IM-Dobo-Pengurus Pemuda Katolik Komisariat Cabang Kepulauan Aru, gelar pelantikan pengurus pemuda Katolik masa bakti 2023-2026 yang berlangsung di Aula Cendrawasih Dobo. Selasa 03/07/23.
Turut hadiri Wakil Bupati Aru Muin Sogalrey, Ketua Umum Pengurus Pusat Pemuda Katolik Stefanus Asat Gusma, Ketua Careteker Pemuda Katolik Maluku Yustinus H. Wuarmanuk, Wakil Uskup Pastor RP Tino Ulukyanan, Ketua Pemuda Katolik Komisariat Cabang Kepulauan Aru Lambert Naraha dan kepengurusan Pemuda Katolik yang baru di lantik, pimpinan OPD, dan undangan lainnya.
Wakil Bupati Kepulauan Aru, Muin Sogalrey dalam sambutannya memberikan selamat kepada para Pemuda Katolik yang baru saja dilantik.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Kepulauan Aru saya mengucapkan selamat dan Sukses dalam mengemban amanah dan tugas-tugas kesaksian dan pelayanan kepada Kepengurusan yang baru saja di lantik.” ucap Muin.
Kepengurusan, lanjutnya, merupakan sebuah kebutuhan mendasar sebuah organisasi dalam menggerakkan, memotori dan menjalankan kegiatan demi pencapaian visi, misi dan tujuan organisasi dimaksud. kepada kepengurusan Pemuda Katolik Komisariat Daerah Kepulauan Aru masa bhakti 2023-2026.
“Hari ini, adalah momen sejarah bagi Pemuda Katolik Komisariat Cabang Kepulauan Aru, melakukan dan menetapkan pemimpin masa depan organisasi ini. Hal ini memberikan dampak positif bagi pengembangan organisasi ini kedepan.” ungkapnya
Untuk itu Lanjut orang nomor dua di Kabupaten Kepulauan Aru ini, pada momen ini saya mengingatkan bahwa sesuai konteks keberagaman masyarakat kita selaku bangsa yang besar, yang didalamnya hidup berdampingan berbagai elemen, suku, agama, serta budaya yang ada di Indonesia merupakan bonus demokrasi dari Tuhan Yang Maha Kuasa.
Dikatakan, keberagaam yang ada merupakan kekuatan yang menjadi pondasi penting dalam membangun Kepulauan Aru yang memiliki posisi yang sangat strategis. Masyarakat kita yang sangat majemuk.
“Semua agama, suku dan semua budaya ada dan berkembang, akan tetapi kita bisa bersama-sama berpayung dengan filosofi masyarakat Jargaria yakni Sita Kaka Walike, sebagai landasan hidup sosial kita.” jelasnya
Ditandaskan, Karena kita bergerak maju dan membangun bersama Jargaria ini di tengah keanekaragaman. tempat lintasan orang, perdagangan dan persingahan yang bermukim di daerah kita tercinta.(IM-DW)







