IM — PIRU.’ — Empat Kepala Desa di Kabupaten Seram Bagian Barat masa jabatan kepala Pemerintahaan berkhir pada 12 sampai 14 Juni 2022.
Empat Desa tersebut yakni Desa Eti, Kecamatan Seram Barat, Desa Kairatu,Kecamatan Kairatu, Desa Lokki, Kecamatan Huamual, Desa Buano Hatuputih, Kecamatan Kepulauan Manipa.
Dengan berakhir kepala pemerintahaan desa tentu juga menghampat jalannya roda Pemerintahaan pada Empat Desa tersebut.
Lembaga Pemantauan Kebijakan Pemerintahaan Desa (LPKPD) Maluku, Kaimudin Laitupa, mengatakan bahwa, ada empat desa di Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) terancam tak cair DD dan ADD 2022 Lantaran SK Pejabat Kepala Desa pada Empat Desa tersebut telah berakhir pada tanggal 12 dan 14 Juni kemarin. Hingga kini Penjabat Bupati Andi Chandra As’aduddin belum perpanjang SK Penjabat kades atau dilakukan pergantian, ujar Laitupa kepada infomaluku.news via Whatssap, Rabu (29/6/2022)
Penjabat Bupati SBB terkesan acuh, sehingga dampak pada penghambat pembangunan di tingkat Desa. Kalau dana DD tidak cair termasuk Bantuan Langsung Tunai (BLT) maka Penjabat Bupati suda memperhambat penerimaan hak – hak masyarakat di Desa.
“Kalau sudah berakhir masa jabatan kepala Desa, ya tentu selaku Kepala Pemerintah di Daera secepatnya mengambil langkah untuk mengkat kepala Desa berdasarkan UU Nomor 6 Tahun 2014 tentang desa”.
Oleh karena itu, Laitupa minta kepada Penjabat Bupati Seram Bagian Barat agar segera mengangkat penjabat atau melakukan pemelihan kepala desa pada Empat Desa tersebut, mengingat Empat Desa ini kekosongan jabatan kepala pemerintahaan desa, imbuhnya.
Sementara itu, Media ini menghubungi Penjabat Bupati Seram Bagian Barat, Andi Chandra As’aduddin, menyampaikan bahwa Pilkades akan dilaksanakan. Pungkasnya.(IM03)







