Bupati Tegaskan Rakor Reforma Agraria Jadi Komitmen Penangan Konflik Pertanahan

- Publisher

Wednesday, 15 July 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Infomalukunews.com, Namrole – Bupati Kabupaten Buru Selatan, La Hamidi menegaskan, rapat koordinasi (Rakor) gugus tugas reforma agraria tahun 2026 menjadi komitmen penting untuk membahas penanganan konflik dan sengketa pertanahan yang terjadi di Kabupaten Buru Selatan.

Oleh karena itu, diperlukan langkah penanganan yang terkoordinasi melalui penguatan peran gugus tugas reforma agraria, peningkatan kualitas data pertanahan, penguatan komunikasi antara instansi, serta pendekatan penyelesaian yang mengedepankan kepastian hukum, keadilan, musyawarah dan perlindungan terhadap kepentingan masyarakat.

“Sebagimana kita ketahui bersama, dinimaka pertanahan di daerah masih menghadapi berbagai tantangan, mulai dari tumpang tindih penguasaan dan pemanfaatan ruang, klaim penguasaan lahan, persoalan batas wilayah, hingga kebutuhan penyediaan tanah untuk pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” tegas orang nomor satu di Kabupaten Bursel ini.

Dengan demikian lanjut bupati, pelaksanaan reforma agraria tidak hanya berfokus pada penataan aset dan pemberdayaan akses ekonomi, tetapi juga mampu menghadirkan stabilitas, kepastian hukum dan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

Penyelenggaraan reforma agraria tahun 2026 sebagai upaya konkrit untuk membangun sinergitas, komunikasi, koordinasi dan komitmen yang kuat dari seluruh pemangku kepentingan dalam rangka mengharmoniskan kelembagaan reforma agraria tingkat kabupaten demi mendukung tercapainya tujuan reforma di Kabupaten Buru Selatan.

“Saya menyampaikan terima kasih kepada tim gugus reforma agraria (GTRA) Kabupaten Buru Selatan atas segala tugas dan tanggungjawab yang telah dilaksanakan dalam mewujudkan tata kelola reforma agraria di Kabupaten Buru Selatan. Rapat koordinasi ini juga menjadi komitmen penting untuk membahas penanganan konflik dan sengketa pertanahan yang terjadi di Kabupaten Bursel,” ujar bupati.

Masih lanjut bupati, tema rakor yaitu “Membangun Komitmen Bersama dalam Pelaksanaan Reforma yang Terpadu, Berkelanjutan dan Berkeadilan”. Tema ini mengandung makna, bahwa keberhasilan reforma agraria tidak hanya berhenti pada aspek penataan aset, berupa penataan penguasaan, pemilikan, pengunaan dan pemanfaatan tanah.

Tetapi harus dilanjutkan dengan penataan akses melalui pemberdayaan ekonomi masyarakat, agar tanah yang telah ditata mampu menjadi sumber kesejahteraan yang berkelanjutan.

“Melalui tema ini, kita ingin memastikan bahwa setiap program yang dijalankan tidak berdiri sendiri, melainkan selain mendukung untuk mencapai tujuan bersama, yaitu menciptakan keadilan agraria, memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat, membuka peluang usaha, serta meningkatkan kesejahteraan secara nyata dan berkelanjutan,” jelasnya.

Untuk diketahui, selain bupati turut hadir dalam rakor tersebut Wakil Bupati, Gerson Eliaser Selsily dan Kepala BPN Kabupaten Bursel, Kuswandono serta pimpinan OPD lingkup Pemkab Bursel lainnya (IM-RB)

Berita Terkait

Kejutan Hangat untuk Kapolda Maluku, Pangdam Pattimura : Sinergitas TNI-Polri Harga Mati!
POLDA MALUT DIMINTA USUT PERAN CLARISSA DAN SUSILAWATTY, ATAS DUGAAN KASUS PENIPUAN APLIKASI FOLGERS 
Buka Mubes IV Majelis Latupati Maluku, Hendrik Lewerissa Tekankan Pentingnya Menjaga Warisan Adat dan Budaya
Deny indrawan lubis jabat kasatreskrim polresta ambon
Siaga Karhutla, Pemprov Maluku Catat 82 Titik Panas hingga 14 Oktober 2026
Menanti Putusan, Korban Dugaan Malpraktik Klinik eR’eL Percayakan Keadilan kepada Hakim, Minta Seluruh Bukti Diperiksa Cermat
Polres Kepulauan Aru Tetapkan 17 Tersangka Kasus Penganiayaan Empat ABK KM Maulana 23
Dorong Pemerataan Pembangunan, TMMD Ke-130 Kodim 1504/Ambon Resmi Dibuka
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Sunday, 18 October 2026 - 08:18 WIT

Kejutan Hangat untuk Kapolda Maluku, Pangdam Pattimura : Sinergitas TNI-Polri Harga Mati!

Saturday, 17 October 2026 - 12:19 WIT

POLDA MALUT DIMINTA USUT PERAN CLARISSA DAN SUSILAWATTY, ATAS DUGAAN KASUS PENIPUAN APLIKASI FOLGERS 

Friday, 16 October 2026 - 23:57 WIT

Buka Mubes IV Majelis Latupati Maluku, Hendrik Lewerissa Tekankan Pentingnya Menjaga Warisan Adat dan Budaya

Friday, 16 October 2026 - 21:23 WIT

Deny indrawan lubis jabat kasatreskrim polresta ambon

Thursday, 15 October 2026 - 19:44 WIT

Siaga Karhutla, Pemprov Maluku Catat 82 Titik Panas hingga 14 Oktober 2026

Berita Terbaru