Program Madani Empowerpreneur Bantu Difabel Kembangkan Usaha Sagu Inovatif

- Publisher

Wednesday, 11 March 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Infomalukunews.com. Ambon–PT Permodalan Nasional Madani (PNM) bersama Bank Indonesia dan Yayasan Rumah Generasi menggelar program Madani Empowerpreneur: Difabel Bisa Berusaha bertema “Sagu Inovatif: Mengelola Warisan Lokal menjadi Kue Modern dan Packaging”, di Aula Kantor Bank Indonesia Ambon, Rabu (11/3/2026).

Kegiatan ini menjadi ruang pembelajaran sekaligus pemberdayaan bagi penyandang disabilitas untuk mengembangkan keterampilan usaha ultra mikro berbasis potensi lokal, khususnya olahan sagu sebagai salah satu pangan khas Maluku.

Dalam pelatihan tersebut, para peserta mendapatkan praktik langsung mengolah sagu menjadi berbagai produk kue modern seperti brownies dan cookies yang memiliki nilai tambah ekonomi.

Selain itu, peserta juga dibekali pengetahuan mengenai teknik pengemasan produk agar lebih menarik dan memiliki daya saing di pasar.

Program ini diharapkan mampu membuka peluang usaha baru bagi penyandang disabilitas sekaligus mendorong lahirnya produk inovatif berbasis pangan lokal.

Sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan usaha peserta, panitia juga memberikan bantuan infrastruktur usaha berupa mixer kepada 41 peserta.

Para penerima bantuan terdiri dari penyandang disabilitas binaan Yayasan Rumah Generasi serta sebagian merupakan nasabah PNM.

Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu proses produksi menjadi lebih optimal, sehingga para peserta dapat memulai maupun mengembangkan usaha ultra mikro secara mandiri dan berkelanjutan.

Pemimpin PNM Cabang Ambon, Taufiq Marsuki, mengatakan program ini merupakan bagian dari komitmen PNM dalam mendorong pemberdayaan ekonomi yang inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat.

“Melalui kolaborasi ini, kami berharap teman-teman difabel dapat semakin percaya diri untuk berusaha, memanfaatkan potensi lokal seperti sagu, serta menghasilkan produk inovatif yang memiliki nilai ekonomi dan mampu meningkatkan kesejahteraan,” ujarnya.

Kolaborasi ini diharapkan dapat memperkuat ekosistem pemberdayaan yang inklusif sekaligus membuka kesempatan yang lebih luas bagi penyandang disabilitas untuk berkarya dan mandiri melalui usaha ultra mikro.(IM-06)

Berita Terkait

Skandal Dugaan Sunat Dana PIP di SMA 6 Telaga Nipa, LSM Gerindo Desak APH Tangkap Kepsek
Gali Bukti Dua Perkara, Kejati Maluku Periksa Dirut dan Saksi Nasabah
DPO Terpidana Asusila Berhasil Diamankan Tim Tabur Kejari Buru
Vonis Ringan Kasus Hibah Gereja, Terdakwa Dihukum 1 Tahun Penjara
Banjir dan Longsor Jadi Alarm, Sahertian Minta Penataan Lingkungan Diperbaiki
Hanura SBB Hancur, Korda Marsel Maspaitella Didesak Bertanggung Jawab atas Rekam Jejak PLT Ketua DPC SBB
KPK Ingatkan Pentingnya Perencanaan dan Tata Kelola Keuangan
Wali Kota Tekankan Kolaborasi Akademik untuk Perkuat Sistem Hukum Berkeadilan  
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Friday, 1 May 2026 - 11:49 WIT

Skandal Dugaan Sunat Dana PIP di SMA 6 Telaga Nipa, LSM Gerindo Desak APH Tangkap Kepsek

Friday, 1 May 2026 - 07:20 WIT

Gali Bukti Dua Perkara, Kejati Maluku Periksa Dirut dan Saksi Nasabah

Friday, 1 May 2026 - 07:17 WIT

DPO Terpidana Asusila Berhasil Diamankan Tim Tabur Kejari Buru

Friday, 1 May 2026 - 07:13 WIT

Vonis Ringan Kasus Hibah Gereja, Terdakwa Dihukum 1 Tahun Penjara

Friday, 1 May 2026 - 07:10 WIT

Banjir dan Longsor Jadi Alarm, Sahertian Minta Penataan Lingkungan Diperbaiki

Berita Terbaru