MASOHI-Desa Negeri Lima Kabupaten Malteng terancam banjir bandang akibat meluapnya sungai Wai Ela. Warga meminta perhatian Pemkab Malteng dan Balai Wilayah Sungai.
Tidak ada korban jiwa selama banjir berlangsung namun dipastikan ratusan unit rumah warga terancam. Beberapa rumah telah jebol diterjang air.
Salah satu warga Faisal Soumena berharap ada solusi, setelah sungai Wai Ela meluap mengancam pemukiman masyarakat.
Menurutnya perlu alat berat untuk normalisasi sungai jalur depan pemukiman sepanjang 200 meter.
Kalau tidak berarti bisa dijebol air dan bisa mengancam ratusan rumah warg juga mesjid raya dan musholah.
Diharapkan Balai Wilayah Sungai (BWS) Provinsi Maluku turun tangan untuk normalisasi sungai.
“Terutama yang ada di sekitar bantaran sungai,” pintanya kepada wartawan melalui WhatsApp, Senin (12/7/2021).
Sementara itu Kepala BWS Provinsi Maluku Marva Ibnu mengaku tahun ini pihaknya tidak ada program kegiatan apapun di Wai Ela.
“Untuk tahun ini tidak ada kegiatan Pak,” ungkap Marva melalui WhatsApp.
Terkait permohonan Pemkab Mateng terkait normalisasi sungai diakui pihaknya belum mengetahui.(pom)






