Infomalukunews.com,Ambon — Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (DPD IMM) Maluku mengapresiasi keberhasilan dan kemajuan Maluku Integrated Logistic Hub (MILH) sebagai salah satu proyek strategis yang dinilai memiliki potensi besar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus memperkuat konektivitas logistik di Maluku.
Sekretaris Umum DPD IMM Maluku, Mutaqqin Heluth, mengatakan kepada media ini, sabtu (15-8-26) keberadaan proyek MILH merupakan langkah penting dalam membangun fondasi ekonomi Maluku yang lebih kuat, khususnya melalui penguatan sektor logistik, konektivitas antardaerah, serta optimalisasi potensi ekonomi daerah.
“Kami melihat kemajuan Mega Proyek Maluku Integrated Logistic Hub sebagai sebuah ikhtiar nyata untuk mendorong kemajuan ekonomi Maluku. Proyek seperti ini harus dikawal bersama agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” ujar Mutaqqin Heluth.
Menurutnya, pembangunan infrastruktur strategis tidak hanya harus dilihat dari sisi fisik proyek, tetapi juga dari dampaknya terhadap masyarakat. Karena itu, DPD IMM Maluku mendorong agar pengembangan MILH ke depan dapat membuka ruang yang lebih besar bagi masyarakat lokal, pelaku usaha daerah, serta generasi muda Maluku untuk mengambil bagian dalam proses pembangunan.
Mutaqqin menegaskan, IMM Maluku akan terus memberikan perhatian terhadap berbagai agenda pembangunan daerah yang memiliki dampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat. Menurutnya, pembangunan ekonomi harus berjalan seiring dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia dan pemerataan manfaat pembangunan.
“Pembangunan harus menghadirkan nilai tambah bagi daerah. Jangan sampai masyarakat hanya menjadi penonton, tetapi harus menjadi bagian penting dari proses dan penerima manfaat pembangunan,” tegasnya.
DPD IMM Maluku juga berharap keberadaan MILH dapat memperkuat posisi Maluku sebagai salah satu kawasan penting dalam jaringan logistik dan perdagangan, sekaligus membuka peluang investasi dan lapangan kerja bagi masyarakat.
Lebih jauh, IMM Maluku menilai sinergi antara pemerintah, dunia usaha, masyarakat, akademisi, dan organisasi kepemudaan menjadi bagian penting untuk memastikan proyek strategis seperti MILH berjalan secara transparan, berkelanjutan, serta memberikan dampak ekonomi yang luas.
“Kami mengapresiasi setiap langkah yang membawa Maluku menuju kemajuan. Namun, apresiasi harus dibarengi dengan pengawasan dan keterlibatan publik agar pembangunan benar-benar bermuara pada kesejahteraan masyarakat Maluku,” tutup Mutaqqin Heluth.(**)





