IM- Tual:–Walikota Tual Adam Rahayaan S.Ag M.Si meresmikan secara resmi Tower Merah Putih di Desa Langgiar Kecamatan Tayando-Tam sekaligus Uji-coba Daring dengan Ketua DPRD Kota Tual Hasan Syarifuddin Borut di Tual dan hasilnya sangat bagus di dampingi kepala Dinas Kominfo Mahmud Rahanyamtel, Kabag Protokoler dan Kordinasi Pimpinan Moksen Ohoiyuf pada 24 April 2022,
Rahayaan dalam Sambutannya,, “Kita bersyukur di siang hari ini, bisa diberikan kesehatan, kesempatan untuk kita bisa melaksanakan kegiatan pengresmian Tower Merah Putih yang sangat dibutuhkan oleh keluarga yang ada di Kecamatan Tayando-Tam,
Dalam sambutan singkatnya” Rahayaan juga menyampaikan Tatap muka Antara pemerintah Kota Tual dengan para mahasiswa Evav di Jakarta beberapa hari yang lalu.
Namun dalam dalam tatap muka tersebut ada beberapa mahasiswa asal Pulau-pulau menyampaikan beberapa poin penting dalam pembangunan Infrastruktur yang ada di Pulau-pulau.
Hal ini di respon penuh oleh Walikota Tual Adam Rahayaan dan Wakil Walikota Usman Tamnge di dampingi Sekertaris Daerah (SEKDA) Kota Tual Ahmad Yani Renuat.
Namun,, Rahayaan selaku Kepala Daerah sejak berpasangan dengan Mantan Walikota Tual Almarhum Hi MM.Tamher tentu sangat tahu tentang geografis yang ada di kota Tual,
Menurutnya,, Kota Tual adalah salah satu kota yang unik di Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Ada beberapa kota yang berada pada Ibu Provinsi seperti Kota Ambon, jadi namun cara menata Kota agak berbeda dengan Kota Tual yang jadi kepulauan.
Namun hanya dua (2) Kota kepulauan di Negara Kesatuan Republik Indonesia, yaitu di Provinsi Maluku di dalamnya Kota Tual dan di Kalimantan
Ungkap Rahayaan,,”
Lanjut dalam Sambutannya, Rahayaan berpesan kepada Ade-ade mahasiswa, kalau ingin memperjuangkan aspirasi masyarakat melalui Demonstrasi harus mengarah pada Kepentingan masyarakat yang ada di daerah-daerah termasuk Maluku,
Agar keberadaan imex itu mahasiswa Evav yang ada di Sejabutabe tidak dianggap hanya berjuang sebatas persoalan yang ada pada masalah lokal di Kota Tual, supaya keberadaannya di akui oleh kabupaten lain yang ada di Maluku,
Tujuannya Masiswa Evav harus bergabung dengan mahasiswa lain supaya menyuarakan isu Nasional seperti Lumbung Ikan Nasional (LIN) yang sekarang jadi skala prioritas di Maluku kemudian memperjuangkan penetapan tentang UU keberadaan Kepulauan Maluku, biar porsi jata anggaran itu jelas
Jelas Rahayaan,,
Lanjut Rahayaan,, “Hari ini Saya dan Wakil Walikota masih banyak Pekerjaan Rumah (PR) proses pembangunan Infrastruktur, Transportasi, jaringan telekomunikasi dan pemberdayaan bisa dibangun secara bertahap,
Di Kota Tual sudah Ferry untuk melintasi melayani Pulau-pulau, Tower Merah Putih sudah di resmikan di Desa Langgiar Kecamatan Tayando-Tam, tinggal beberapa titik di Kecamatan Pulau-pulau dan Kur Selatan agar di upayakan di Bangun pada 2023 kedepan.
Pemerintah Daerah sudah usulkan pembangunan Dermaga Ferry yang akan di bangun di Desa Tubyal Kecamatan Pulau-pulau Kur.
Dalam sambutannya Rahayaan sampaikan “Tadi malam ada pesan Watscapp di suruh segera kita lengkapi surat-surat berupa Sertifikat, untuk proses pembangunan Dermaga Ferry secara terlaksana, karena di tahun 2023 mendatang Team akan turun Survei di tempat yang akan di Bangun.
Setiap perencanaan dalam pembangun butuh proses yang panjang, Saya sangat berharap masyarakat bersabar karena yang kita ajukan disertai dengan bukti dan alasan yang kuat, biar prosesnya berjalan dengan lancar sesuai kebutuhan yang sudah pernah di survei pada beberapa pekan yang lalu.
