Sitorus: Insentif Nakes Tertunda 8 Bulan Dipastikan Terbayar

- Publisher

Saturday, 15 August 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Infomalukunews.com,Dobo-Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Aru, dr. Sakti Zakaria Sitorus, akhirnya angkat bicara terkait isu hangat insentif daerah tenaga kesehatan (nakes) yang belum dibayarkan selama kurang lebih delapan bulan hingga tersebar l di media sosial.

Melalui akun Facebook pribadinya, Dokter Sitorus yang disampaikan di grup Jargaria Land menjelaskan bahwa insentif daerah yang ramai dibicarakan tersebut dipastikan akan tetap dibayarkan. Saat ini, pihaknya tengah mempersiapkan aturan main sebagai dasar dan rujukan hukum agar proses pembayaran tidak menimbulkan masalah di kemudian hari.

Ini petikan tanggapan Kadinkes Jack Sitorus 

“Siang kawan-kawan nakes dan TS (Teman Sejawat) di lingkup dinas kesehatan, khususnya yang bertugas di pesisir. Mungkin banyak pertanyaan di benak kawan-kawan dan TS mengenai insentif. Sedikit banyak beta (saya) tahu kesusahan kawan-kawan di tempat tugas. Beta menjawab sedikit. INSENTIF itu ada, ulangi, INSENTIF itu ada,” tulisnya.

Ia mengakui bahwa proses penyusunan regulasi pembayaran ini memakan waktu yang cukup lama dan menguras energi. Namun, saat ini tahapan tersebut sudah memasuki babak akhir.

“Beta akui, perjalanan pengurusan aturan main pembayaran insentif ini cukup panjang, lama, serta cukup melelahkan kawan-kawan. Namun, proses pengurusan aturan main pembayaran insentif ini sudah final atau selesai. Dalam waktu dekat akan segera kita lakukan proses pembayarannya,” lanjutnya.

Kadis Kesehatan pun meminta agar para tenaga medis di Kepulauan Aru tetap bersabar dan fokus menjalankan tugas mulia mereka sambil menjaga kondisi tubuh.

“Kawan-kawan kuncinya hanya BERSABAR, BERDOA, dan BERHEMAT. Selamat bertugas, jaga kesehatan, semoga Tuhan selalu menemani kita,” pungkasnya.

Sebelumnya, jagat media sosial dihebohkan dengan keluhan para nakes mengenai mandeknya pembayaran insentif daerah selama 8 bulan. Isu ini bahkan sempat memicu ancaman mogok kerja dan rencana aksi demonstrasi dari para tenaga kesehatan jika hak mereka tidak kunjung dicairkan(IM-DW)

Berita Terkait

DPD IMM Maluku: Keberhasilan Mega Proyek MILH Bukti Nyata Ikhtiar Mendorong Kemajuan Ekonomi Maluku
Disdikbud Aru dan Kejari Lakukan penandatanganan Kerja Sama Awasi Belanja Fisik Tahun 2026. Gainau: Langkah Strategis untuk memperkuat Tata kelola pemerintahan dan Kepastian Hukum,
PENYULUHAN HUKUM DIVKUM POLRI, KAPOLDA MALUKU: TRANSFORMASI HUKUM NASIONAL HARUS MENGUBAH CARA BERPIKIR DAN BERTINDAK PERSONEL POLRI
Lomba Jukulele Tingkat Kecamatan Teluk Ambon 2026 Digelar, Cetak Talenta Muda dan Perkuat Pelestarian Budaya Ambon
Warga Waipirit Tuntut Kepastian Hukum, Ancam Palang Jalan Lintas Seram
Kapolda Maluku tunjuk Iptu Chalid Waliulu sebagai Kapolsek Leihitu Ganti Iptu La Ode Muhammad Yusdiman yang Terlibat Narkotika.
Pemerintah Dusun Pasir Panjang Kecam Aksi Demonstrasi di Polres SBB: Kami Tidak Pernah Diwakili!
Teach4Hope Hadir di Pulau Boleng, NTT, Dorong Peningkatan Kompetensi Guru
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Saturday, 15 August 2026 - 15:44 WIT

DPD IMM Maluku: Keberhasilan Mega Proyek MILH Bukti Nyata Ikhtiar Mendorong Kemajuan Ekonomi Maluku

Saturday, 15 August 2026 - 15:22 WIT

Sitorus: Insentif Nakes Tertunda 8 Bulan Dipastikan Terbayar

Saturday, 15 August 2026 - 09:11 WIT

Disdikbud Aru dan Kejari Lakukan penandatanganan Kerja Sama Awasi Belanja Fisik Tahun 2026. Gainau: Langkah Strategis untuk memperkuat Tata kelola pemerintahan dan Kepastian Hukum,

Friday, 14 August 2026 - 15:33 WIT

PENYULUHAN HUKUM DIVKUM POLRI, KAPOLDA MALUKU: TRANSFORMASI HUKUM NASIONAL HARUS MENGUBAH CARA BERPIKIR DAN BERTINDAK PERSONEL POLRI

Friday, 14 August 2026 - 13:44 WIT

Lomba Jukulele Tingkat Kecamatan Teluk Ambon 2026 Digelar, Cetak Talenta Muda dan Perkuat Pelestarian Budaya Ambon

Berita Terbaru

Daerah

Sitorus: Insentif Nakes Tertunda 8 Bulan Dipastikan Terbayar

Saturday, 15 Aug 2026 - 15:22 WIT