IM, AMBON-Seleksi penerimaan pegawai kontrak RSUP dr Leimena selain karena kebutuhan pihak rumah sakit juga untuk membuka lapangan kerja bagi anak Maluku.
Seleksi dilaksanakan terbuka untuk umum tanpa membedakan agama dan latar belakang lainnya.
Pihak rumah sakit menyatakan seleksi yang digelar terbuka. Dilaksanakan secara sistem komputer di UNPATTI Ambon.
Diharapkan kuota yang ditetapkan sebesar 130 orang itu terpenuhi hingga proses seleksi berakhir.
“Kita tidak membeda-bedakan, pesertanya dari mana, yang kita lihat kemampuan individunya dalam melayani masyarakat yang datang di RSUP ini,” jelas Kepala RSUP Leimena, dr Celestinus Egya Munthe SpKJ.Mkes Senin (21/6/2021).
Terkait seleksi penerimaan pegawai non ASN di rumah sakit tersebut Munthe berharap rating kelulusan yang lebih sesuai dari BKN.
Sementara kompetensi rata-rata peserta seleksi dinilai rendah.
Apalagi seleksi penerimaan pegawai kontrak di RSUP dr Leimena ini belum berakhir. Dari 1500 peserta yang mendaftar hanya menghasilkan 77 orang yang dinyatakan lulus itu pun masih akan diseleksi lagi.
Sementara kuota yang dibutuhkan sebanyak 130 orang pegawai kontrak non ASN, masih jauh dari kuota yang ditentukan untuk RSUP dr J Leimena Ambon.
“Jadi seleksinya belum berakhir, yang 77 orang ini masih diseleksi lagi. Tapi kita berharap mereka lulus,” imbuhnya.(pom)