Ujurnya,,
Harapannya,, Kepada Perangkat Desa Langgiar Ketua BPD serta masyarakat lainnya agar menjaga Tower Merah Putih yang sudah di resmikan, biar jangan ada pengrusakan, (FR)
WALIKOTA TUAL RESMIKAN TOWER MERA PUTIH Di DESA LANGGIAR KECAMATAN TAYANDO-TAM
IM- Tual:–Walikota Tual Adam Rahayaan S.Ag M.Si meresmikan secara resmi Tower Merah Putih di Desa Langgiar Kecamatan Tayando-Tam sekaligus Uji-coba Daring dengan Ketua DPRD Kota Tual Hasan Syarifuddin Borut di Tual dan hasilnya sangat bagus di dampingi kepala Dinas Kominfo Mahmud Rahanyamtel, Kabag Protokoler dan Kordinasi Pimpinan Moksen Ohoiyuf pada 24 April 2022,
Rahayaan dalam Sambutannya,, “Kita bersyukur di siang hari ini, bisa diberikan kesehatan, kesempatan untuk kita bisa melaksanakan kegiatan pengresmian Tower Merah Putih yang sangat dibutuhkan oleh keluarga yang ada di Kecamatan Tayando-Tam,
Dalam sambutan singkatnya” Rahayaan juga menyampaikan Tatap muka Antara pemerintah Kota Tual dengan para mahasiswa Evav di Jakarta beberapa hari yang lalu.
Namun dalam dalam tatap muka tersebut ada beberapa mahasiswa asal Pulau-pulau menyampaikan beberapa poin penting dalam pembangunan Infrastruktur yang ada di Pulau-pulau.
Hal ini di respon penuh oleh Walikota Tual Adam Rahayaan dan Wakil Walikota Usman Tamnge di dampingi Sekertaris Daerah (SEKDA) Kota Tual Ahmad Yani Renuat.
Namun,, Rahayaan selaku Kepala Daerah sejak berpasangan dengan Mantan Walikota Tual Almarhum Hi MM.Tamher tentu sangat tahu tentang geografis yang ada di kota Tual,
Menurutnya,, Kota Tual adalah salah satu kota yang unik di Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Ada beberapa kota yang berada pada Ibu Provinsi seperti Kota Ambon, jadi namun cara menata Kota agak berbeda dengan Kota Tual yang jadi kepulauan.
Namun hanya dua (2) Kota kepulauan di Negara Kesatuan Republik Indonesia, yaitu di Provinsi Maluku di dalamnya Kota Tual dan di Kalimantan
Ungkap Rahayaan,,”
Lanjut dalam Sambutannya, Rahayaan berpesan kepada Ade-ade mahasiswa, kalau ingin memperjuangkan aspirasi masyarakat melalui Demonstrasi harus mengarah pada Kepentingan masyarakat yang ada di daerah-daerah termasuk Maluku,
Agar keberadaan imex itu mahasiswa Evav yang ada di Sejabutabe tidak dianggap hanya berjuang sebatas persoalan yang ada pada masalah lokal di Kota Tual, supaya keberadaannya di akui oleh kabupaten lain yang ada di Maluku,
Tujuannya Masiswa Evav harus bergabung dengan mahasiswa lain supaya menyuarakan isu Nasional seperti Lumbung Ikan Nasional (LIN) yang sekarang jadi skala prioritas di Maluku kemudian memperjuangkan penetapan tentang UU keberadaan Kepulauan Maluku, biar porsi jata anggaran itu jelas
Jelas Rahayaan,,
Lanjut Rahayaan,, “Hari ini Saya dan Wakil Walikota masih banyak Pekerjaan Rumah (PR) proses pembangunan Infrastruktur, Transportasi, jaringan telekomunikasi dan pemberdayaan bisa dibangun secara bertahap,
Di Kota Tual sudah Ferry untuk melintasi melayani Pulau-pulau, Tower Merah Putih sudah di resmikan di Desa Langgiar Kecamatan Tayando-Tam, tinggal beberapa titik di Kecamatan Pulau-pulau dan Kur Selatan agar di upayakan di Bangun pada 2023 kedepan.
Pemerintah Daerah sudah usulkan pembangunan Dermaga Ferry yang akan di bangun di Desa Tubyal Kecamatan Pulau-pulau Kur.
Dalam sambutannya Rahayaan sampaikan “Tadi malam ada pesan Watscapp di suruh segera kita lengkapi surat-surat berupa Sertifikat, untuk proses pembangunan Dermaga Ferry secara terlaksana, karena di tahun 2023 mendatang Team akan turun Survei di tempat yang akan di Bangun.
Setiap perencanaan dalam pembangun butuh proses yang panjang, Saya sangat berharap masyarakat bersabar karena yang kita ajukan disertai dengan bukti dan alasan yang kuat, biar prosesnya berjalan dengan lancar sesuai kebutuhan yang sudah pernah di survei pada beberapa pekan yang lalu.
Ujurnya,,
Harapannya,, Kepada Perangkat Desa Langgiar Ketua BPD serta masyarakat lainnya agar menjaga Tower Merah Putih yang sudah di resmikan, biar jangan ada pengrusakan, (FR)







