Pemkot Ambon Apresiasi ‘QRIS Jelajah Kuliner Indonesia 2026’, Dorong Transformasi Digital dan Potensi Lokal

- Publisher

Thursday, 16 July 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Infomalukunews.com, Ambon, PPID – Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon memberikan apresiasi tinggi kepada Bank Indonesia (BI) Provinsi Maluku atas terselenggaranya ajang QRIS Jelajah Kuliner Indonesia 2026.

Kegiatan yang mengusung tema “Jelajahi Kuliner Nusantara, Bayar Praktis dengan QRIS” ini dinilai sangat relevan dengan tantangan pembangunan daerah saat ini, khususnya dalam memadukan inovasi teknologi dengan kearifan lokal.

Wakil Wali Kota (Wawali) Ambon, Ely Toisutta, menegaskan bahwa kemajuan teknologi tidak boleh menggerus jati diri dan budaya daerah. Sebaliknya, digitalisasi harus dimanfaatkan secara optimal sebagai sarana penguat ekonomi berbasis potensi lokal.

“Transformasi digital tidak hanya memberikan kemudahan bertransaksi, tetapi juga menjadi motor penggerak penguatan UMKM, peningkatan daya saing daerah, serta pelestarian kekayaan budaya dan kuliner lokal kita,” ujar Ely Toisutta saat membuka kegiatan, Senin (13/7/26) di Negeri Rutong.

Dikatakan Wawali, Pemkot Ambon menyambut positif konsep acara yang secara apik memadukan edukasi transaksi digital dengan promosi pariwisata, budaya, dan kuliner. Sinergi ini dirasa krusial mengingat tren pertumbuhan ekonomi Kota Ambon yang terus menunjukkan kinerja positif dan membutuhkan fondasi inovasi yang berkelanjutan.

Lebih lanjut, Ely menjelaskan bahwa kehadiran Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) memiliki peran strategis yang melampaui sekadar alat pembayaran modern. QRIS bertindak sebagai jembatan yang mengintegrasikan ekosistem perekonomian mulai dari masyarakat, pelaku usaha, pemerintah, sektor perbankan, hingga industri pariwisata.

Dengan adopsi sistem pembayaran modern ini, wisatawan yang berkunjung ke Ambon akan mendapatkan kemudahan akses transaksi tanpa perlu terkendala metode tunai. Di sisi lain, pelaku UMKM diuntungkan dengan kemudahan pelayanan, pencatatan data transaksi yang lebih rapi, serta perluasan jangkauan promosi.

Menurut Wawali, Pemilihan Negeri Rutong sebagai lokasi pembukaan acara juga dinilai sangat tepat. Negeri Rutong tidak hanya dikenal lewat panorama alamnya yang memukau, melainkan juga kekayaan sejarah, budaya, dan potensi ekonomi berbasis sagu yang menjadi identitas kuat masyarakat Maluku.

“Ini adalah potret kolaborasi yang nyata antara sektor keuangan, pemerintah daerah, pelaku usaha, dunia pariwisata, hingga masyarakat adat,” tambah Ely.

Di akhir sambutannya, Wawali mengajak seluruh peserta QRIS Jelajah Kuliner Indonesia 2026 untuk menjadi duta promosi yang membawa cerita positif mengenai keindahan alam, kehangatan masyarakat, serta kelezatan kuliner Ambon ke ranah yang lebih luas.

Pemkot Ambon juga mengimbau seluruh elemen mulai dari OJK, perbankan, akademisi, hingga media untuk memperkuat sinergi demi mendorong perluasan penggunaan digitalisasi pembayaran di pasar tradisional, pusat kuliner, hingga pelaku usaha mikro guna mewujudkan ekonomi daerah yang tangguh dan adaptif.

Ditempat yang sama, Plh.Kepala Perwakilan BI Maluku, Rahmat Pratama, menjelaskan QRIS Jelajah Indonesia atau QJI merupakan bagian dari event festival keuangan digital yang bertujuan untuk mengakselerasi digitalisasi sistem pembayaran secara inklusif dan berkelanjutan.

“QJI tahun 2026 merupakan gelaran ketiga yang akan diselenggarakan di seluruh provinsi di Indonesia dengan mengusung tema jelajah kuliner Nusantara bayar praktis dengan QRIS,” ujarnya.

Rahmat tandaskan, tema kuliner Indonesia diangkat sebagai ekspresi budaya sekaligus penggerak ekonomi lokal karena memiliki keterkaitan yang kuat dengan aktivitas transaksi masyarakat serta dorongan perluasan digitalisasi pada sektor UMKM dan pariwisata.

Untuk diketahui, rangkaian QJI Maluku 2026 akan dilaksanakan 13 – 17 Juli 2026 dan akan berlangsung di dua lokasi yaitu di Negeri Rutong Kota Ambon dan Kepulauan Banda kabupaten Maluku tengah. Dalam event ini akan berkompetisi 6 (enam) regu yang akan menjalankan misi mengkampanyekan QRIS serta inisiasi digitalisasi sistem pembayaran lainnya. Regu yang keluar sebagai pemenang akan mewakili Maluku di tingkat Regional dan Nasional.(MCAMBON/RA)

Berita Terkait

Wajo: Perkuat BUMD yang Ada, Jangan Terburu-buru Bentuk yang Baru
HOPE Worldwide Indonesia Perkuat Kolaborasi dengan TP-PKK Kota Ambon, Dorong Pemberdayaan Keluarga dan Masyarakat
Membawa Aspirasi Pendidikan SBB, Dorong Pemerataan Akses dan Peningkatan Mutu Pendidikan
Kemenag Aru Supervisi KUA Aru Utara, Pastikan Pelayanan Keagamaan Berjalan Optimal
Heboh Proyek Rp16 Miliar Sungai Tala: BWS Maluku Sebut HGU Mati Sejak 1980-an, Status Lahan Kembali ke Negara
Persoalan Lahan Proyek Talud Sungai Tala Masuk Kejati Maluku, Dua Rekanan Disorot: Kuasa Hukum Minta Kepala Balai Bertanggung Jawab
Kuasa Hukum Soroti Dugaan Tanda Tangan Palsu, Minta Kejati Maluku Dalami Pembuat dan Pengguna Dokumen
PLTS Terpadu masuk di Desa Apara, Bukti kepemimpinan Kaidel Untuk Program Aru Terang.
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Saturday, 15 August 2026 - 22:39 WIT

Wajo: Perkuat BUMD yang Ada, Jangan Terburu-buru Bentuk yang Baru

Saturday, 15 August 2026 - 19:29 WIT

Membawa Aspirasi Pendidikan SBB, Dorong Pemerataan Akses dan Peningkatan Mutu Pendidikan

Saturday, 15 August 2026 - 19:23 WIT

Kemenag Aru Supervisi KUA Aru Utara, Pastikan Pelayanan Keagamaan Berjalan Optimal

Thursday, 13 August 2026 - 18:39 WIT

Heboh Proyek Rp16 Miliar Sungai Tala: BWS Maluku Sebut HGU Mati Sejak 1980-an, Status Lahan Kembali ke Negara

Wednesday, 12 August 2026 - 20:06 WIT

Persoalan Lahan Proyek Talud Sungai Tala Masuk Kejati Maluku, Dua Rekanan Disorot: Kuasa Hukum Minta Kepala Balai Bertanggung Jawab

Berita Terbaru