BUMN Hadir Untuk Negeri, Sampai Alas Kayu Juga Ada

- Publisher

Tuesday, 12 November 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

AMBON
Berapa dana BUMN digelontorkan sebagai bentuk kepedulian pada masyarakat yang terdampak gempa di pulau Ambon, Seram dan sekitarnya belum diperoleh data valid. Namun Deputi Bisnis dan Infrastruktur Kementerian BUMN Hambra Samal mengaku hampir mencapai Rp 4 miliar.

“Tahap pertama kemarin itu Rp 3 miliar, nah yang tahap kedua ini kira-kira mendekati Rp 4 miliar lah,” terang Hambra kepada sejumlah wartawan, Minggu (10/11).

Hambra menjelaskan kehadiran pihaknya untuk kedua kali ini membawa ‘dua perahu’ yakni perahu dengan tagline “BUMN Hadir Untuk Negeri” dan perahu Yayasan Insan Cerdas (Indah) yang menyentuh para pengungsi gempa dua sudah dilakukan beberapa hari pasca gempa pertama 26 September lalu.

Terkait misi kemanusiaan “BUMN Hadir Untuk Negeri” kata dia, tidak saja sembako, seperti disampaikan oleh PT WIKA berupa beras, gula pasir, terigu dan minyak goreng tapi pihaknya juga memikirkan kebutuhan infrastruktur darurat dari pengungsi.

Hambra menjelaskan, BUMN adalah raksasa bisnis milik negara, semua dihitung dengan target yang terukur dan mesti efektif. Dengan begitu, diharapkan infrastruktur darurat ini minimal mampu mencegah menurunnya kondisi kesehatan para pengungsi.

Sementara bagi yang berstatus pelajar, masih bisa mengikuti proses belajar mengajar dalam kondisi darurat tersebut. Seperti bantuan yang diterima Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) dusun Ely Jaya, untuk pembangunan sekolah yang akhirnya dibangun baru secara semi permanen itu.

Umumnya, ungkap Hambra, bantuan tahap dua ini selain sembako, juga didatangkan material untuk mengatasi kondisi darurat yang sementara dihadapi para pengungsi. Diantaranya mesin genset, material untuk membangun MCK, sampai obat-obatan untuk rumah sakit darurat.

“Di Tulehu katong bawa bantuan obat–obatan sesuai permintaan pihak RSUD Tulehu,” terang Hambra.

Sementara di tenda-tenda darurat yang ditempati pengungsi, bantuan tim Kementerian BUMN kali ini bahkan termasuk alas kayu, agar pengungsi tidak mudah jatuh sakit akibat tanah di bawah tenda lembab dan tergenang air hujan.(pom)

Berita Terkait

Bupati SBB Ir Asri Arman Pimpin Kabupaten, Layaknya Perusahaan Pribadi, DPRD Ikut Terseret
Dua Proyek, Satu Volume, Beda Anggaran: Dugaan Mafia Jalan Haria Mencuat
Ambon Gelar Ekspose Adipura, Walikota: Fokus Kita Adalah Ambon Bersih
Kalah Praperadilan, Bos Toko Nesta Terancam Masuk Penjara
GOLKAR PERLU TURUNKAN PLT DI MALUKU TENGAH
Hari Ketiga Rikkes Bintara Polri di Maluku, Polda Pastikan Seleksi Bersih dan Transparan
Heboh! Kadis Perdagangan SBB Titipan Istri Bupati, Ngaku Lebih Baik Tidur di Kantor daripada di Rumah
Gerakan Tuntas Anti Korupsi Apresiasi Kinerja DLHP Kota Ambon
Berita ini 61 kali dibaca

Berita Terkait

Sunday, 19 April 2026 - 22:35 WIT

Bupati SBB Ir Asri Arman Pimpin Kabupaten, Layaknya Perusahaan Pribadi, DPRD Ikut Terseret

Friday, 17 April 2026 - 23:19 WIT

Dua Proyek, Satu Volume, Beda Anggaran: Dugaan Mafia Jalan Haria Mencuat

Friday, 17 April 2026 - 23:17 WIT

Ambon Gelar Ekspose Adipura, Walikota: Fokus Kita Adalah Ambon Bersih

Thursday, 16 April 2026 - 18:51 WIT

Kalah Praperadilan, Bos Toko Nesta Terancam Masuk Penjara

Thursday, 16 April 2026 - 18:15 WIT

GOLKAR PERLU TURUNKAN PLT DI MALUKU TENGAH

Berita Terbaru