Infomalukunews.com, Ambon – Pemerintah Kota Ambon akhirnya menetapkan Robby Sapulette sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) definitif setelah melalui seluruh tahapan seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama yang dilaksanakan secara terbuka dan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
Keputusan tersebut diumumkan langsung oleh Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena, dalam konferensi pers yang berlangsung di Ruang Rapat Vlissingen, Balai Kota Ambon, pada Kamis (16/7/2026).
Wali Kota Bodewin menjelaskan, proses seleksi Sekda dimulai sejak 2 April 2026 dengan tahapan pengumuman pendaftaran, seleksi administrasi, uji kompetensi, hingga asesmen yang dilaksanakan oleh panitia seleksi bersama asesor independen. Seluruh proses dilakukan secara profesional, transparan, dan akuntabel guna mendapatkan sosok terbaik untuk mengisi jabatan strategis tersebut.
Dari empat peserta yang mengikuti seleksi, tiga nama berhasil melaju ke tahap akhir, yakni Abresam Gaspersz, Stephen Dominggus, dan Robby Sapulette. Ketiganya juga telah memperoleh pertimbangan teknis dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan dinyatakan memenuhi persyaratan untuk menduduki jabatan Sekretaris Daerah.
Menurut Bodewin, ketiga kandidat memiliki kualitas, kompetensi, dan integritas yang sama-sama baik. Oleh karena itu, penentuan satu nama dilakukan dengan mempertimbangkan hasil asesmen, pengalaman kepemimpinan, kemampuan koordinasi, serta kebutuhan organisasi di lingkungan Pemerintah Kota Ambon.
“Semua calon memiliki kemampuan yang baik dan layak menduduki jabatan Sekda. Namun sesuai ketentuan, hanya satu nama yang dapat dipilih dan diusulkan,” ujar Wali Kota.
Setelah melalui pembahasan bersama Wakil Wali Kota dan mempertimbangkan seluruh hasil seleksi, Pemerintah Kota Ambon mengusulkan nama Robby Sapulette kepada Gubernur Maluku hingga akhirnya ditetapkan sebagai Sekretaris Daerah definitif Kota Ambon.
Bodewin juga menegaskan bahwa keputusan tersebut tidak berarti dua kandidat lainnya kalah dalam kualitas. Menurutnya, Stephen Dominggus maupun Abresam Gaspersz tetap merupakan aparatur sipil negara yang memiliki kapasitas dan kompetensi tinggi.
Ia berharap Robby Sapulette mampu menjalankan perannya sebagai motor penggerak birokrasi, memperkuat koordinasi antar-Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta menjadi penghubung yang efektif antara Wali Kota, Wakil Wali Kota, dan seluruh perangkat daerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik.
“Dengan telah terisinya jabatan Sekretaris Daerah secara definitif, kami optimistis roda pemerintahan di Kota Ambon akan berjalan semakin efektif, efisien, dan mampu menjawab berbagai tantangan pembangunan daerah,” katanya.
Terkait jadwal pelantikan, Wali Kota menyampaikan bahwa prosesnya masih menunggu penyesuaian agenda resmi. Pelantikan dijadwalkan akan dilaksanakan dalam waktu dekat setelah seluruh administrasi dan mekanisme yang diperlukan selesai dipenuhi.
Ia berharap proses seleksi Sekda Kota Ambon dapat menjadi contoh penerapan sistem merit di lingkungan birokrasi, dengan tetap mengedepankan prinsip transparansi, profesionalisme, objektivitas, dan akuntabilitas dalam setiap tahapan pengisian jabatan pimpinan tinggi.(**)






