiaan dan hukum di Kabupaten Seram Bagian Barat.

“Kami dari PC IMM SBB mengutuk keras tindakan pengeroyokan dan kekerasan yang dialami saudara Abdullah Mahu. Peristiwa ini merupakan tindakan biadab dan bentuk nyata premanisme yang harus segera ditindak tegas oleh aparat penegak hukum,” tegas Ketua PC IMM SBB dalam keterangannya.

Menurutnya, tindakan kekerasan yang terjadi di tengah masyarakat tidak boleh dibiarkan berulang karena dapat menimbulkan rasa takut, keresahan sosial, serta mengganggu stabilitas keamanan daerah.

PC IMM SBB juga meminta kepada Kapolda Maluku Irjen.Pol.prof.Dr.Dadang Hartanto,S.H.,S.I.K.,M.Si. beserta seluruh jajaran kepolisian agar segera mengusut tuntas kasus tersebut dan menangkap para pelaku agar tidak menimbulkan gejolak berkepanjangan di tengah masyarakat.

“Kami minta kepada Kapolda Maluku agar segera mengambil langkah cepat dan tegas untuk mengatasi persoalan ini. Para Pelaku harus segera ditangkap dan diproses sesuai hukum yang berlaku sehingga masyarakat merasa aman dan tidak terjadi gejolak sosial,” lanjutnya.

Selain mendesak aparat penegak hukum, PC IMM SBB juga mengimbau seluruh elemen masyarakat agar tetap menjaga situasi keamanan dan ketertiban serta tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang dapat memperkeruh keadaan.

Organisasi mahasiswa tersebut berharap aparat kepolisian mampu memberikan rasa keadilan kepada korban dan keluarga serta memastikan proses hukum berjalan secara transparan dan profesional.

Menurut PC IMM SBB, penanganan cepat terhadap kasus kekerasan seperti ini sangat penting agar tidak memicu tindakan balasan maupun aksi main hakim sendiri di tengah masyarakat.

“Kami berharap aparat kepolisian dapat bekerja secara profesional dan memberikan kepastian hukum bagi korban. Jangan sampai kasus seperti ini dibiarkan karena dapat menjadi preseden buruk bagi keamanan masyarakat,” tutupnya.(IM-03)

Berita Terkait

Registrasi Perlinsos Serentak di Tribun Lapmer 27 – 29 Agustus 2026.
BPK RI Didesak Segera Rampungkan Hasil Audit Dugaan Korupsi Rp18 Miliar, Direksi Kepatuhan Bank Maluku-Malut, Bakal Diseret ke Penjara 
Temui Kementerian Pendidikan, Bupati Bersama Kepala Dinas Pendidikan Dorong Infrastruktur Pendidikan 
Dinas Pendidikan Gelar Sosialiasi Petunjuk Teknsi SPMB di Kecamatan Leksula 
Komisi II Desak 97 Desa Jadi Prioritas Maluku Terang 2027, PLN Diminta Pastikan Tak Ada Desa Terpencil Terlewat
PD Panca Karya Tegaskan Tarif Suplesi Berpedoman pada Aturan, Dishub Diminta Awasi Pelayanan
Terbuka Terhadap Masukan, Ini Penjelasan Korwil BGN Aru Terkait Laporan Dugaan Masalah Menu di SD 6 Dobo.
Heboh! Jaksa Sebut Sekda Maluku Diduga Terlibat Mafia Karbon Sejak Menjabat Kadis Kehutanan
Berita ini 50 kali dibaca

Berita Terkait

Thursday, 27 August 2026 - 14:04 WIT

Registrasi Perlinsos Serentak di Tribun Lapmer 27 – 29 Agustus 2026.

Wednesday, 26 August 2026 - 11:09 WIT

BPK RI Didesak Segera Rampungkan Hasil Audit Dugaan Korupsi Rp18 Miliar, Direksi Kepatuhan Bank Maluku-Malut, Bakal Diseret ke Penjara 

Wednesday, 26 August 2026 - 10:42 WIT

Temui Kementerian Pendidikan, Bupati Bersama Kepala Dinas Pendidikan Dorong Infrastruktur Pendidikan 

Wednesday, 26 August 2026 - 10:36 WIT

Dinas Pendidikan Gelar Sosialiasi Petunjuk Teknsi SPMB di Kecamatan Leksula 

Wednesday, 26 August 2026 - 00:04 WIT

Komisi II Desak 97 Desa Jadi Prioritas Maluku Terang 2027, PLN Diminta Pastikan Tak Ada Desa Terpencil Terlewat

Berita Terbaru