KNPI Maluku: Dana Hibah ke Instansi Vertikal Rawan Konflik Kepentingan

- Publisher

Tuesday, 2 June 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Infomalukunews.com, Ambon — Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Maluku mengingatkan seluruh pemerintah daerah di Maluku agar tidak menyalahgunakan dana hibah untuk kepentingan instansi vertikal seperti TNI, Polri, maupun Kejaksaan.

Ketua OKK KNPI Maluku, Wandri Makasar kepada media ini selasa (2/6/2026) menegaskan bahwa penggunaan dana hibah harus mengacu pada ketentuan peraturan perundang-undangan serta mengutamakan kepentingan masyarakat luas.

Menurutnya, anggaran daerah yang bersumber dari APBD seharusnya diprioritaskan untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, pembangunan infrastruktur, peningkatan kualitas pendidikan, pelayanan kesehatan, serta program pemberdayaan pemuda dan penguatan ekonomi kerakyatan.

“Pemerintah daerah tidak boleh menjadikan dana hibah sebagai instrumen yang berpotensi menimbulkan konflik kepentingan. Dana rakyat harus digunakan secara transparan, akuntabel, dan benar-benar memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” tegas Wandri.

Ia menjelaskan, instansi vertikal seperti TNI, Polri, dan Kejaksaan pada prinsipnya telah memiliki sumber pendanaan melalui APBN. Karena itu, apabila terdapat pemberian hibah dari pemerintah daerah, penggunaannya harus dipastikan tidak membiayai kegiatan atau pengadaan yang menjadi tanggung jawab anggaran negara.

KNPI Maluku juga meminta Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Inspektorat, serta aparat pengawasan lainnya untuk melakukan pengawasan ketat terhadap setiap alokasi dana hibah yang diberikan pemerintah daerah agar tidak menimbulkan persoalan hukum di kemudian hari.

“Jangan sampai dana yang seharusnya digunakan untuk kepentingan rakyat justru dialihkan kepada program-program yang bukan menjadi prioritas daerah. Pemerintah harus fokus pada kesejahteraan masyarakat, penanggulangan kemiskinan, pendidikan, kesehatan, dan penguatan ekonomi lokal,” ujarnya.

Lebih lanjut, KNPI Maluku berencana menginstruksikan seluruh DPD II KNPI di 11 kabupaten/kota untuk mengawasi penggunaan dana hibah di daerah masing-masing.

“Kami akan menginstruksikan teman-teman DPD II KNPI di 11 kabupaten/kota agar terus memonitor kepala daerah yang gemar mengalokasikan dana hibah kepada instansi vertikal. Jika ditemukan indikasi penyimpangan, maka patut diduga ada kepentingan tertentu atau upaya mengamankan persoalan yang sedang dihadapi pejabat terkait,” kata Wandri.

Menurutnya, transparansi dalam pengelolaan dana hibah merupakan bagian penting dalam membangun kepercayaan publik terhadap pemerintah. Karena itu, setiap kebijakan hibah harus terbuka kepada masyarakat dan dapat dipertanggungjawabkan secara hukum maupun administrasi.

“Dana APBD adalah uang rakyat. Penggunaannya harus berpihak kepada rakyat, bukan untuk kepentingan di luar prioritas pembangunan daerah,” tutup Wandri Makasar.(IM-03 )

Berita Terkait

Gerak Cepat, Wali Kota Ambon Bodewin Wattimena Turun Langsung ke Lokasi Kebakaran Batu Merah
Tiga Tokoh Siap Rebut Kursi Ketua Demokrat Maluku, Siapa Pilihan AHY?
Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Aru Lakukan Kunjungan Kerja Perdana ke Aru Selatan
Sasi Adat SD Negeri Walafau Dibuka, Anak-anak Bisa Kembali Belajar
Tomanussa: Pendidikan Harus Jadi Fondasi Utama Pembangunan Buru Selatan
Komisi I DPRD Maluku Konsultasi ke Wamen Hukum, Bahas Ranperda Pengakuan dan Perlindungan Masyarakat Hukum Adat
Bukan Sekadar Makan Siang, Pangdam Pattimura Tanamkan Semangat Prestasi dan Kebersamaan
Wali Kota Bodewin Ajak Pelajar Ambon Rajin Menabung Sejak Dini
Berita ini 85 kali dibaca

Berita Terkait

Friday, 28 August 2026 - 21:13 WIT

Gerak Cepat, Wali Kota Ambon Bodewin Wattimena Turun Langsung ke Lokasi Kebakaran Batu Merah

Friday, 28 August 2026 - 08:47 WIT

Tiga Tokoh Siap Rebut Kursi Ketua Demokrat Maluku, Siapa Pilihan AHY?

Thursday, 27 August 2026 - 22:42 WIT

Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Aru Lakukan Kunjungan Kerja Perdana ke Aru Selatan

Thursday, 27 August 2026 - 15:39 WIT

Sasi Adat SD Negeri Walafau Dibuka, Anak-anak Bisa Kembali Belajar

Thursday, 27 August 2026 - 15:35 WIT

Tomanussa: Pendidikan Harus Jadi Fondasi Utama Pembangunan Buru Selatan

Berita Terbaru