Infomalukunews.com, Jakarta, 31 Maret 2026 — Pertemuan strategis antara pihak Minyak Harum Maluku Minggus Risaputty dengan Ff Staf Kedutaan Besar Malaysia yang berlangsung pada selasa pukul 10.00 WIB di Jakarta menghasilkan sejumlah kesepakatan penting yang membuka peluang kerja sama investasi dan ekspansi pasar ke tingkat internasional.
Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak sepakat untuk segera menindaklanjuti kerja sama konkret, khususnya dalam sektor perdagangan dan investasi. Kedutaan Besar Malaysia dalam waktu dekat akan mempertemukan para pengusaha eksportir dan importir Malaysia guna membahas peluang investasi sekaligus distribusi produk Minyak Harum Maluku di pasar Malaysia.
Tak hanya itu, pihak Kedubes Malaysia juga menyatakan minatnya untuk berinvestasi di Provinsi Maluku, terutama di Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB). Sektor yang menjadi fokus investasi meliputi pertanian, perkebunan, perikanan, hingga potensi energi seperti gas di Blok Masela.
Dalam kerja sama ini, PT Berita Nusantara Indonesia akan berperan sebagai mediator yang menjembatani komunikasi dan koordinasi antara investor Malaysia dengan pemerintah daerah di Maluku.
Sebagai tindak lanjut, Kedubes Malaysia juga akan segera mengirimkan surat resmi kepada Pemerintah Provinsi Maluku dan Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Barat. Undangan tersebut bertujuan untuk menggelar pertemuan lanjutan bersama para pengusaha Malaysia guna membahas lebih detail rencana investasi di wilayah Maluku.
Menariknya, dalam rencana kerja sama ini juga ditegaskan komitmen untuk memberdayakan masyarakat lokal. Jika investasi terealisasi, sebanyak 90 persen tenaga kerja akan diserap dari masyarakat Maluku, sementara 10 persen berasal dari pihak Malaysia.
Kerja sama ini diharapkan menjadi pintu masuk bagi peningkatan ekonomi daerah, khususnya dalam mengangkat potensi lokal seperti Minyak Harum Maluku ke pasar global, sekaligus membuka lapangan pekerjaan yang luas bagi masyarakat setempat.
Dengan adanya langkah konkret ini, Maluku, khususnya Seram Bagian Barat, dinilai memiliki peluang besar untuk menjadi salah satu pusat pertumbuhan ekonomi baru berbasis sumber daya lokal dan investasi asing.(IM-03)






