AMBON-Penyaluran dana gempa untuk warga terdampak berjalan lancar dilaksanakan KCP BNI Gemba Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB). Total dana yang tersalur mencapai 85 persen.
“Dengan nominal Rp 25,2 miliar atau 85 persen, sudah disalurkan ke warga penerima bantuan,” terang Kepala Kantor Cabang Pembat (KCP) BNI Gemba, Aditya Widya PD melalui WhatsApp, Rabu (14/7/2021).
Dana yang tersalur dirincikan Aditya yakni kelompok Mandiri sebanyak 258 Penerima Bantuan (PB) sebesar Rp 4.690.000.000,-
Sementara kelompok Reguler, 958 PB atau 76 Kelompok, telah tersalur sebesar Rp 20.574.500.000,-.
“Atau yang sudah tersalurkan mencapai 84,72 persen,” kata Aditya.
Dengan demikian terkait pencairan dana gempa per 14/7/2021 ini, sebut dia, telah tersalur untuk 1126 PB dari kelompok Mandiri dan 76 KPB untuk penerima Reguler.
“Jadi sisa Rp 4.555.500.000,- atau Rp 4,5 miliar lebih belum tersalur,” ungkapnya.
Adtya Widya PD memastikan pihaknya tetap melayani masyarakat penerima bantuan sepanjang data-data valid dan terverifikasi disampaikan ke pihaknya.
Sebelumnya, Kabupaten SBB tergolong lambat dalam pencairan dana gempa dikarenakan proses verifikasi data di lapangan mengalami banyak kendala.
Namun berkat koordinasi yang intens antara BNPB Pusat, BPBD Kabupaten SBB dan pihak BNI Ambon, berbagai kendala teknis penyaluran dana tersebut dapat diatasi.
Bahkan penyaluran dana berlangsung lancar, per tanggal 14 Juli 2021 nilainya mencapai 85 persen.(pom)







