Infomalukunews.com, Ambon, 2/6/2026 – Sekretaris MUI Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), Syuaib Pattimura, mendesak Polres SBB segera menangkap seluruh pelaku yang terlibat dalam pembacokan terhadap Rafli Bufakar. Ia bahkan mengungkap adanya dugaan skenario pihak tertentu yang sengaja ingin menciptakan konflik sosial dan mengganggu stabilitas keamanan masyarakat menjelang Idul Adha.
Menurut Pattimura, kasus yang menimpa Rafli Bufakar tidak boleh dianggap sebagai tindak kriminal biasa. Aparat kepolisian diminta mengusut tuntas seluruh aktor yang terlibat, termasuk mengungkap motif di balik aksi brutal yang menyebabkan korban harus menjalani operasi besar dan perawatan intensif di Rumah Sakit Bakti Rahayu Ambon.
“Siapapun yang terlibat harus ditangkap. Tidak boleh ada tebang pilih. Kasus ini harus dibuka secara terang benderang agar tidak memunculkan spekulasi yang dapat memecah belah masyarakat,” tegas Pattimura, Rabu (3/6/2026).
Ia menilai pengungkapan kasus secara cepat, profesional, dan transparan menjadi kunci untuk mencegah berkembangnya isu-isu yang berpotensi mengganggu persatuan serta keamanan di Kabupaten Seram Bagian Barat.
MUI SBB juga mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi, sembari meminta aparat penegak hukum menunjukkan keseriusan dengan segera memburu dan menangkap seluruh pelaku yang masih berkeliaran.
“Jangan sampai kasus ini dimanfaatkan pihak tertentu untuk membangun konflik di tengah masyarakat. Keadilan bagi korban harus ditegakkan dan pelaku harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum,” pungkas Pattimura.(**)







