(Catatan Sepekan Media Infomalukunews.com)
Infomalukunews.com, Dobo- Kemajuan dan kesuksesan sebuah daerah tak lepas dari karakter dan leadership kepala daerah dalam memimpin sebuah pemerintahan.
Berbagai terobosan dan inovasi yang terus dilakukan oleh Pemerintahan Kepulauan Aru yang dipimpin oleh Bupati Timotus Kaidel dan Wakil Bupati Mohammad Djumpa mulai terlihat dan di rasakan dampaknya oleh masyarakat saat ini walaupun pemerintah ini baru berjalan 8 bulan dan diperhadapkan dengan pemangkasan anggaran besar -besaran dari pemerintah pusat.
Salah satu contoh cara yang terbilang unik adalah melakukan follow up terhadap ide dan gagasan dari masyarakat untuk dijadikan program.
Cara itu terbilang sangat unik, sebab di berbagai daerah banyak pemimpin berparadigma top down atau program dari pemerintah dijalankan di masyarakat. Sebaliknya, Pak Timo demikian sapaan akrab Bupati Aru itu lebih memilih model bottom up.
“Ketika program itu datang dari masyarakat dan langsung Bupati turun ke lapangan dan melihat berbagai Persoalan yang terjadi kemudian mencari solusi dan jalan keluarnya, walaupun di akui efisiensi anggaran secara besar – besaran yang dilakukan oleh pemerintah Pusat membuat daerah mengalami kendala dalam mengeksekusi program tetapi dengan berusaha menata kembali pengelolaan keuangan daerah yang baik maka bisa saja ada solusi dalam membangun kabupaten Kepulauan Aru.
Mungkin, bagi sebagian kecil para pembenci Bupati dan Wakil Bupati tidak akan tinggal diam melihat keberhasilan pembangunan di Aru saat ini, mereka (para pembenci) akan terus mengganggu kinerja pemerintahan saat ini dengan Demonstrasi untuk mempengaruhi opini publik apalagi kepentingan mereka tidak di akomodir dan ini yang harus di waspadai masyarakat Kepulauan Aru.
Belum sampai setahun saja Pemda Aru berhasil melakukan manajemen keuangan secara baik dan benar, itu dibuktikan dengan melakukan Tata kelola keuangan daerah yang baik, efektif, efisien, transparan, dan akuntabel dengan menerapkan prinsip value for money (nilai untuk uang). Ini mencakup seluruh tahapan mulai dari perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, pelaporan, hingga pertanggungjawaban keuangan daerah agar tepat waktu dan sesuai aturan.
Contoh pada tahun – tahun pemerintahan sebelumnya Pemda Aru bisa menghabiskan Puluhan Miliar Rupiah untuk perjalanan dinas dalam 1 tahun. Berbanding terbalik dengan tahun 2025 pada masa pemerintahan saat ini Pemda berhasil menekan angka biaya perjalan dinas, dan sampai bulan November saja hanya kurang dari Rp 5 Miliar yang habis untuk perjalan dinas Pemda Aru.
Sejalan belanja ATK juga berhasil di tekan dengan baik, Investigasi laporan penggunaan dana Hibah yang sepanjang pemerintahan sebelumnya nyaris tidak ada pertanggungjawaban yang baik.
INFRASTRUKTUR

Di bidang Insfratruktur saat daerah lain di Maluku tidak mampu berbuat banyak, Kepulauan Aru berusaha dengan berbagai aturan yang ada telah melakukan pembagunan dan penataan kota dengan membangun Jalan mulai dari belakang dewan lama sampai belakang wamar.
Selain itu pelebaran jalan juga terus dilakukan dengan melakukan pendekatan dengan masyarakat dan juga institusi pemilik lahan.
PASAR
Pasar Jargaria yang awalnya sangat kumuh dan sempit kini sudah mulai luas dan terlihat bersih dan tertata dengan baik walaupun ada oknum pedagang yang masih saja membandel untuk berjualan di badan jalan tetapi dengan kinerja Satpol-PP yang sangat baik sehingga dapat melakukan pendekatan dan memberikan pemahaman kepada para penjual agar tidak berjualan di badan jalan.
JEMBATAN DRAINASE

Bupati kepulauan Aru juga akan memperbaiki jembatan Marbali dengan mengerjakan jembatan yang lama sementara yang baru tidak bisa di kerjakan sambil menunggu status kejelasan hukum. sementara Drainase juga sedang di kerjakan di kota Dobo.
Untuk itu agar dalam kota semakin tertib maka trayek baru juga akan di bentuk yaitu jalur kota – Marbali, Kota – Belakang dewan lama – kopi-kopi, jalur kota – Belakang Wamar dan akan di bagi angkot sesuai kebanyakan penumpang yang ada di wilayah masing-masing.
PDAM
Saat ini juga diakui walaupun masih ada kekurangan tetapi kinerja PDAM Tirta Gwamar Dobo sudah baik bila di bandingkan dengan sebelumnya, di bawah kepemimpina PLT Hans Tapotubun manajemen PDAM TIRTA Gwamar Dobo sudah sangat baik.
SAMPAH SUDAH MULAI TERTIB
Rupanya masyarakat sudah mulai sadar dengan memperhatikan waktu dan tempat pembuangan sampah sehingga sampah tidak lagi berserakan secara sembarang di dalam kota. Walaupun masih terus dibenahi.
PENATAAN BIOKRASI
Bupati Timotus Kaidel juga akan menata birokrasi secara baik dengan menempatkan Pejabat Esselon II,III,IV yang loyalitas dan taat kepada pemerintahan Daerah sesuai peraturan perundangan yang berlaku serta wajib menjalankan visi dan misi Bupati Aru. Selain itu kerja sama dan kolaborasi dengan Forkopimda dan Lembaga VertikaÓl lainnya juga terlihat sangat baik.(Red)





