Perebutan Kursi Direktur Polteknik Negeri Ambon Memanas: Tiga Kandidat Kejar 35 Persen Suara Kementerian, Penentuan Tunggu Jadwal Pusat

- Publisher

Thursday, 23 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Infomalukunews.com, Ambon – Perebutan kursi Direktur Politeknik Negeri Ambon (Polnam) periode 2026–2030 kian memanas. Tiga kandidat utama kini bersaing ketat, dengan kunci kemenangan berada pada 35 persen porsi suara Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek).

Meski tahapan internal telah rampung, penentuan akhir masih menunggu jadwal resmi dari kementerian. Kondisi ini membuat proses pemilihan berada pada fase krusial sekaligus penuh spekulasi publik.

Ketua Panitia Pengangkatan Direktur Polnam, Agus Lopuhaa, menegaskan bahwa seluruh persiapan teknis telah selesai. Awalnya, pemilihan dijadwalkan berlangsung pada 27 April 2026, namun kepastian pelaksanaan tetap bergantung pada keputusan kementerian.

“Terkait kesiapan panitia, semua sudah siap. Tetapi untuk jadwal final, kami masih menunggu keputusan Akhir dari kementerian,” ujar Agus Kepada Infomalukunews.com, Selasa (20/4/2026).

Tiga kandidat yang bersaing adalah Marceau Armstrong Fillex Haurissa, Pieter Lourens Frans, dan Noce Novi Tetelepta. Ketiganya lolos sebagai calon utama setelah meraih suara terbanyak dalam Sidang Senat Terbuka.

Dalam sidang yang berlangsung di Ruang Rapat Teknik Sipil Polnam pada Senin (9/2), sebanyak 31 anggota senat memberikan suara. Hasilnya, Marceau Armstrong Fillex Haurissa unggul dengan 15 suara, disusul Pieter Lourens Frans dengan 7 suara, serta Noce Novi Tetelepta meraih 5 suara. Dua kandidat lainnya, Alphin Stephanus dan Alexander Andria Patty, masing-masing memperoleh 2 suara.

Dalam mekanisme pemilihan, komposisi suara terdiri dari 65 persen milik senat dan 35 persen milik kementerian. Porsi suara kementerian ini dinilai menjadi faktor penentu yang dapat mengubah peta persaingan secara signifikan.

Saat ini, perhatian publik tertuju pada keputusan kementerian, yang akan menentukan siapa figur yang tepat memimpin Polteknik Negeri Ambon (Polnam) ke depan.

Diketahui, Direktur Polnam saat ini, Dedy Mairuhu, akan mengakhiri masa jabatannya pada 7 Juni 2026 setelah menjabat selama dua periode. Panitia berharap sebelum batas waktu tersebut, Direktur terpilih sudah ditetapkan.

“Kami berharap sebelum 7 Juni 2026 sudah ada Direktur terpilih. Biasanya diberikan waktu sekitar satu bulan untuk proses penetapan,” pungkas Agus.(IM-03)

Berita Terkait

Anos Yeremias Minta Sopi Ditata, Pengawasan Diperkuat dan Peredarannya Diatur
Goyang Kompak di Pattimura Park, Tim Sekretariat DPRD Maluku Bikin Penonton Terpukau
Komisi II Tekankan Pembenahan Irigasi untuk Perkuat Sektor Pertanian
Sekretariat DPRD Maluku Sabet Juara Lomba Penalti Kick, Farhatun: Bukti Kekompakan dan Sportivitas
Pemkot Ambon Imbau Warga Waspada Kebakaran Saat Kemarau Panjang
DPD IMM Maluku: Keberhasilan Mega Proyek MILH Bukti Nyata Ikhtiar Mendorong Kemajuan Ekonomi Maluku
Sitorus: Insentif Nakes Tertunda 8 Bulan Dipastikan Terbayar
Disdikbud Aru dan Kejari Lakukan penandatanganan Kerja Sama Awasi Belanja Fisik Tahun 2026. Gainau: Langkah Strategis untuk memperkuat Tata kelola pemerintahan dan Kepastian Hukum,
Berita ini 200 kali dibaca

Berita Terkait

Saturday, 15 August 2026 - 22:49 WIT

Anos Yeremias Minta Sopi Ditata, Pengawasan Diperkuat dan Peredarannya Diatur

Saturday, 15 August 2026 - 22:45 WIT

Goyang Kompak di Pattimura Park, Tim Sekretariat DPRD Maluku Bikin Penonton Terpukau

Saturday, 15 August 2026 - 22:34 WIT

Komisi II Tekankan Pembenahan Irigasi untuk Perkuat Sektor Pertanian

Saturday, 15 August 2026 - 22:29 WIT

Sekretariat DPRD Maluku Sabet Juara Lomba Penalti Kick, Farhatun: Bukti Kekompakan dan Sportivitas

Saturday, 15 August 2026 - 22:18 WIT

Pemkot Ambon Imbau Warga Waspada Kebakaran Saat Kemarau Panjang

Berita Terbaru